IFA 2012: Archos Konfirmasikan Hand-blet GamePad, Surga Bagi Para Gamer Mobile

Salah satu event besar dalam bidang teknologi informasi kembali digelar. Internationale Funkausstellung Berlin (IFA), atau bisa disebut juga sebagai Berlin Radio Show yang bakal digelar 31 Agustus – 5 September 2012 besok di Berlin, Jerman. Merupakan salah satu pameran industri tertua di Jerman, yang kini diadakan setiap tahun sebagai ajang industri memamerkan perangkat elektronik dan perlengkapan rumah tangga. Tentu saja smartphone dan tablet menjadi salah satu produk elektronik yang banyak dikonfirmasikan selama IFA, mengingat pasar di Eropa yang juga cukup besar. Dan tentu saja Duniaku tidak ketinggalan bakal meng-update apa saja gadget menarik yang muncul selama acara tersebut.

Akhirnya ada juga yang serius mengembangkan handheld game berbasis Android. Sebelumnya kita hanya disuguhi berbagai barang elektronik dari China dengan desain yang mengadopsi langsung handheld terkenal dari Sony, yang mungkin “tiruan” tersebut tidak akan menembus pasar global. Namun yang satu ini tidak akan tampil seperti YinLips YDPG18, DROID X360 atau JXD S7100. Karena Archos sebagai produsennya mendesain secara profesional. Inilah handheld game baru berkekuatan Android, dan disebut sebagai GamePad. Tablet 7 inchi, handheld game, hand-blet (perpaduan handheld game dan tablet android), atau terserah bagaimana kamu menilainya, bakal mulai diluncurkan akhir Oktober 2012 mendatang dengan harga hanya 150 Euro (atau sekitar Rp. 1,8 jutaan).

Produsen elektronik dari Prancis tersebut mengembangkan GamePad dengan tujuan untuk memebnuhi kebutuhan gamer yang juga ingin bisa mengakses email, internet, dan beragam aplikasi produktivitas yang ditawarkan Play Store-nya Google, selain juga memainkan game – game mobile. GamePad ini mengandalkan layar sentuh kapasitif 7 inchi (belum disebutkan berapa resolusinya), sehingga tidak terlalu besar, dan masih layak masuk saku kantong atau tas, karena mudah dibawa kemana – mana. Lebih lagi tablet/handheld game ini juga menyuguhkan tombol fisik untuk kemudahan bermain game, serta juga stick analog — suatu yang sangat didambakan pemain game mobile.

Di dalamnya, GamePad boleh diadu dengan banyak smartphone kelas atas lain, karena Archos berani memasukkan konfigurasi yang tidak biasa. Ada dua inti prosesor yang berjalan di kecepatan 1.5 GHz, serta didukung GPU Mali 400-MP dengan empat inti, yang sudah tidak diragukan lagi kinerjanya melalui beberapa tipe Galaxy kelas atasnya Samsung. Sayangnya, belum dijelaskan konfigurasi prosesor dan GPU tersebut menjadi satu melalui chipset apa.

Mungkin kamu pernah mengikuti ulasan kami sebelumnya mengenai perkembangan kontroler eksternal untuk mobile, seperti The Drone, Ringbow, Moga atau solusi hemat satu ini. Penulis sendiri beberapa kali mencoba kontroler eksternal menggunakan koneksi bluetooth ke smartphone dan tablet Android. Namun selalu ada kendala. Memang dengan mudahnya memainkan game – game emulator. Akan tetapi ketika dipadukan dengan game asli Android, kontroler tersebut melempem. Tidak semua game Android didukung, dan akhirnya kembali pada kenyataan, masih belum maksimal pengendaliannya. Archos sendiri mengklaim memiliki solusi untuk itu.

Mereka mengenalkan satu teknologi menarik, yang kabarnya juga sudah dipatenkan (bagus, jangan sampai diklaim Apple!), yang memungkinkan beragam kontroler dalam tubuh GamePad ini mengenali game Android yang sedang dimainkan, dan memastikan bahawa game Android se-advance apa pun bakal bisa dikendalikan dengan tombol – tombol yang sudah tersedia.

GamePad yang langsung menjalankan Android 4.0 Ice Cream Sandwich ini juga berbeda dengan beberapa handheld China yang kami sebutkan sebelumnya, karena sudah mendapatkan sertifikat Google, sehingga bisa mengakses PlayStore dan bebas mengunduh ratusan tibu aplikasi atau game melalui Google Play Store. Archos juga tidak diam, mereka berusaha mendekati banyak pengembang game mobile enam bulan belakangan, agar game – game baru mereka nantinya juga langsung mendukung kontroler fisik dari GamePad ini, sehingga makin banyak game yang langsung kompatibel.

When Android 4.0, Ice Cream Sandwich, was first released they included game controller support within the framework and that is when we decided to build the GamePad. Thanks to the mapping and automatic game recognition systems included on the GamePad, we already have over a thousand android games compatible with the ARCHOS GamePad’s physical controls, including back catalog titles that originally didn’t include physical controls,” Henri Crohas, founder dan CEO ARCHOS.

Menarik ya apa yang ditawarkan Archos ini. Seandainya mereka juga bisa langsung mendapatkan sertifikat Sony untuk menjalankan game – game PSone klasik melalui akses PlayStation Certified, atau yang kini dikenal sebagai PlayStation Mobile. Karena hingga saat ini, selain beberapa Xperia, HTC, dan kemudian ASUS (untuk ASUS Transformer Pad) serta Wikipad, ternyata sudah mengantongi sertifikat PlayStation Mobile.

Wikipad yang paling menarik. Memang bukan dari merk global, namun handheld Android dari Los Angeles ini memiliki desain yang fleksibel. Kamu dengan mudah bisa melepaskan kontroler gamenya, sehingga mendapatkan model tabletnya, untuk pengoperasian touchscreen yang lebih nyaman.

Sumber: Archos Press Room, Wikipad


SHARE
Previous articleIFA 2012: Tablet Baru HTC Membawa Desain Unik Mirip iMac
Next articleBertambah Lagi Opsi Storage di “Awan,” Microsoft SkyDrive Dapatkan Versi Android
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.