Samsung GT-i9260 Galaxy Premier, Melanjutkan Peran Galaxy Nexus

Salah satu cara samsung untuk terus eksis adalah selalu mengisi tiap segmen pasar dengan Android tipe terbaru, sambil menunggu mereka menabunh genderang utama dengan meluncurkan flagship penerus Galaxy S. Seperti kemarin, mereka mengkonfirmasikan Samsung GT-i9260 Galaxy Premier.

Jika Samsung GT-i8190 Galaxy S III mini dopisisikan di kelas middle high, maka Galaxy Premier ini berada di atasnya, namun tetap posisinya di bawah Galaxy S III. Lantas kenapa tiba – tiba smartphone ini muncul? Alasan utama adalah karena mulai dijualnya LG Nexus 4, maka Samsung Galaxy Nexus resmi discontinued. Dan karena memang di beberapa negara posisi Galaxy Nexus berada di bawah flagship Galaxy S III, Samsung perlu mencari gantinya untuk mengisi “ruang kosong” tersebut.

Karena itulah mereka memutuskan mem-branding spesifikasi Galaxy Nexus sebagai Galaxy Premier ini, dengan beberapa ubahan, seperti penampilan fisik ala Galaxy S III untuk mendongkrak nilai jual, dan antar mukanya membuang stock ROM Android 4.1 Jelly Bean, menjadi Android 4.1 yang dibalut TouchWiz dengan fitur ala Galaxy S III seperti S Voice, S Beam, S Planner, Smart Stay, Pop-up Play atau efek cipratan air di layar lock screen dan wallpaper-nya.

Selain itu, karena Galaxy S III mini menyasar pasar Eropa yang memang menurut Samsung lebih banyak meminta smartphone berlayar 4-inchi, maka Galaxy S III mini itu pun tidak dijual ke sisi dunia lainnya, termasuk Indonesia. Dan jika memang benar seperti yang diungkapkan Samsung, Galaxy Premier ini bakal dipasarkan di negara – negara Eropa Timur serta Asia, dan menyusul kemudian Asia Tenggara, China, dan juga Korea. Tidak menutup kemungkinan juga bakal dijual di Indonesia nantinya. Harganya sendiri saat pertama kali dijual di Ukraina November ini adalah 5,555 hryvna, atau sekitar Rp. 6 jutaan.

Untuk spesifikasinya, seperti yang kami sebutkan di atas, Galaxy Premier tidak lebih Galaxy Nexus yang ganti baju, dengan beberapa fiturnya setara… Layarnya sama, 4.65-inchi dengan material Super AMOLED dengan resolusi 1280×720-pixel, kamera utama 8-megapixel (meningkat dari Galaxy Nexus) dengan opsi perekaman video fullHD 1080p, kamera sekunder 1.9-megapixel, 1GB RAM, internal storage 8 atau 16GB dengan slot microSD (semua Nexus tidak menawarkan slot microSD), bekerja di jaringan GSM 3G HSPA+ dan juga ada opsi 4G LTE, Bluetooth 4.0, Wi-Fi, GPS, NFC dan baterai 2,100mAh. Chipset-nya menggunakan keluarga Texas Instrument yang dikenal irit baterai, yaitu TI OMAP4470 (juga digunakan Huawei untuk Ascend P1 mereka), dengan dua inti prosesor ARM Cortex-A9 yang kecepatannya 1.5GHz, serta GPU-nya PowerVR SGX544.

Sumber: Samsung


SHARE
Previous articlePhoto Sphere, Fitur Baru Andalan Kamera Jelly Bean Bisa Diterapkan di Semua Android
Next articleThe World Ends With You Live Remix Mengambil Setting Dunia Paralel
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.