Android Sharp Keluar Jepang, Pertama Kali Melalui Aquos SH930W Berlayar Full HD

Kembali smartphone “raksasa” dengan layar 5-inchi muncul ke permukaan. Setelah  Oppo Find 5, HTC J Butterfly dan Huawei Ascend D2, kini Sharp tidak mau ketinggalan ikut andil dalam mewabahnya trend layar 5-inchi.

Nama Sharp tentu asing bagi kita, karena memang sebagian besar Android mereka tetap bertahan di Jepang saja. Padahal secara desain dan fitur yang ditawarkan bisa mengungguli tipikal smartphone Android lain yang beredar di pasaran. Namun kini sepertinya mereka ingin mencoba peruntungan di pasar global dengan salah satu Aquos Android-nya  — nama Aquos lebih familiar di Indonesia sebagai produk layar atau TV LCD / LED. Smartphone yang mereka ajukan adalah Aquos SH930W, varian yang lebih lebar layarnya dibandingkan beberapa tipe mereka sebelumnya yang hanya eksis di Jepang seperti Xx 203SH dan SH-02E.

Sementara ini Sharp Aquos SH930W baru akan dijual di Rusia mulai 9 November 2012 besok, dengan perkiraan harga yang juga belum diungkapkan. Aquos SH930W menggunakan layar 5-inch dengan resolusi full HD alias 1920×1080-pixel serta kerapatan 440ppi, atau setara dengan yang ditawarkan HTC melalui J Butterfly. Selain layar yang melebihi kualitas Retina-nya Apple tersebut, Sharp juga memilih material layar khusus yang mereka sebut sebagai IGZO, dan memiliki keistimewaan penggunaan daya yang lebih kecil dibandingkan tipikal layar konvensional, namun dengan tetap menawarkan kualitas yang lebih baik.

Sedangkan untuk spesifikasinya sebenarnya tidak banyak berbeda dibandingkan dua saudaranya yang Japan Only. Aquos SH930W diperkuat chipset Qualcomm 8260A dengan prosesor Snapdragon S4 Plus yang memiliki dua inti dengan kecepatan 1.5GHz , Adreno 225 GPU, slot microSD, koneksi data 3G HSPA, serta Android 4.1 Jelly Bean.

Sharp Aquos Xx 203SH

Inilah smartphone Android paling powerfull yang ditawarkan Sharp untuk pasar Jepang, dan rencananya bakal dirilis oleh operator Softbank Mobile awal tahun 2013 nanti. Sharp Aquos Xx 203SH tersedia dalam beberapa pilihan warna. Namun daya tarik utamanya ada layar serta di balik casing berwarna tersebut. Ukuran 4.9-inchi dengan material ASV serta resolusi HD 1,280×720-pixel dipilih oleh Sharp. Sedangkan dapur pacunya ditenagai prosesor empat inti Snapdragon S4 Pro yang kecepatan standarnya 1.5GHz, didukung GPU Adreno 320, 2GB RAM, 32GB internal storage, slot microSD, kamera utama 16-megapixel, kamera sekunder 1.2-megapixel, NFC, Android 4.1 Jelly Bean serta TV tuner. Di Jepang smartphone dengan spesifikasi dan desain keren semacam ini jamak ditemui. Fitur 3D menjadi standar, anti radiasi, atau bahkan yang bernuansa Disney seperti DM011SH dan DM010SH ini… sayang ya tidak beredar di luar Jepang.

Sharp Aquos Phone Zeta SH-02E

Di atas kami juga menyebutkan Sharp Aquos Zeta SH-02E yang juga dikonfirmasikan awal Oktober 2012 lalu bersamaan dengan harp Aquos Xx 203SH. Namun untuk Zeta SH-02E ini, Sharp untuk pertama kali mengimplementasikan teknologi layar terbarunya, IGZO (indium gallic zinc oxide)yang juga diterapkan ASUS dalam PadFone 2 mereka. Sedangkan rumornya, IGZO digunakan juga pada iPad 3 (terbukti tidak benar) dan juga iPad mini (masih belum dikonfirmasikan). Namun di luar rumor, material satu ini menjanjikan penggunaan daya yang lebih minim dibandingkan tipikal layar lainnya. Aquos Phone Zeta SH-02E sendiri menjadi smartphone Androir pertama Sharp yang menerapkannya, dan bakal dibundling bersama operator Jepang NTT DoCoMo. Fitur smartphone yang ditawarkan dengan tiga pilihan warna casing ini antara lain, kamera utama 16-megapixel, chipset Qualcomm serta prosesor Snapdragon S4 Pro dengan empat inti pada kecepatan 1.5GHz, GPU Adreno 320, NFC serta koneksi yang mendukung 4G LTE. Sedangkan layar IGZO-nya 4.9-inchi dengan resolusi 1,280×720-pixel yang kerapatannya 300-ppi. Sayangnya, si Zeta ini masih menjalankan Android 4.0 ICS, dan tentu saja, eksklusif Jepang.


SHARE
Previous articleMemperkenalkan MAG II Gun Controller
Next articleInjustice Gods Among Us Control And Battle Trailer
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.