Membongkar Nintendo Wii U, Melihat Lebih Dekat CPU dan GPU Racikan IBM

Nintendo Wii U memang sudah dirilis. Namun spesifikasi teknisnya memang tidak diungkapkan sampai mendetail, karena memang IBM meraciknya secara custom atas permintaan Nintendo — bahkan berapa besar clock speed prosesornya pun tidak diungkapkan. Namun kita bisa melihat detail “jeroan” Wii U tersebut berkat Anand Lal Shimpi dari Anandtech. Dia berani membuka dan melihat satu per satu apa saja part yang dugunakan Nintendo untuk membangun Wii U tersebut.

Seperti kami jelaskan sebelumnya, pertama kali dijual 18 November kemarin Wii U datang dalam dua varian, basic dan deluxe. Untuk basic warnanya putih, sedangkan yang deluxe warnanya hitam. Keduanya menggunakan material glossy, namun yang deluxe lebih suka menyisakan jejak minyak di badannya. Deluxe memberi internal storage 32GB (berformat eMMC NAND dari Samsung), sedangkan yang basic 8GB, dan karena game tidak bisa diinstall di storage eksternal (Wii U mendukung ekspansi HDD eksternal), maka pilihan terbaik adalah paket deluxe. Selain itu, deluxe memberimu stand/dudukan dan cradle untuk Wii U GamePad, dan juga stand untuk konsol itu sendiri.

Setelah dibongkar, diketahui jika Wii U ditenagai oleh modul multi-chip, dengan CPU berbasis PowerPC yang dibangun menggunakan teknologi 45-nanometer dari IBM. Sedangkan GPU-nya bisa dibandingkan dengan seri RV7xx dari AMD, dengan memory RAM sebesar 2GB DDR3 yang dibagi alokasinya dengan CPU. Kemudian konsumsi power Wii U juga tergolong lebih kecil dibandingkan konsol lainnya, maksimal dalam pengujian mereka hanya menarik 32.8 watt tenaga listrik ketika kamu booting dan berada di dashboard-nya. Dan memainkan New Super Mario Bros. U pun hanya membutuhkan tenaga 33 watt selama gameplay.

Terlihat internal storage eMMC NAND 32GB dari Samsung

Kemudian beberapa detail “jeroan” lain Wii U, seperti optical drive-nya menggunakan format custom untuk game storage, namun kapasitasnya diklaim setara seperti Blu-ray, yaitu 25GB untuk setiap disc-nya. Sedangkan read speed maksimal yang ditawarkan format custom tersebut mencapai 22MB/s. Ada dua antena yang meakili dua independent wireless controller, satu untuk chip 802.11b/g/n WiFi, dan satu lagi untuk dedicated 802.11n controller yang menangani fitur streaming Miracast antara Wii U dan layar GamePad.

Modul memory-nya tersebar di sekeliling modul multi-chip-nya, yang masing – masing berkapasitas 4Gb (512MB) Hynix DDR3-1600

Kemudian untuk RAM, terpasang pada board-nya adalah empat 4Gb (512MB) Hynix DDR3-1600 di sekeliling MCM (Multi Chip Module) Wii U. Memory tersebut dibagi untuk alokasi kebutuhan CPU dan GPU, dengan peak memory bandwidth sebesar 12.8GB/s. Bandingkan dengan Wii yang memiliki 32-bit wide GDDR3 memory interface yang berjalan maksimal pada datarate 1.4GHz dengan total 5.6GB/s bandwidth (tidak termasuk eDRAM). Alokasi memory untuk CPU dan GPU Wii U tersebut cukup besar, dan ukuran bandwidth-nya setara dengan Samsung Nexus 10 dan iPad 3/4. Namun karena resolusi layar yang didukung Wii U lebih kecil, seharusnya jatah eDRAM yang bisa digunakan untuk CPU dan GPU juga lebih besar dibandingkan gadget pembanding tersebut.

Terlihat MCM (Multi Chip Module) Wii U yang juga dilindungi integrated heat spreader (gambar di atas heatspreader-nya sudah dilepas). Die prosesornya dari IBM terbuat dari 45nm SOI process, serta die GPU RV7xx yang terlihat paling besar dikembangkan dengan teknologi 40nm. Ada satu die kecil di sana, yang diduga sebagai off-chip memory.

Secara spesifikasi, dengan pembaruan Nintendo seharusnya Wii U saat ini berhasil menyalip Xbox 360 dan PlayStation 3 secara sprint. Apalagi kita juga mendapatkan metode pengendalian yang unik melalui GamePad. Namun sampai kapan Nintendo merajai era baru konsol generasi delapan (yang sejauh ini baru Wii U saja kontestannya), kita tidak bisa memastikan mengingat Sony dan Microsoft sudah mengantongi apa senjata andalan Nintendo melalui Wii U, dan bisa jadi mereka berdua mampu mengatasinya dengan tawaran yang lebih baik melalui Xbox 720 dan PlayStation 4. Oh ya, jika mungkin kalian bertanya – tanya, baterai GamePad Wii U kapasitasnya hanya 1,500-mAh, tidak heran hanya bertahan digunakan aktif selama 3 jam-an saja… :)

Sumber: Anandtech


SHARE
Previous articleUncharted: Fight For Fortune, Nathan Drake Pun “Bermain Kartu”
Next articleInazuma Eleven 1,2,3: Endou Mamoru Densetsu Ditunda!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.