Far Cry 3, Lebih Kompleks, Lebih Luas, Lebih Seru

Developher: Ubisoft Montreal
Publisher: Ubisoft
Genre: RPG, FPS
Platform: PS3, X360, PC
Rilis: 4 Desember 2012

Sejak Agustus 2010 lalu, Ubisoft Montreal mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan Far Cry 3, dengan rencana awalnya dirilis akhir tahun 2011. Hanya saja pada E3 2011 lalu, mereka memukul mundur perilisannya hingga tahun 2012, tepatnya 4 Desember 2012 untuk wilayah Amerika Utara. Sedangkan untuk versi Eropanya pada 29 November 2012.

Untuk sekuel kali ini, Far Cry 3 dikembangkan dengan engine grafis baru yaitu Dunia Engine 2, yang merupakan perkembangan dari engine yang dipakai dalam mengembangkan Far Cry 2.

Seperti prekuelnya, Far Cry 3 masih merupakan game first-person shooter dengan sistem open world dan juga dilengkapi oleh elemen khas RPG seperti sistem EXP point, skill tree, dan juga sistem crafting. Namun kini, Far Cry 3 menawarkan beberapa fitur yang tidak ada di seri sebelumnya, salah satunya yang pernah diungkapkan secara umum adalah karaktermu dapat menembak musuh ketika sedang dalam posisi jongkok di belakang objek tanpa menggerakan kepalamu, tetapi menggunakan tanganmu saja. Selain itu, kini mekanisme stealth dirombak lebih baik dibanding seri sebelumnya dan melalui Exp point yang kamu dapat, karaktermu dapat naik level. Dan setiap karaktermu naik level, kamu akan mendapatkan skill point yang dapat kamu gunakan untuk mempelajari skill.

Fitur looting juga semakin nyata, ketika kamu berhasil melumpuhkan musuh, kamu bisa memeriksa mayat tersebut untuk mendapatkan beberapa item penting (seperti SD card, kunci, dan sebagainya) dan juga cash yang dapat kamu gunakan untuk membeli barang dan senjata. Kamu juga dapat mengambil senjata yang mereka gunakan secara bebas setelah membunuhnya.

Area yang kamu jelajahi kini semakin luas, dan kamu dapat menjelajahinya secara bebas untuk mencari perlengkapan baru, Exp, dan menyelesaikan Side Quest. Diperkirakan, untuk menamatkan misi utamanya sendiri memakan waktu hingga 20 jam.

Habisi Musuh Dalam Satu Kali Serangan
Untuk fitur melee combat juga mengalami peningkatan, salah satunya adalah kini kamu dapat melakukan kemampuan “takedown,” yaitu dengan cara menekan suatu tombol ketika kamu sedang jongkok atau diatas target yang tidak mengetahui keberadaanmu. Maka secara otomatis karaktermu akan menyergap musuh dari belakang, dan membunuhnya secara instan. Oh ya, ketika melakukan takedown, kamu juga dapat menggeret mayat mereka ke tempat yang sepi agar musuh lainnya tidak mengetahuinya.

Kembali Ajak Kamu Mengarungi Pulau Tropis Melawan si “Gila”
Pada Far Cry 3, kembali mengambil setting lokasi di pulau tropis dimana mirip dengan seri pertamanya yaitu pada wilayah hutan Sabana di Afrika. Kini kamu akan berperan menjadi karakter baru bernama Jason Brody yang tidak pernah muncul dalam seri sebelumnya. Dia merupakan seorang turis yang terdampar di sebuah pulau bernama Rook Island yang sedang dalam konflik lokal selama bertahun-tahun.

Pada saat ia bangun dari pingsannya, ia mengingat bahwa pacarnya, Liza, telah disandera oleh salah seorang karakter antagonis bernama Vaas yang bertingkah seperti orang gila tetapi kejam. Ia juga mengingat pada waktu dirinya ditangkap dan disiksa oleh Vaas, teman baik bernama Doug, telah tewas ditangan Vaas, karena menganggap Doug pengecut. Menyadari kehidupannya terancam, Jason pun melarikan diri dari bar, tempat mereka disandera. Walau ia sempat hampir tertangkap lagi, tetapi karena perlawanannya yang cukup kuat ia berhasil selamat.

Kini, selain harus mencari Liza, ia juga mau menuntut balas terhadap Vaas yang telah membunuh teman baiknya. Dan dalam perjalanannya, ia bertemu dengan pemimpin suatu suku lokal di pulau tersebut. Pemimpin suku lokal tersebut (suku Rakyat) ternyata adalah adik perempuan dari Vaas sendiri yaitu Citra Montenegro.

Meskipun merupakan adik kandung, Citra juga sangat membenci Vaas dan bekerja sama dengan Jason untuk membunuhnya. Nantinya, beberapa misi utama akan diberikan oleh Citra serta suku Rakyat juga akan membantumu dalam beberapa misi.

