Merubah PSVita Menjadi Kacamata X-Ray Dengan Sly Cooper: Thieves in Time

Pertama kali dikonfirmasikan selama presentasi Sony di event E3 2011, Sly Cooper: Thieves in Time langsung menjadi satu pilihan game unggulan untuk PS3. Sayang perilisannya tidak bisa secepat harapan. Apalagi dengan PSVita yang masih “terseok-seok” penjualannya, Sony pun punya ide untuk membuat PSVita sebagai “gadget” terbaik untuk membantu Sly Cooper selama memulihkan sejarah Thievius Raccoonus, dengan menjadikan PSVita sebagai “layar kedua” yang memaksimalkan fungsi Augmented Reality handheld Sony tersebut untuk mencari harta karun benda seni yang tersembunyi di sepanjang permainan.

Sly Cooper: Thieves in Time awalnya dikonfirmasikan sebagai game action-platformer untuk PS3. Namun Sanzaru Games selaku developer ternyata juga menyiapkan versi PSVita-nya, yang dikonfirmasikan 18 Mei 2012 lalu. Walaupun awalnya serial ini dikembangkan oleh Sucker Punch Productions untuk PS2 hingga seri ketiganya Sly 3: Honor Among Thieves, namun kini untuk game keempatnya Sanzaru Games, yang sebelumnya memport prekuelnya untuk grafis high-definition PS3 melalui The Sly Collection dipercaya Sony untuk menggarapnya.

Thieves in Time mengambil setting dunia yang dipenuhi binatang anthropomorphic, alias binatang dengan karakteristik tubuh seperti manusia — dan kini keseluruhan setting-nya diklaim tiga kali lebih besar dari ketiga prekuelnya. Dengan cerita yang diambil pasca Sly 3: Honor Among Thieves, kamu masih mengikuti aksi Sly Cooper, seekor (atau seorang ya!?) raccoon yang menjadi keturunan keluarga pencuri ulung, yang kini bersama sisa raccoon pencuri lainnya berusaha mencari dan menemukan Thievius Raccoonus, buku yang berisi detail silsilah keluarga Cooper yang dipercaya telah hilang. Bersama mereka mencari buku tersebut setelah mesin waktu yang dibangun oleh Bentley di akhir game ketiga ternyata justru menghadirkan bencana baru di game keempatnya ini. Kamu mengendalikan Sly, Bentley, Murray, Carmelita Fox, dan leluhur Sly lainnya yang berbekal kemampuan mencuri seperti mengendap – endap, lincah bergerak melalui tiang dan tali, melompati platform sempit, dan tentu saja mencuri item dari para penjaga.

Kostum yang pas, memang di cerita aslinya Robin Hood juga berprofesi sebagai “pencuri,” ya :)

Fitur baru yang sudah dikonfirmasikan bakal hadir dalam game ini terwujud melalui kostum yang bisa didapatkan di sepanjang permainan, yang memberi Sly akses ke ability baru. Misalnya ada kostum armor yang memungkinkan Sly menangkis kembali proyektil yang diarahkan padanya dengan perisai, kostum Robin Hood dengan teknik menembakkan anak panah ke target dan menciptakan jalan dari tali, atau kostum bernuansa Arab yang memberinya kemampuan untuk memperlahan jalannya waktu, serta pedang untuk menghancurkan obyek keras. Kostum tersebut bisa dibawa kembali ke level yang mungkin sudah dilalui sebelumnya, sehingga bisa membantu untuk membuka area rahasia. Selain itu Sony juga mengkonfirmasikan jika game ini mendukung tampilan grafis  stereoscopic 3D, jika layar HDTV-mu memiliki output tampilan 3D.

Namun yang paling menarik dari Thieves in Time ini tidak lain adalah versi PSVita-nya. Dikonfirmasikan pengembangannya belakangan, sepertinya Sony punya rencana khusus dengan versi handheld tersebut. Dan ternyata benar, versi PSVita menjadi wujud awal dari program “Cross Buy” yang mulai dicanangkan Sony sejak Agustus 2012 lalu. Program tersebut memungkinkan kita yang membeli versi PS3 game yang termasuk Cross Buy, juga mendapatkan kopi versi PSVita-nya dalam bentuk digital. Kamu bakal mendapatkan kode download ketika membeli versi PS3-nya, yang bisa di-redeem melalui  PlayStation Store-nya PS Vita, sehingga game versi PSVita-nya sepenuhnya gratis — ya ya, tentu saja kita hanya menanggung biaya download gamenya. Selain Thieves in Time, game lain yang juga masuk program Cross Buy adalah PlayStation All Stars Battle Royale.

Selain Cross Buy, Thieves in Time juga menjadi game kedua Sony selain PlayStation All Starts Battle Royale yang mendukung fungsi Cross Play. Walaupun di sini fitur Cross Play-nya lebih ke arah fungsi sekunder selama bermain, namun tetap menjadi ide yang menarik seandainya ke depannya Sony mampu mengekspos kemampuan PSVita untuk mendukung permainan game PS3. Selain cross-save dimana kedua game tersebut berbagi satu data save, melalui Thieves in Time kita mendapatkan fitur keren Cross Play melalui kemampuan PSVita membaca tampilan Augmented Reality. Kamu bakal menggunakan kamera PSVita untuk mencari item berharga di sepanjang permainan PS3-nya, dan memposisikan PSVita sebagai semacam kacamata X-ray.

Cukup arahkan PSVita ke layar TV, dan tekan tombol untuk mengunci tampilan yang saat itu terlihat pada layar, maka tampilan X-ray bakal muncul pada layar PSVita, menampilkan semua item tersembunyi yang tak kasat mata saat memainkan versi PS3-nya. Jadi diperlukan dua pemain di sini, dan pemain yang membawa PSVita yang sudah mengetahui dimana ada item tersembunyi, cukup menekan layar sentuhnya  untuk memunculkan pointer di  TV sehingga pemain satunya yang mengendalikan kontroler PS3-nya bisa mencari dan menemukan item tersembunyi tadi!

Sly Cooper: Thieves in Time for PS Vita

Selain itu kamu juga bisa menggunakan Augmented Reality untuk membantumu mengumpulkan harta kuno tersembunyi lainnya di sepanjang permainan. Ada banyak permadani indah, lukisan, mosaik dan karya seni lainnya yang tersembunyi dan dengan mudah ditemukan melalui fungsi Augmented Reality-nya PSVita. Itu saja? Kami juga mengetahui jika kamera PSVita dengan mudahnya mampu digunakan untuk mengumpulkan benda – benda tersembunyi tersebut dengan caa memotretnya ketika kita menemukannya melalui layar PSVita. Jadi tinggal arahkan PSVita ke TV untuk membidik dimana item tadi berada, tekan tombolnya maka Sly bakal mengambil item tersebut! Lebih jelasnya, bisa kamu lihat melalui video berikut.

Sly Cooper Thieves in Time Augmented Reality

[nggallery id=165]


SHARE
Previous articleMelihat Fitur Live 2D di Summon Night 5
Next articleZophone i5, Tiruan iPhone 5 yang Paling Akurat
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.