Ultralist: Evolusi Kostum Spidey Dalam Lima Dekade

Tahun 2012, bukan hanya sebagai awal baru perjalanan film Spider-Man (dengan reboot-nya dalam The Amazing Spider-Man) dan kemungkinannya untuk masuk ke dunia yang lebih besar (crossover dan bergabung dengan The Avengers), dimana hal itu mungkin akan terjadi kalau Sony dan Marvel mau duduk bersama dan sepakat dengan ide tersebut.

Tapi tak hanya itu, tahun ini juga bertepatan dengan hari jadi manusia laba-laba ini. Tepatnya bukan Agustus kemarin, Spider-Man telah menginjak 50 tahun dari awal mula ia muncul di komik buatan Stan Lee.

Pertama kali muncul dalam Amazing Fantasy #15 (Agustus 1962). Spider-Man telah menjadi salah satu superhero yang paling terkenal di dunia. Dengan musuhnya yang terkenal antara lain Flint Marko (Sandman), Harry Osborn (New Goblin), Norman Osborn (Green Goblin), dan Eddie Brock (Venom).

Dan dalam rangka 50 tahun Spider-Man ini, yuk kita flashback lagi dan melihat evolusi kostum yang dikenakan Peter Parker mulai dari pertama kali muncul di komik hingga tampil dilayar lebar bulan Juli kemarin.

The Wrestler” (1962)
Kejadian ini kurang lebih sama dengan yang ada di film Spider-Man (2002). Setelah Peter Parker mendapatkan kemampuan yang luar biasa, ia perpikir tentang banyak hal yang dapat ia lakukan dengan kekuatan yang dimiliki. Kemudian ia melihat sebuah iklan yang menawarkan $100 bagi siapa saja yang mampu bertahan di dalam ring gulat bersama “Crusher Hogan”.

Dan ketika ia tampil dengan mengenakan kostum seperti yang kamu lihat diatas, ia pun tertawa dan dalam pertandingan gulat itu, orang-orang menyebutnya sebagai “Masked Marvel”. Itulah kostum perdana Peter Parker saat memulai karirnya sebagai Spider-Man.

 

The Spider-Man!” (1962)
Setelah debutnya sebagai pegulat dadakan, Peter pun pulang untuk mendesain kostumnya lebih baik. Tidak lama kemudian, ia pun menyelesaikan desain kostum pertamanya (beserta jaring-jaring dilengannya) dan dengan bangga mengatakan, “Here comes the Spider-Man!

Lose the Webs!
Hasil akhir… Inilah kostum Spider-Man yang semua orang kenal sampai saat ini.

The Black Suit (1984)
Tak hanya kostum merah biru yang sudah familiar bagi semua orang, tapi kostum hitam di atas juga tak kalah terkenalnya. Spidey pertama kali mendapatkan kostum hitam itu di planet lain saat terjadinya sebuah peristiwa yang disebut “Secret Wars”. Peter mengambilnya karena kostum itu mampu berubah menjadi pakaian lain dan mampu mengeluarkan jaring yang tak terbatas.

The Amazing Bag-Man (1984)
Seperti yang kita tahu, kostum hitam tersebut adalah alien yang jahat. Dan setelah berhasil melepaskan dari tubuhnya di sebuah menara lonceng, Peter pun bergegas pergi ke tempat Fantastic Four untuk meminta bantuan karena tak ada lagi pakaian yang menutupi tubuhnya.

Akhirnya, Johnny Storm pun tak bisa melakukan apa-apa selain mendandani Peter gambar seperti diatas. Untung kejadian ini tidak muncul di Spider-Man 3 (2007), bisa ketawa terus gak berhenti… :)

The Tuxedo (1987)
Meski Peter selalu berhasil mengalahkan musuh-musuhnya dan membawa ketenangan di kota New York, tapi inti dari cerita Spider-Man adalah terjadinya pernikahan antara Peter Parker dengan pujaan hatinya, Mari Jane Watson. Dan saat itu terjadi, Peter pun melepaskan kostumnya dan mengenakan tuxedo diatas. Namun tuxedo itu tak cukup lama ia kenakan, sebab dalam cerita ‘One More Day“, Peter harus mengorbankan penikahannya bersama MJ untuk menyelamatkan bibi May.

Cosmic Spider-Man (1989)
Sama seperti rekan hijaunya, si HULK. Peter pun (sekali lagi) pernah mengalami kecelakaan yang parah di sebuah lab. Dan yang terjadi… ia mendapatkan kekuatan baru yang lebih besar, ia memiliki kemampuan untuk  membuat ledakan energi dan dapat membentuk jaring laba-labanya menjadi apapun yang ia mau. Sayangnya hal itu tidak berlangsung lama.

