Windows Phone 8 Review Part 1: Kenali Fiturnya dan Semewah Apa Hardware-nya?

Windows Phone 8 begitu menggoda… mudah digunakan, live tile yang fungsional, antar muka sederhana yang tidak ribet, dan kini lebih mudah dimodifikasi, integrasi jejaring sosial yang dalam, plus layanan Xbox yang lebih baik… benar – benar smartphone untuk gamer! Karena upgrade yang dilakukan Microsoft ini begitu besar, penulis akan membaginya menjadi review beberapa bagian. Dan berikut yang pertama, kita kenali dulu fitur dan standar hardware-nya.

Seperti yang pernah kami beritakan sebelumnya, kemarin seharusnya ada dua event berlangsung. Konferensi pers Google yang mengkonfirmasikan tiga Nexus baru dan Android 4.2, serta Microsoft yang juga meluncurkan Windows Phone 8. Google harus menyerah karena ancaman topan Sandy, namun San Fransisco dimana Microsoft mengadakan event, berada jauh di Barat dan terlepas dari pengaruh cuaca.

Akhir Juni 2012 lalu selama event Windows Phone Summit kami juga sudah menjelaskan apa saja yang ditawarkan Microsoft melalui platform mobile terbaru mereka ini. Kemudian berlanjut melalui artikel ini, kamu juga bisa membandingkan apa saja yang bisa didapatkan melalui beberapa smartphone Windows Phone 8 (selanjutnya kamu sebut sebagai WP8)yang sebentar lagi juga bakal dijual di pasaran. Sayangnya, masih ada banyak fitur baru belum diungkapkan Microsoft. Baru melalui konferensi pers mereka kemarin, kita bisa melihat lebih detail seperti apa evolusi terbaru sistem operasi Windows Mobile ini.

Pertama, kamu bisa melihat melalui overview WP8 melalui penjelasan panjang dari Corporate VP of Windows Phone, Joe Belifore. Total videonya 18 menit, dimana dia menyebut bahwa WP8 menjadi sistem operasi paling personal untuk smartphone. Menggunakan HTC Windows Phone 8X dan Nokia Lumia 920, Balifore mendemokan hampir semua fitur WP8, termasuk yang paling diunggulkan dibandingkan sistem operasi lain seperti Android dan iOS adalah opsi menampilkan live tile di homescreen yang berisi banyak informasi.

Meet Windows Phone 8

Melanjutkan standarisasi Microsoft melalui Windows Phone 7, untuk WP8 ini juga masih sama, ada spesifikasi yang sudah ditentukan oleh Microsoft. Tujuannya jelas, agar software mereka bisa bekerja dengan maksimal di semua produk, dengan perbedaan hanya pada fitur khusus atau desain yang diusung tiap brand saja. Sejauh ini yang sudah mendukung kita ketahui dari dari NokiaHuaweiSamsungdan HTC. Mereka semua menggunakan SoC atau System on Chips dari Qualcomm. Windows Phone 7.x yang eksis setahun belakangan tidak bisa menjalankan atau di-update ke WP8, dan aplikasi baru yang di-compile khusus untuk WP8 pun tidak bisa dijalankan di Windows Phone 7.x — karena perbedaan kernel. Untuk hardware-nya, berikut spesifikasi yang diminta Microsoft untuk menjalankannya.

Spesifikasi Standar Windows Phone 8
Komponen Spesifikasi Minimal
SoC Qualcomm Snapdragon S4 dengan prosesor dual core
GPU Mendukung DirectX dengan akselerasi hardware untuk Direct3D menggunakan pemrograman GPU
RAM 512 MB untuk resolusi WVGA, 1 GB untuk resolusi 720p dan WXGA
Storage 4 GB NAND, microSD opsional dengan dukungan format SD atau SDXC
Wi-Fi + BT 802.11b/g (opsional yang n), Bluetooth (tidak ada kebutuhan minimalnya)
Layar 800×480 (WVGA), 1280×720 (720p), 1280×768 (WXGA), minimal 16bpp (bit per pixel), kapasitip multitouch dengan minimal mendukung 4 titik sentuhan
Sensor Accelerometer, proximity, ambient light (ALS). Optional magnetometer/compass, gyro.
GNSS Wajib ada GPS, opsional untuk dukungan GLONASS (Snapdragon S4 sudah mendukung GLONASS)
Port I/O microUSB 2.0, 3.5mm headset jack dengan dukungan 3 tombol, vibration
Tombol Ada tombol khusus start, back, search, power/lock, volume up, volume down
Kamera Kamera belakang dengan LED atau flash Xenon, Auto Focus, dan kamera depan opsional, keduanya minimal dengan kualitas VGA atau lebih baik, dan ada tombol kamera khusus untuk akses cepat.