Kali Ini Tak Membiarkanmu Bermain Sendiri
Jika pada Far Cry 2 tidak terdapat mode multiplayer co-op campaign-nya, maka kini kamu harus berbahagia karena Far Cry 3 dilengkapi mode tersebut. Selain itu, mode ini juga disertakan dengan cerita dan karakter yang berbeda dari mode Single-Player Campaign-nya, tetapi ceritanya masih saling berhubungan.

Untuk setting-nya sendiri memakan waktu enam bulan sebelum Jason datang ke Rook Island. Pada waktu itu, empat karakter utama yang dapat dimainkan dalam mode co-op sedang bermasalah dengan para perompak yang menipu uang mereka ketika sedang bekerja di sebuah kapal pesiar. Karena mereka membutuhkan uang itu, mereka pun mengejar para perompak tersebut hingga sampai di kepulauan Rook Island.

Mode co-op ini hanya membutuhkan waktu enam jam saja untuk menamatkan misinya. Namun kamu akan memerlukan waktu lebih lama untuk menjelajahi keindahan Rook Island. Selain kooperasi, mode ini juga menampilkan fitur elemen kompetitif ketika beraksi, salah satunya adalah kompetisi siapa yang berhasil membunuh musuh paling banyak dan sebagainya.

Inilah Karakter yang dapat kamu pakai dalam memainkan co-op Campaign. Dari kiri ke kanan mereka adalah Callum “the Scottish Thug”, Leanard “the Crooked Cop”, Mikhail “the Russian Hitman”, and Tisha “the Ex Soldier”.

Temukan Rumah dan Saudara Barumu di Rook Island
Pada waktu kamu selamat dari kejaran tentara Vaas, seorang pemuda berkulit hitam bernama Dennis menolong Jason. Dialah yang mengenalkan beberapa wilayah di Rook Island dan mengajari berbagai kemampuan untuk dapat bertahan hidup di pulau yang kejam tersebut.

Dennis bertempat tinggal pada sebuah desa kecil bernama Amanaki, dan nantinya desa tersebut juga menjadi tempat tinggal karakter utamamu. Pada desa kecil ini, banyak sekali masyarakat ramah melakukan aktifitasnya sehari-hari, seperti menyapu, berkeliling, dan membuka toko. Kamu juga dapat berinteraksi dengan beberapa NPC seperti menjual berbagai barang yang kamu dapatkan selama berpetualang, ataupun membeli perlengkapan, senjata dan amunisi.

Dari sini, petualanganmu dimulai untuk menjelajahi seluruh wilayah Rook Island. Dengan menjalankan misi utama, nantinya Dennis akan memperkenalkanmu dengan para suku Rakyat. Suku Rakyat dipimpin oleh Citra, adik Vaas yang juga berkonfrontasi dengan Vaas. Jason akhirnya bergabung dengan Rakyat untuk melawan para prajurit Vaas. Kini Jason merupakan saudara baru bagi para pejuang dari Rakyat.

Pada beberapa misi, kamu akan dibantu oleh prajurit dari Rakyat dan tidak jarang kamu akan ditugaskan untuk membebaskan para pejuang Rakyat yang ditangkap oleh para musuh. Para prajurit musuh biasanya juga membentuk kamp dimana kamu dapat meng-capture kamp mereka tersebut. Kamp-kamp para musuh ini ditunjukkan oleh bendera merah pada minimap kalian.

Kenali Wilayah Rook Island Beserta Penguasanya
Rook Island memang begitu luas dan terdiri dari beberapa pulau, pada awal permainannya kamu akan berada pada Rook Island bagian utara. Di pulau bagian utara ini terdapat suku Rakyat yang dipimpin Citra yang berusaha melawan aksi kejahatan dari Vaas yang sedikit gila. Pada wilayah utara ini banyak ditemui kamp musuh dibawah penguasaan Vaas yang dijaga ketat. Selain itu, pada pulau utara ini terdapat satu desa bernama Amanaki yang tak lain merupakan tempat tinggal bagi Jason di game ini.

Pada wilayah selatan Rook Island atau yang sering disebut South Island, memiliki penguasa yang berbeda bernama Hoyt Volker. Hoyt tidak gila seperti Vaas, tapi dia dijuluki Armageddon karena juga sama kejamnya. Hoyt Volker memiliki tentara bayaran sendiri untuk melindungi nyawanya.

Sedangkan untuk mode kooperatif-nya bertempat pada pulau yang berbeda, tetapi masih dalam satu kepulauan. Sekilas memang tidak sebesar pulau tempat Jason terdampar, tapi untuk mengeksplorasinya juga memerlukan waktu yang cukup lama lho.

Lanjut ke halaman 2 untuk detail karakternya…

1
2
3

SHARE
Previous articleInstagram Meluncurkan Web Profiles, Tetap Eksis Melalui Desktop PC
Next articlePlaystation Magazine Ditutup, Pertanda Pergeseran Jaman?
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.