Jetpack Joyride Versi Android Dirilis, Sejauh Apa Kamu Bisa Meluncur?

Satu lagi game (yang agak lama) iOS, cukup populer di platform Apple, dari developer Halfbrick Studios yang sudah kita kenal melalui seri Fruit Ninja, hadir untuk Android. Jetpack Joyride, bakal menguji level keahlian kita melalui kendali satu tombol mem-boost jet untuk berjalan sejauh mungkin, sambil menghindari rintangan yang menghadang.

Sebelumnya Jetpack Joyride sudah dikonvert ke Android, namun masih ekslusif untuk Amazon AppStore (hanya untuk mereka yang tinggal di US) mulai 20 Agustus 2012 lalu. Sebulan pasca menikmati ekslusifitas platform, game arcade adiktif ini bisa dinikmati oleh semua penggua Android. Well, tentunya jika Droid-mu mendukung. Namun kami cek data historis di Play Store, semua Droid kami sebelumnya, baik yang prosesornya 600 MHz, bisa menjalankannya. Dan yang membuat kita lega, walaupun hadir nyaris setahun setelah versi iOS-nya, kamu bisa menikmatinya secara gratis — yup, dengan banyak in-app-purchase alias IAP jika kamu pengen progress bermain lebih cepat!

Jetpack Joyride sendiri merupakan game arcade dengan tampilan 2D side-scrolling, dimana kamu mengendalikan Barry Steakfries, seorang salesman gramophone dari Gramco, yang “stress” karena penjualan alat musik itu terus merosot sejak tahun 1911 — menjelaskan kenapa musik utama game ini juga terdengar seperti suara gramaphone. Dan ketika dia mencapai pintu Legitimate Research, Inc. untuk menawarkan barang yang dia jual, dia malah tertarik pada sebuah jetpack hasil temuan seorang ilmuwan, mencurinya, dan berusaha kabur SEJAUH MUNGKIN melalui banyak ruangan laboratorium. Para ilmuwan berusaha mengejarnya dan menghadang dengan berbagai alat hasil inovasi mereka. Secara konsep disa dikatakan misip Temple Run ya, namun kamu bergerak sejauh mungkin ke arah kanan dengan tampilan 2D.

Jadi kamu bakal terbang, menyentuh layar untuk mengaktifkan jetpack sehingga Barry bisa melayang ke atas, sambil menghindari rintangan (obyek beraliran listrik, laser atau bahkan misil), atau untuk mengarahkannya pada bonus yang bisa mem-boost gerakannya. Bukan hanya jetpack, selama permainan kamu juga bisa mengendalikan beragam kendaraan (helikopter – mini, robot berbentuk naga, kostum untuk teleport dan anti gravitasi hingga pesawat berbentuk burung), yang memberimu ability tambahan dan mempermudah melalui laboratorium. Dan selama bergerak di sepanjang laboratorium, kamu juga dituntut mengumpulkan Spin Token yang bisa digunakan untuk membuka mesin slot dengan beragam hadiah seperti bonus memulai lebih awal, kesempatan tambahan jika jalanmu terhenti karena mengenai rintangan, hingga bahan peledak yang bisa melontarkan Barry. Jika tidak ingin digunakan di mesin slot, token tersebut bisa ditukar 50 coin. Koin tersebut bisa kamu gunakan untuk meng-upgrade kendaraan.

Penulis memang belum mencoba versi Amazon (walaupun mendapat akses layanan tersebut), dan ketika mencoba versi global Android-nya, cukup worthed untuk ukuran game gratisan, dan bisa menemani Bad Piggies menghabiskan akhir pekan. Namun membandingkan versi Android ini dengan yang iOS (penulis memainkannya di iPad 2), memang untuk Android ini terasa tidak se-smooth versi iOS. Tidak heran sih, game dengan gameplay senada, seperti Temple Run, dimainkan versi iOS-nya memang terasa lebih halus gerakan dan animasinya. Namun kamu yang sudah terbiasa memainkan game mobile di Android, tidak perlu mempermasalahkan hal itu, toh masih bisa dinikmati kok.

[nggallery id=35]

Download:

Jetpack Joyride Trailer

httpv://youtu.be/6EHVzR1hKx8

Sumber: Google Play Store, Halfbrick


SHARE
Previous articleBad Piggies Mencapai Top Charts Download Hanya Dalam 3 Jam!
Next articleTt eSports Luncurkan 2 Produk untuk Para Gamer Indonesia!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.