Acer Aspire S7 Langsung Menggunakan Windows 8, Dirilis 26 Oktober 2012

Acer pertama kali mengenalkan penerus ultrabook Aspire seri S menjelang Computex 2012 pertengahan tahun ini di Taiwan. Aspire S7 yang mereka kenalkan waktu itu menjadi generasi ketiga, namun juga menjadi yang pertama mengunakan layar sentuh. Jelas tujuannya juga agar siap menerima Windows 8.

Dan kini kita mendapatkan kepastian kapan ultrabook tersebut dirilis. Acer mengkonfirmasikan 26 Oktober 2012, atau bersamaan ketika Windows 8 dirilis. Dan bisa dipastikan laptop tipis mereka ini juga langsung menjalankannya. Dengan harga mulai $1,200 untuk model berlayar 11-inchi (S7-191), harganya bakal meningkat hingga menjadi $1,400 atau $1,650 untuk yang berlayar 13-inchi (S7-391), plus juga bergantung pada konfigurasi yang kamu pilih.

Aspire S7 yang mereka kali ini ada dua pilihan, dengan layar 13.3 inchi atau 11.6 inchi — ukuran kedua menjadi yang pertama kali ditawarkan Acer – di Indonesia sendiri terakhir kita mendapatkan Aspire S3. Layar Aspire S7 ini juga bisa dilipat hingga 180 derajat, sehingga Aspire S7 bisa terbaring secara flat (khusus yang berlayar 13-inchi). Tidak sepertiAspire S3 yang dianggap desainnya terkesan biasa, ultrabook baru Acer kali ini dibalut casing aluminium ubibody setebal 12.5mm, keyboard yang diterangi backlit, serta layar berbahan in-plane switching IPS dengan resolusi “full HD” 1920 x 1080 pixel berpelindung Gorilla Glass dan mampu mengenali 10 titik sentuhan, membuatnya langsung berasa premium.

Bahkan untuk yang model berlayar 13 inchi, kamu juga mendapati casing dibalik layarnya dilapisi material kaca — yang layar 11 inchi hanya dilapisi aluminium dengan aksen metal seperti biasanya. Namun kesan metal tersebut hanya untuk bagian sasis dan dasarnya saja, untuk keyboard dan tombol – tombolnya masih terbuat dari plastik. Layout tombolnya pun sama dengan Aspire S3. Entah versi mana yang kamu pilih, Aspire S7 dilengkapi adapter USB to Ethernet, dongle micro-HDMI to VGA dan juga carrying case — ini juga menjadi yang pertama dari Acer. Mereka juga melengkapinya dengan teknologi pendinginan TwinAir untuk menjaga Core i5 dan i7-nya tetap adem, serta juga bisa dipadukan dengan layanan cloud storage gratisan AcerCloud, yang juga bisa sinkronisasi secara mobile melalui aplikasi iOS dan Android.

Kemudian di dalamnya, kamu juga mendapatkan internal storage berformat SSD-nya dengan pengaturan RAID 0, untuk mencapai kecepatan I/O yang tinggi. Kekuatan baterainya diklaim bertahan enam jam untuk keduanya, namun yang 13-inchi juga bisa dipadukan dengan baterai eksternal yang memperpanjang waktu aktifnya hingga 12 jam. Sedangkan untuk RAM, kamu bisa berharap 4GB itu cukup untuk semua keperluanmu, termasuk juga grafis terintegrasi Intel HD 4000 yangmenjadi standar chipsetnya.

[nggallery id=50]

Aspire S7-191-6640 ($1,200)

  • 11.6-inch, 1080p IPS display
  • Intel Core i5-3317UB CPU
  • 128GB SSD
  • 4GB of DDR3 RAM
  • 2.29 pounds
  • 11.17 x 7.7 x 0.48 inches

Aspire S7-391-6810 ($1,400)

  • 13.3-inch, 1080p IPS display
  • Intel Core i5-3317UB CPU
  • 128GB SSD
  • 4GB of DDR3 RAM
  • 2.86 pounds
  • 12.73 x 8.79 x 0.47 inches

Aspire S7-391-9886 ($1,650)

  • 13.3-inch, 1080p IPS display
  • Intel Core i7-3517UB CPU
  • 256GB SSD
  • 4GB of DDR3 RAM
  • 2.86 pounds
  • 12.73 x 8.79 x 0.47 inches

Acer @ IFA 2012


SHARE
Previous articleZIGMA #119: LIVE REPORT FROM TOKYO GAME SHOW
Next articleBlack Widow Jadi Cameo di Captain America: The Winter Soldier

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.