Spider-Man 2099 (1992)
Lama setelah para pahlawan Marvel pergi, ada seorang ilmuwan bernama Miguel O’Hara. Miguel bekerja di sebuah laboratorium dimana mereka yang ada disana berusaha untuk menciptakan prajurit super yang memiliki kekuatan dan ia pun terinspirasi oleh catatan dari Spider-Man. Dan dengan beberapa surat gelap dan tipu daya, O’Hara dengan sengaja mengganti setengah dari gen-nya dengan yang dipunyai laba-laba.

Spider-Armor (1993)
Kostum ini diciptakan khusus untuk mengalahkan sekelompok lawan yang menamakan dirinya ‘New Enforcers’. Meski kostum ini jarang muncul di komik, namun banyak fans yang menyukainya sehingga sering muncul dibanyak video game.

The Scarlet Spider (1994)
Peter tidak benar-benar mengenakan kostum ini pada awalnya. Dan kloning-nya, Ben Reilly, menggunakan nama dan setelan ini di kota New York untuk beberapa waktu.

Namun ada juga masa dimana Peter ingin berhenti sebagai Spider-Man supaya ia bisa merawat dan membesarkan putrinya. Dan di masa itu, ia menawarkan Ben Reilly untuk menjadi penggantinya. Reilly pun sempat mengenakan kostum yang berbeda dari desain awal yang Peter kerjakan.

Identity Crisis: Ricochet (1998)
Kostum yang satu ini jadi mengingatkan saya pada karakter Gambit di X-Men. Ceritanya… satu ketika Spider-Man dituduh atas sebuah pembunuhan dan untuk itu, ia pun harus mengganti identitasnya beberapa kali sebelum dapat kembali menjadi Spider-Man lagi. Identitas yang pertama adalah Ricochet, seorang kriminal bayaran yang disewa untuk melumpuhkan banyak penjahat. Identitas itu kemudian dilanjutkan oleh Johnny Gallo.

Identity Crisis: The Hornet (1998)
Identitas kedua yang dipakai oleh Peter adalah The Hornet. Disini, Peter menggunakan sebuah jetpack, sengatan penenang Scarlet Spider dan kekuatan supernya. Namun ia tak berhasil mengelabuhi the Vulture, yang telah tahu bahwa ia adalah Spider-Man. Tapi Human Torch tak menyadari itu sehingga tak bisa memperingatkannya untuk menjauhi Spider-Man. Akhirnya, identitas The Hornet dilanjutkan oleh Eddie McDonough.

Identity Crisis: Dusk (1998)
Peter mengambil kostum ini dari Negative Zone dan mengenakannya untuk menyatu dalam bayangan dan seolah menjadi tak terlihat. Identitas The Dusk kemudian dilanjutkan oleh seorang gadis muda bernama Cassie St. Commons.

Identity Crisis: Prodigy (1998)
Kostum ini dibuat dan dirancang sepenuhnya oleh Mary Jane. Ia mendeskripsikan Peter sebagai tipikal “good guy hero” dengan armor anti peluru, kekuatan super dan kemampuan untuk melompat dari gedung satu ke gedung yang lain. Dan dengan kostum ini, Peter pun menjadi lebih tenar dan populer dibanding saat dia mengenakan kostum Spider-Man yang biasa (Good job Mary!!!). Akhirnya, seorang pemuda bernama Richie Gilmore yang kemudian menjadi tokoh Prodigy selanjutnya.

Dengan jubah merah panjang, Spider-Man bisa jadi saingan Thor nih… :)

Ultimate Spider-Man (2000)
Tujuan cerita The Ultimates ini dibuat adalah untuk pseudo-reboot bagi Marvel. Karena Marvel ingin lebih memodernisasi karakter-karakter mereka. Dan gambar diatas adalah Spider-Man versi Ultimate. Walaupun begitu, versi ini tak terlalu berbeda dengan kostum Spider-Man biasanya. Mungkin perbedaan yang menonjol terletak pada desain mata yang lebih besar dibanding yang biasa.

Spider-Man (2002)
Tentunya kita semua tahu yang satu ini. Ini adalah perjalanan pertama Spider-Man dilayar lebar. Sam Raimi sebagai sutradara, sangat terinspirasi dengan seri original dari komiknya kecuali jaring-jaring yang ada dibawah lengan. Dan untuk kostum yang dikenakan Peter saat di ring gulat, Raimi membuatnya lebih baik dari versi komiknya.

