Huawei Ascend D2, Ikuti Jejak LG Optimus Vu Menantang Samsung Galaxy Note II

Huawei mengikuti vendor lainnya, mengisi celah antara smartphone dan tablet dengan memproduksi smartphone berlayar 5-inchi Huawei Ascend D2. Tampaknya jelas, tahun 2013 bakal banyak diisi oleh produk berlayar 5-inchi ke atas!

Masuk kategori phablet? Well, sejatinya yang disebut phablet memberi dukungan input melalui stylush. Namun sejauh ini smartphone “raksasa” seperti Oppo Find 5 dan HTC J Butterfly ternyata tidak memberi opsi input melalui stylush. Karena itulah kita tetap sebut saja mereka sebagai smartphone (yang oversized!). Sementara yang layak disebut phablet adalah gadget yang benar – benar memiliki stylush khusus dan banyak aplikasi yang mendukung pengoperasian menggunakan pena digital tersebut. Misalnya yang lagi saat ini banyak diidamkan pengguna gadget, Galaxy Note II, dan yang baru dirilis kemarin di Indonesia, LG Optimus Vu. Mereka berdua itulah phablet sejati.

Kembali pada Huawei Ascend D2, dari nama “Ascend” kita bisa menduga smartphone ini masuk flagship dan kelas atasnya Huawei — dengan Honor II diposisikan di bawahnya. Smartphone “raksasa” ini baru saja dikonfirmasikan kemarin di China, dan menurut rencana bakal dirilis awal tahun 2013 mendatang.

Dari apa yang disampaikan Huawei selama konferensi pers-nya, Ascend D2 bakal menggunakan layar 5-inchi dengan material dan resolusi yang belum diungkapkan (kemungkinan full 1080p FHD alias 1920×1080-pixel seperti smartphone 5-inchi lainnya), serta prosesor quad-core processor dengan setiap intinya berlari di kecepatan 1.5 GHz (yang kemungkinan juga sama seperti yang digunakan dalam Honor II, K3V2, namun clock speed ditingkatkan).

Kamera utamanya 13-megapixel di belakang (terbesar dibandingkan semua smartphone 5-inchi lainnya, Oppo Find 5 mengekor di bawahnya dengan 12-megapixel), serta langsung menjalankan Android 4.1 Jelly Bean — demikian juga menentukan posisinya di atas Honor II yang masih menggunakan Ice Cream Sandwich. Selain itu juga ada kamera sekunder 1.3-megapixel dan kapasitas baterai 3000-mAh.

Dari spec-nya sepertinya menjanjikan. Namun kita perlu menunggu detail seperti jatah RAM, material layar, resolusinya, dan yang terpenting apa saja aplikasi tambahan yang ditawarkan di dalamnya. Huawei termasuk memiliki track record baik dalam menyediakan upgrade software, bahkan menurut penulis lebih baik dibandingkan LG. Semoga saja untuk flagship baru ini mereka juga terus memberi support nantinya.

Lantas bagaimana Ascend D2 ini dibandingkan dengan dua smartphone berlayar 5-inchi lainnya yang pernah kami ulas, yaitu Oppo Find 5 dan HTC J Butterfly? Dari spesifikasinya sepertinya setara, walaupun Oppo dan HTC memilih dukungan nama yang sudah dikenal, Snapdragon S4 Pro. Namun karena mereka bertiga belum dirilis, kita hanya bisa menunggu ketika sudah eksis di pasaran dan membandingkan langsung kinerjanya. Sedangkan jika di-compare dengan dua phablet yang sudah eksis di Indonesia, Galaxy Note II dan Optimus Vu, kamu bisa melihat perbandingannya di bawah.

Sumber: ZOL


SHARE
Previous articleExynos 5400: Quad-Core Cortex-A15 + GPU Mali-T678, Pertama Untuk Galaxy S IV
Next articlePorting Ilegal Kembali Muncul, Kali Ini Chase Burger Menjadi Korban
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.