Akses iTunes Store di Asia, Namun Masih Tetap Minus Indonesia!

Tidak seperti App Store yang bisa diakses dimana – mana, toko media online Apple lainnya, iTunes Store hanya eksis di beberapa lokasi saja, dimana kamu bisa download dari dalam banyak content gratisan. Sejak menjual musik yang tidak terlindungi DRM (digital rights management atau manajemen hak digital yang mampu membatasi penggunaan suatu file ber-DRM terbatas pada media tertentu) melalui iTunes Plus, pasar digital ini makin berkembang pesat. Sementara episode serial televisi, banyak ebook dan film masih dilindungi FairPlay, DRM dari Apple. Selain itu kamu bisa mengakses content gratis seperti podcasts dan beberapa ebooks.

Satu wilayah yang sebelumnya belum terjangkau iTunes Store adalah negara – negara di Asia. Namun kini keadaan berubah karena hari ini Apple merilis iTunes Store di 12 negara Asia. Mereka antara lain Brunei, Kamboja, Hong Kong, Laos, Makau, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, Sri Lanka dan Vietnam. Kini selain bisa mengakses hampir 20 juta musik bebas DRM, begara tersebut juga bisa menyewa dan membeli film, sekaligus memanfaatkan layanan  iTunes in the Cloud (memanfaatkan iCloud, kamu bisa otomatis mensinkronisasikan musik yang telah dibeli melalui iTunes) dan juga iTunes Match (otomatis mencocokkan musik yang kamu dapatkan dari  CD dengan hampir 20 juta musik yang tersedia di iTunes, lalu hasil kopian musik tersebut akan disimpan ke dalam iCloud dalam format AAC).

Mereka yang berada di salah satu dari negara tersebut bisa mendapatkan benefit layanan yang baru dibuka ini melalui kategori tambahan di dalam aplikasi desktop iTunes. Untuk Indonesia, sekali lagi kita masih harus menunggu, karena belum ada dukungan resmi untuk negara kita.

 Sumber: Apple


SHARE
Previous articleIkuti Serunya Star Wars Day di Bandung!
Next articleKen no Machi no Ihoujin, Proyek “DRPG Progress” Lain untuk Xbox 360
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.