Inazuma Eleven Go Chrono Stone Episode 13 – 17, Perjalanan Panjang Shindou Takuto Mencapai Keshin Armed

Episode 13 – Huge Battle! Team White Deer!! (大乱戦!白鹿組!, Tairansen! Shiroshikagumi!)

Raimon pun bertanding melawan Shiroshika untuk membebaskan anak-anak yang mereka culik. Tapi kemudian Tasuke dan kawannya yang diculik dibebaskan untuk melengkapi formasi Raimon. Di awal, Shiroshika berhasil unggul 2-0 karena Tasuke dan teman-temannya tidak mengerti cara bermain sepakbola. Barulah pada babak kedua mereka berhasil beradaptasi bagaimana cara bermain sepakbola, dengan bantuan dari Shindou yang menggunakan hissatsu tactic-nya, Kami no Takuto.

Raimon pun akhirnya menang atas Shiroshika dengan skor 10-2, dimana Shinsuke juga berhasil menguasai Keshin Armed. Di malam hari, Shindou berlatih sendirian agar bisa menguasai penggunaan Keshin Armed dan bisa melakukan Mixi Max dengan Nobunaga. Okatsu mendatangi Shindou dan menghiburnya. Akane ternyata diam-diam menguping dan tiba-tiba mengejutkan mereka berdua karena mendapatkan ide dari percakapan mereka. Yakni, menyusup ke dalam acara melihat pohon sakura bersama Oda Nobunaga, dan tentu saja anggota Raimon terkejut dengan hal tersebut.

Episode yang tidak terlalu menarik, tapi dari sini bisa terlihat ketertarikan Okatsu terhadap Shindou. Apakah ini awal mula kisah romantis di antara mereka berdua? Bisa jadi iya, bisa jadi tidak, karena memang selama ini di Inazuma Eleven jarang sekali mengangkat kisah romantis antar karakternya hehe.

Episode 14 – Infiltration! The Great Dancer Mission!! (潜入! 踊り子大作戦!!, Sennyu! Odoriko Daisakusen!!)

Ide penyusupan ke acara melihat pohon sakura itu adalah menyamar menjadi penari, untuk menarik perhatian Nobunaga, karena itulah Raimon dibantu dengan Okatsu berlatih menari. Sementara Shindou masih berlatih untuk mempersiapkan diri melakukan Mixi Max dengan Nobunaga, yang kemudian dibantu oleh Gei. Hari berikutnya, Raimon yang sudah menyamar menjadi penari berusaha masuk ke dalam acara tersebut, yang dibantu oleh Toukichiro.

Di dalam, Raimon tidak berhasil melakukan performa tarian dengan baik. Kemudian Toukichirou memberikan Tenma sebuah bola dan akhirnya Tenma beserta anggota Raimon yang lain malah bermain sepak bola di atas panggung. Wonderbot berusaha melakukan Mixi Max antara Shindou dengan Nobunaga tapi gagal lagi. Raimon pun ditangkap karena hal tersebut, dan Beta memperkeruh suasana dengan menangkap Wonderbot dan mengatakan mereka ingin membunuh Nobunaga dengan Mixi Max Gun.

Episode ini sedikit mengejutkan karena ternyata usaha melakukan Mixi Max antara Shindou dan Nobunaga lagi-lagi gagal. Saya pun jadi merasa ikut tidak sabar mengapa Shindou masih saja gagal melakukan hal tersebut, dan pastinya pantang menyerah untuk berusaha mencapai hal tersebut.

Episode 15 – Training in the Owari Province! (尾張の国の大特訓!)

Raimon pun ditangkap, dan Shindou berusaha menjelaskan kepada Nobunaga bahwa mereka datang dari masa depan, dan Nobunaga tidak akan menguasai Jepang ketika ditanya oleh Nobunaga sendiri, yang tentu saja mengejutkan semua orang. Tasuke dan teman-temannya pun berlatih sepakbola untuk bersiap bertanding melawan Protocol Omega 2.0. Di lain sisi, Shindou juga terlihat hampir berhasil menguasai penggunaan Keshin Armed. Tasuke, Shishimaru, dan Goroda sedang berusaha mempelajari hissatsu bertahan bernama Ichiyajou (OneNightCastle), dan berhasil menguasainya ketika menahan tendangan Fei. Episode ini berakhir dengan akan dimulainya pertandingan antara Raimon dengan Protocol Omega 2.0.