The ‘Final’ Costume (2003)
Pada komik edisi ke 500 Spider-Man berjudul “The Amazing Spider-Man“, Peter memiliki visi dari awal dan kemungkinan akhir dari karirnya sebagai Spider-Man. Ini adalah kemungkinan masa depan Spider-Man yang hanya mengenakan topeng, sarung tangan dan jaket riversibel. Dua edisi kemudian, Peter menerima pakaian itu dari Leo Zelinsky, the Super-Hero Tailor.

The Iron Spider (2006)
Kali ini kostum Spider-Man dibuat dan diberikan langsung oleh Tony Stark/Iron Man. Kostum ini memiliki banyak modifikasi didalamnya, selain tangan laba-laba mekanik, kostum ini juga memiliki kemampuan untuk meluncur, selain itu juga terdapat pemindai darurat, amplifier audio/visual, alat penyamaran dan masih banyak lagi.

Wah… menarik nih kalo sampai di The Avengers 2 nanti, Spider-Man bisa gabung dan Tony Stark benar-benar membuatkan kostum ini untuk Spider-Man. Tentunya para fans akan melihat tampilan Spider-Man yang berbeda ketimbang hanya merah biru seperti empat film yang sudah keluar.

Spider-Man 3 (2007)
Sebenarnya tak ada perbedaan yang menonjol di kostum Spider-Man kali ini dibanding dengan dua film sebelumnya, selain warnanya yang berubah hitam. Sayangnya karakter Venom yang Sam Raimi coba munculkan disini, tidak sesuai dengan yang para fans harapkan. Meski begitu, sebagai akhir dari trilogi Spider-Man, menurut saya secara keseluruhan film Spider-Man 3 ini tidak mengecewakan.

Spider-Man Noir (2009)
Dalam sebuah alternatif universe yang lain dan di era depresi yang hebat, Peter Parker muda digigit oleh seekor laba-laba dan mendapat beberapa kemampuan laba-laba. Tapi yang menjadi perbedaan utama disini adalah Spider-Man tidak mampu untuk memanjat tembok dan ia tampil dengan jaket panjang dan topi serta membawa senjata api.

Big Time Spider-Man (2011)
Kostum diatas, adalah kostum yang Peter ciptakan di tempat kerjanya di laboratorium Horizon. Kostum ini ia modifikasi untuk membuatnya kebal dari banyak hal, tergantung dari warna yang menyala. Warna hijau berarti ia tidak terdeteksi oleh audio dan visual, dan warna merah membuatnya kebal dari serangan sonic.

Future Foundation (2011)
Diyakini telah tewas, dalam surat wasiatnya, Johnny Storm mengajak Peter untuk bergabung di Future Foundation dan Peter pun diberi kostum baru untuk itu. Yang hebat dari kostum ini adalah, meski warnanya putih, pakaian ini tidak pernah kotor.

Another Ultimate Spider-Man (2011)
Peter Parker akhirnya tewas tragis di Ultimate Universe, tapi tidak lama setelah kematiannya, sosok Spider-Man baru pun muncul. Namanya adalah Miles Morales dan awal mula ia mendapatkan kekuatannya, hampir sama dengan apa yang dialami oleh Peter Parker. Bahkan ia pun sempat bertemu dengan Peter di sebuah mini seri berjudul Spider-Man.

Ends of the Earth (2012)
Kostum khusus ini diciptakan oleh Peter untuk satu tujuan, yaitu mengalahkan Sinister Six. Di kostum ini, ia menggunakan peralatan dan teknologi canggih dari beberapa materi untuk menciptakan kostum yang tangguh guna mengalahkan Doc Ock, Electro, Mysterio, Rhino, Chameleon, dan Sandman.

The Amazing Spider-Man (2012)
Terakhir adalah The Amazing Spider-Man yang dirilis awal bulan Juli yang lalu. Keputusan untuk di reboot pun diambil karena untuk melanjutkan trilogi Spider-Man garapan Sam Raimi, sudah tidak bisa dilakukan. Dibintangi oleh Andrew Garfield (Peter Parker) sebagai wall crawler yang baru, kostum Spider-Man pun mendapat beberapa modifikasi. Terutama yang paling terlihat adalah logo baru Spider-Man.

Jadi… Mana kostum favoritmu? :)


SHARE
Previous articleJoel Kinnaman Tampil Dengan Armor RoboCop!
Next articleDuniaku Movie Review: Resident Evil: Retribution
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.