Inazuma Eleven Go Chrono Stone Episode 18, Kehadiran Para Karakter Baru yang Mengejutkan

Episode 18 – Everyone is Back! (みんなが帰ってきた!, Minna ga kaettekita! )

Raimon pun kembali ke masa kini, dan semua anggota Raimon yang sebelumnya dicuci otaknya oleh Sphere Device milik Beta pun mendapatkan ingatannya kembali. Setibanya di gedung klub Raimon, tiba-tiba saja cewek bernama Nanobana Kinako muncul untuk pertama kalinya dan mengatakan kepada Tenma dan yang lain, bahwa dia adalah ace striker Raimon, karena berhasil mengalahkan Tsurugi Kyousuke dalam pertandingan penentuan ace striker. Fei pun berasumsi bahwa kehadiran Kinako sebagai time paradox, mengingat anggota Raimon yang lain menganggapnya biasa dan sudah mengetahui kehadirannya.

Kemudian anggota Raimon berlatih bersama, dimana Shindou memperlihatkan kemampuannya, Mixi Trans, menggabungkan dirinya dengan aura Oda Nobunaga. Dia pun juga memperlihatkan hissatsu waza-nya, Setsuna Boost, mencetak gol ke gawang yang dijaga Sengoku, dan tentu saja membuat anggota Raimon lain terkesima.

Daisuke pun memutuskan untuk mencari kekuatan kedua, yang tak lain dimiliki oleh Jeanne d’Arc. Fei mengusulkan untuk memperkecil jumlah anggota Raimon yang ikut menjelajah waktu, sehingga efek time paradox bisa diminimalisasi. Daisuke pun memutuskan anggota Raimon yang ikut ke Prancis, yakni Tenma, Shindou, Tsurugi, Fei, Shinsuke, Nishiki, Hamano, Hikaru, Kariya, Hayami, dan Nanobana. Kirino terkejut karena dirinya tidak terpilih, padahal dia sangat berharap mengingat dia sedikit merasa iri dengan Shindou yang memiliki banyak kemampuan dalam waktu singkat. Hingga akhirnya Kariya berpura-pura sakit perut dan meminta Kirino menggantikan dirinya menjelajah waktu bersama Raimon. Daisuke pun menyetujui hal tersebut.

Di lain sisi jauh di masa depan, muncul seseorang bernama Zanak Abalonic, tahanan yang kabur dari Eternal Prison. Dia menggunakan serangan laser ungu dari mulutnya ke arah para polisi yang mengejarnya, dan melakukan penjelajahan waktu ke era yang sama dengan Protocol Omega 3.0 dan Raimon, yakni Prancis di tahun 1427.

Protocol Omega 3.0 bertemu dengan Zanak yang langsung menyerang Gamma dengan Sphere Device merah miliknya. Protocol Omega 3.0 berusaha melawan balik namun tidak bisa, karena Zanak menggunakan serangan yang sama saat kabur dari penjara. Kemudia dia berbicara dengan Toudou Heikichi, dan sekali lagi menggunakan serangan laser biru dari mulutnya, yang membuat semua anggota Protocol Omega 3.0 tunduk di bawah perintahnya. Episode ini berakhir dengan kemunculan pertama Jeanne d’Arc.

Episode ini cukup mengejutkan, karena begitu banyak karakter baru bermunculan di sini. Terutama Nanobana Kinako, cewek striker pertama yang ada dalam sejarah Raimon (bahkan serial Inazuma Eleven), dan kehadirannya memang misterius. Bisa jadi dia adalah salah satu kunci utama cerita IE Go Chrono Stone. Kemudian ada Gamma, ketua Protocol Omega 3.0, beberapa anggota baru di Protocol Omega 3.0 (Galling, Rujiku, Dhanna, dan Bahamusu), dan pastinya si Zanak Abalonic.

Dhanna
Bahamusu
Rujiku

Kehadiran Zanak di sini benar-benar terkesan menakutkan, mirip dengan aura si Baddap Sleed di Inazuma Eleven the Movie, benar-benar kuat dan garang. Bahkan dia sampai membuat Protocol Omega 3.0 tidak berkutik, dan saya merasa dia nantinya menjadi salah satu penghalang besar bagi Raimon. Saya jadi penasaran siapa nantinya yang akan mendapatkan aura Jeanne d’Arc, apakah si Kinako karena sama-sama cewek hehe.

Kehadiran banyak karakter baru merupakan nilai plus episode 18 ini, tapi nilai minusnya adalah kehadiran mereka yang tiba-tiba tanpa ada penjelasan sedikit pun mengenai latar belakang mereka, terutama Kinako dan Zanak. Hmm, sepertinya identitas mereka akan terkuak seiring berjalannya waktu, dan mungkin saja Level-5 membuatnya demikian sehingga penonton akan penasaran, seperti yang saya rasakan saat ini hehe.

[Zanak Abolanic] “The weaker you are, the louder you bark. I’m strong, but I have a loud bark!”

[ Sumber : Inazuma Eleven Wikia ]


SHARE
Previous articleLG Optimus G: Everything is Possible!
Next articleFriends, Inovasi LEGO Untuk Memikat Pasar Cewek
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.