Pertengahan tahun lalu Microsoft juga sudah menjelaskan bahwa mulai WP8 ini mereka mengganti arsitektur lama Windows CE yang selama ini digunakan mulai era Windows Mobile yang dimulai 12 tahun lalu, dengan kernel keluarga Windows NT, menjadikannya satu keluarga dengan Windows – Windows desktop lainnya, seperti Windows 2000,Windows XP, Windows Vista, Windows 7, dan tentu saja Windows 8. Dan dengan berbagi kernel dan banyak komponennya sama dengan varian desktopnya, makin mempermudah developer software mem-port aplikasi mereka antara dua platform tersebut.

Demikian secara visual perubahan antara Windows Phone 7 dengan WP8 memang tidak banyak, namun di balik antar mukanya kita dapatkan perombakan drastis dari Windows CE ke Windows NT. Dengan WP8 berbagi kernel dengan Windows 8 dan Windows RT, yang jelas memperkecil batasan hardware dan mempermudah perpindahan aplikasi antar SoC. Yang jelas developer software tidak perlu kerja dua kali hanya untuk mem-port, dan yang pasti Windows Phone 8 akan mendapatkan dukungan aplikasi sebanyak saudara desktopnya, meskipun saat ini WP8 hanya dibatasi oleh chipset/SoC dari Qualcomm saja. Demikian sebaliknya, jika sebuah developer software membuat untuk WP8, juga dengan mudah mem-port-nya ke desktop, meskipun Windows 8 dan RT dijalankan oleh SoC dari Intel atau nVidia.

Perbaikan lain dengan menggunakan kernel NT ini adalah dukungan multicore. Windows NT mampu mendukung scheduler untuk prosesor hingga 64 core, dan walaupun sampai sejauh ini kita masih belum beranjak merasa perlu mengimplementasikan 4–8 core untuk perangkat mobile, namun yang jelas WP8 sudah siap ketika era puluhan core itu datang nantinya. Cerita lainnya, migrasi driver juga lebih mudah dilakukan oleh OEM serta produsen hardware lainnya antara setiap gadget yang menggunakan kernel NT.

Live Tile kini bisa diperbesar dan duperkecil dalam tiga ukuran, Small, Medium, dan Large… Oh ya, kenapa disebut “live”? Karena memamg kotak – kotak itu menampilkan informasi secara “live”… misalnya ada update contact melalui jejaring sosial, ya langsung tampil di kotak yang mewakilinya… Sebenarnya tidak beda dari widget yang kamu set untuk auto-update pada tipikal Android…

Kemudian dengan dukungan kernel dan platform yang lebih tinggi, seperti terlihat pada tabel di atas, standar hardware-nya pun meningkat. Paling kentara dari tabelt tersebut adalah resolusi layar yang didukung WP8 kini memungkinkan produsen smartphone memilih resolusi hingga 720p 1280×720-pixel dengan aspect ratio 16:9 dan WXGA 1280×768-pixel dedengan aspect ratio 15:9, selain WVGA 800×480-pixel dengan aspect ratio 15:9. Mereka pengemar multimedia, khususnya menonton film secara mobile pasti menyambut baik dukungan aspect ratio 16:9 tersebut.

Satu yang menjadi kekurangan fatal WP7 adalah tidak adanya opsi menambah memory eksternal, dan kini itu ditutupi karena WP8 memberi akses  kartu memory SD. Dua flagship WP8 melalui Nokia Lumia 920 serta HTC 8X memberikan slot microSD. Spesifikasinya pun secara eksplisit menyebutkan Snapdragon S4, walaupun jelas sekali dengan chipset dual core itu dari keluarga S4 Plus, entah MSM8960 (28nm dual core Krait yang kecepatannya mencapai 1.5 GHz dengan GPU Adreno 225), atau MSM8x30 (28nm dual core Krait yang kecepatannya 1.2 GHz dengan GPU Adreno 305).

Jika sebelumnya lock screen dalam WP 8 hanya menunjukkan detail jadwal di kalender, maka kini disediakan kustomisasi yang lebih banyak. Kamu bisa mendapatkan data pesan baik SMS atau email yang belum terbaca, serta akses jalan pintas untuk masuk ke Kids Cornet, yang pada dasarnya sebuah akun “Tamu” agar kamu bisa “menyembunyikan” aplikasi dan file apa saja yang ada dalam WP8-mu ketika smartphone tersebut digunakan user lainnya… Well, Android juga bakal mengimplementasikan fitur tersebut nanti melalui Android 4.2.

