Slingshot, DLC Pertama XCOM: Enemy Unknown, Memburu Alien Sampai ke China

Mereka para pemain XCOM: Enemy Unknown pasti sudah tahu jika Firaxis Games menyiapkan downloadable content pertamanya sejak game tersebut dirilis 9 Oktober 2012 lalu. Dan hari ini, DLC pertama (dari dua yang direncanakan) yang berjudul Slingshot tersebut resmi dirilis.

Kamu bisa mendapatkan paket DLC XCOM: Enemy Unknown ini mulai hari ini, dengan harga $6.99 (560 MS Points) pada PlayStation 3, Xbox 360, dan Windows. Paket DLC ini menambahkan tiga mission dari Council yang mengambil setting di China, serta mengajukan karakter squad playable baru (lengkap dengan suara dan storyline sendiri), hingga opsi kustomisasi yang lebih baik. Menyelesaikan ketiga mission Slingshot ini memberimu jalan pintas mendapatkan senjata Blaster Launcher dan Fusion Lance. Kustomisasinya sendiri bisa dipilih dari armor Titan, Ghost, Archangel, dan Psi, sekaligus juga ada beberapa tambahan style rambut dan helmet untuk para soldier.

Namun karena setting yang menjauh dari arena perburuan alien game utamanya, DLC ini memaksamu memainkan kembali gamenya dari awal, bahkan tidak membawa status terakhir squad yang kamu mainkan sebelumnya. Memang tiga mission yang diberikan cukup menjaga ketegangan yang dirasakan dari game sebelumnya, namun sepertinya harga $6.99 terlalu tinggi untuk tiga misi ini yang banyak dirasakan para pemainnya kurang memorable. Misi pertama sebatas penyelamatan anggota Triad Shaojie Zhang yang menjadi tokoh sentral cerita DLC ini, namun dua misi terakhir memaksamu menyerang UFO yang melayang di atas Asia. Kamu bsia dengan mudah menggunakan high explosives untuk menghancurkan target di pesawat alien tersebut.


SHARE
Previous articlePermainan Tak Berakhir Setelah Berkorban Nyawa di Soul Sacrifice
Next articlePerombakan Zynga Terus Berlanjut, Kali Ini Korbannya Mafia Wars 2
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.