Sebelum Mainkan Absolution, Tersedia Hitman: Damnation Sebagai Prekuel

Developer: IO Interactive
Publisher: Square Enix
Engine: Glacier 2
Platform: X360 PS3 PC OnLive
Release Date: 20 November 2012
Genre: Third-person Shooter

Melanjutkan preview Hitman: Absolution serta detail mode Contracts, dan bakal terus kami lanjutkan sampai menjelang game tersebut dirilis 20 November mendatang, berikut sedikit penjelasan mengenai prekuel game ini yang dirilis dalam format novel.

Mengiringi peluncuran Hitman: Absolution, kita juga mendapatkan sebuah format lain melalui Hitman: Damnation. Novel kedua di tengah serial Hitman ini ditulis oleh Raymond Benson (biasanya dia menyebut dirinya sebagai David Michaels), nama yang tidak asing di dunia fiksi bernuansa spionase, karena dia juga yang mengerjakan beberapa novel James Bond dan Splinter Cell. Novel ini dirilis 30 Oktober 2012 kemarin, dan diterbitkan oleh Del Rey Books.

Mengambil setting antara Hitman: Blood Money dan Absolution, demikian Damnation menjadi jembatan bagi mereka yang ingin mendalami cerita Agent 47 di game ini. Ceritanya sendiri terfokus pada 47 yang mendapat tugas terberat dalam karirnya, dia diperintahkan menghabisi seorang politikus trkenal Amerika, namun ternyata sebelum misi pembunuhan itu terjadi, dia menemukan bukti bahwa apa yang dia jalani tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Jika tertarik, kamu bisa membaca sebagian awal dari novel tersebut melalui link ini.

Melengkapi informasi ini, berikut kami berikan juga dua trailer terbaru yang dirilis Square Enix.

Hitman Absolution – Living, Breathing World

Hitman Absolution – Ultimate Assassin Trailer


SHARE
Previous articleResmi Sudah, Michael Arndt akan Menulis Skrip Star Wars Episode VII!
Next articleKenali Para Leluhur Keluarga Pencuri Dalam Sly Cooper: Thieves in Time
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.