Usaha Shindou yang keras membuat dirinya hampir menguasai penggunaan Keshin Armed, yang bisa kita ambil hikmahnya yakni pantang menyerah untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan. Saya pun menjadi penasaran dengan akhir episode ini, yang menantikan pertandingan mereka.

Episode 16 – Final Battle at the Fool’s Festival! (うつけ祭りの決戦!)

Raimon kemudian bertanding melawan Protocol Omega 2.0. Tim Protocol Omega 2.0 menggunakan beberapa hissatsu baru seperti Shoot Command K02 (Athena Assault) yang digunakan oleh Beta, dan memimpin pertandingan di babak pertama. Tasuke dan teman-temannya merasa terintimidasi dengan kekuatan tim Beta.

Tapi Tasuke, Shishimaru, dan Gorouta berhasil menggunakan hissatsu mereka, Ichiyajou, untuk menghentikan beberapa tendangan dari Protocol Omega 2.0. Shindou juga berusaha menggunakan Keshin Armed-nya tapi gagal lagi. Beta pun kemudian berhasil melepaskan tendangan menuju gawang Raimon, membuat skor unggul untuk Protocol Omega 2.0 yakni 2-1.

Lagi-lagi nasib Raimon berada di ujung tanduk, yang kalah skor oleh Protocol Omega 2.0. Shindou yang lagi-lagi gagal menggunakan Keshin Armed semakin membuat saya gemas dan penasaran seperti apa bentuk Keshin Armed-nya. Hissatsu baru Beta juga keren, meskipun dia musuh tapi saya menganggapnya sebagai karakter wanita yang kuat dan tegas (meskipun kadang jahat juga sih hehe).

Episode 17 – The Dream of Rule (夢の天下, Yume no Tenka

Akhirnya, Keshin Armed milik Shindou

Shindou berusaha melakukan Keshin Armed tapi gagal lagi. Kemudian Nobunaga datang dan secara langsung memberikan saran kepadanya. Setelahnya, Shindou pun sukses melakukan Keshin Armed dan menyumbangkan gol kedua bagi Raimon. Mengikuti kesuksesan tersebut, Wonderbot bersiap melakukan Mixi Max antara Shindou dengan Nobunaga, dan hal tersebut berhasil. Shindou yang sudah memiliki aura Nobunaga berhasil menggiring bola di antara Protocol Omega 2.0 dengan mudah dan kemudian melakukan hissatsu Setsuna Boost dan memberikan gol ketiga sekaligus kemenangan bagi Raimon.

Shindou yang telah melakukan Mixi Max dengan Nobunaga, keren!

Beta yang kalah pun menepati janjinya dengan mengembalikan ingatan semua anggota Raimon yang lain kembali menjadi normal. Tapi tak lama kemudian, Gamma muncul dan mengatakan bahwa peran Protocol Omega 2.0 sudah berakhir. Raimon pun berniat kembali ke masanya sendiri, Okatsu dan Shindou terlihat menangisi satu sama lain karena Shindou akan meninggalkan dirinya.

Setsuna Boost

Saya merasa terpuaskan dengan episode ini, karena bisa melihat bentuk Keshin Armed dari Shindou yang elegan dan cantik, serta melihat Mixi Max antara dirinya dengan Nobunaga. Penampilan Shindou dengan aura Nobunaga benar-benar garang, terlebih saat melakukan hissatsu Setsuna Boost, wow keren! Episode ini juga diakhiri dengan sedikit haru, terutama kisah antara Shindou dengan Okatsu. Saya sedikit kecewa karena tidak melihat adanya kisah lebih lanjut di antara mereka berdua, tapi juga sedih melihat mereka berdua terpisah begitu saja. Saya juga menjadi penasaran dengan episode berikutnya, dan pastinya melihat seperti apa kuatnya Gamma yang akan menjadi musuh baru Raimon nantinya.

Shindou yang menangis setelah membuka kotak bekal berisi tofu dari Okatsu
Chrono Stone ungu di tangan El Dorado, yang tak lain adalah Endou Mamoru?!

[ Sumber : Inazuma Eleven Wikia]


SHARE
Previous articleMasa Beta Test Kungfu Legacy Online Dimulai!
Next articleOMEGA #106, Preview Phantasy Star Online 2, Mercenary Ops, dan Shadow Company
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.