Ukuran dan resolusi layar yang membesar juga membutuhkan asupan RAM yang lebih, demikian Microsoft memberi angka 1GB sebagai batas minimal RAM WP8. Selain itu, chip near-field communication NFC (yang menjadi salah satu opsi untuk berbagi content dan melakukan pembayaran), backwards compatibility dengan aplikasi WP7, dukungan yang lebih baik pada bagaimana WP8 menangani removable storage (jadi kini smartphone WP8 bisa difungsikan dalam mode media transfer protocol MTP dengan bebas di semua PC desktop), home screen yang lebih baik dengan live tile yang bebas diubah ukurannya dan diposisikan di keseluruhan layar home screen, integrasi Nokia Maps, hub Wallet baru yang bakal memanfaatkan NFC untuk pembayaran (dan juga menjadi tempat kita memasukkan voucher dari website seperti Groupon dan loyalty card), dan untuk pertama kalinya sebuah OS mobile mengintegrasikan aplikasi VoIP menjadi salah satu fungsi utama WP8.

Kamu tidak perlu kuatir hingga 18 bulan ke depan sejak WP8 dirilis… Microsoft khusus memberikan update untuk OS tersebut, yang langsung di-push ke setiap smartphone WP8… Lupakan lambatnya masa tunggu update yang dialami banyak smartphone Android, karena memang di sini yang memberikan update langsung dari Microsoft bukan produsen smartphone-nya. Selain itu, WP8 juga mendukung backup contetn ke SkyDrive. Disediakan jatah storage 7GB gratis untuk layanan backup di awan tersebut. Secreenshot ketika menunjukkan tampilan Wallet yang memanfaatkan NFC. Sayangnya untuk metode pembayaran, memerlukan dukungan operator. Kalau fungsi sharing content via NFC, Microsoft menyebutnya sebgai Tap+Send. Contohnya, kamu bisa membagikan link bookmartk Internet Explorer 10 dengan cara Tap+Send via NFC ke WP8 lainnya dan juga Windows 8.

Selain itu, WP8 juga memiliki banyak fungsi keamanan yang ditujukan untuk pengguna enterprise, mulai melalui device management, enkripsi BitLocker, dan fungsi membuat Marketplace pribadi untuk mendistribusikan aplikasi pada para pegawai. Jika sebelumnya untuk proses upgrade software WP7 perlu menunggu produsen bersangkutan memberikan update-nya, maka untuk WP8 ini Microsoft memberi dukungan melalui update over-the-air ala Windows Updates, dan itu berlaku hingga 18 setelah OS dirilis. Secara ringkas, pembaruan Microsoft untuk WP8 bisa kamu simak melalui daftar di bawah. Dan dari beberapa fitur baru tersebut sudah penulis jelaskan di atas, dan sisanya, bakal penulis jabarkan melalui artikel WP8 lainnya.

  • Transisi core components dari Windows 8, termasuk kernel, file system, driver, network stack, security component, media dan graphics support (hmmm, tinggal menunggu waktu ya, Windows Display Driver Model juga eksis untuk WP8)
  • Dukungan untuk multi-core CPU hingga 64 core
  • Dukungan  resolusi layar 1280×720 dan 1280×768
  • Dukungan untuk kartu MicroSD
  • Internet Explorer 10
  • Background multitasking
  • Kids Corner
  • Room
  • Xbox SmartGlass, mengendalikan Xbox 360 melalui smartphone (tersedia juga untuk Android dan Windows Phone 7.5)
  • Data Sense
  • Layanan Xbox Music and Xbox Video
  • Transfer file yang lebih mudah
  • Dukungan NFC, bakal digunakan untuk pembayaran dan bebragi content melalui WP8 dan Windows 8
  • Dukungan native code C dan C++, sehingga menyederhanakan proses porting aplikasi dari platform lain seperti Android, Symbian, dan iOS
  • Penyederhanaan porting aplikasi dari Windows 8 ke WP8 (dan kompatibel dengan aplikasi Windows 8 Metro)
  • Aplikasi Wallet bisa bekerjasama dengan operator untuk branding fungsi tertentu, dengan memanfaatkan kartu SIM atau hardware smartphone
  • Dukungan peta Nokia Maps dengan mode offline dan arahan suara turn-by-turn
  • Secara default ada enkripsi 128-bit Bitlocker, Secure Boot
  • Remote device management yang mirip seperti yang diterapkan pada PC Windows
  • Integrasi VoIP dan video chat untuk semua aplikasi VoIP atau aplikasi video chat (integrasi ke dalam phone dialer dan people hub)
  • In-app purchase
  • Update firmware over-the-air melalui opsi Windows Phone Updates
  • Minimal ada dukungan 18 bulan dari Windows Phone Updates
  • Aplikasi kamera kini juga mendukung “lenses,” yang memungkinkan pihak ketiga memberikan skin dan fitur tambahan pada antar muka kameranya
  • Ada opsi default mengambil screenshot dengan menekan dan tahan tombol home + power bersamaan

Meet the new Windows Phone: Reinvented Around You

http://www.youtube.com/watch?v=a4Z1IqQbfxA


SHARE
Previous articleLucasArts: Akuisisi Disney Tidak Mempengaruhi Pengembangan Star Wars 1313
Next articleTecmo Koei Umumkan Dynasty Warriors 8

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.