Tom Clancy’s Splinter Cell: Blacklist, Bisa Disebut Stealth, Shooter atau Platformer

Developer: Ubisoft Toronto
Publisher: Ubisoft
Engine: LEAD Engine (Unreal Engine 2.5)
Platform: Microsoft Windows, PlayStation 3, Xbox 360
Release Date: 29 Maret 2013
Genre: Action Adventure

Ubisoft pertama kali mengkonfirmasikan keberadaan sekuel terbaru serial Tom Clancy’s Splinter Cell selama event Electronic Entertainment Expo 2012 lalu. Tom Clancy’s Splinter Cell: Blacklist, demikian judul lengkapnya, menjadi seri keenam dari keseluruhan serial stealth action tersebut. Game yang dikembangkan untuk X360 PS3 dan PC Windows ini memang belum dipastikan tanggal rilisnya tahun depan, namun Ubisoft tetap rajin menjaga respon penggemar Splinter Cell dengan rutin merilis trailer barunya, atau menggelar promo yang melibatkan para gamer seperti kontes yang diadakan bersama GameStop.

Seperti yang mereka lakukan kemarin, melalui Animation Director, Kristjan Zadziuk, kita diajak mengenali beberapa kemampuan Sam Fisher dalam menghabisi musuhnya dengan gerakan – gerakan non-lethal yang tidak menimbulkan kegaduhan. Sepertinya Fisher cocok menjadi salah satu anggota dari garis keturunan nenek moyangnya Desmond nih!! Langsung saja kamu lihat videonya berikut:

Splinter Cell Blacklist – Non-Lethal Variety

Bagi yang belum mengetahui, Blacklist mengikuti event yang terjadi pasca Splinter Cell: Conviction (tepatnya enam bulan kemudian), dimana presiden Amerika Serikat, Patricia Caldwell resmi membubarkan kelompok agen rahasia Third Echelon, dan memerintahkan semua operasi mereka untuk dibatalkan secepatnya. President Caldwell memutuskan untuk menggantikan agency yang dianggap sudah tidak murni tersebut dengan “Fourth Echelon” – tim elit baru yang anggotanya diambil dari beberapa agency, beroperasi secara mobile, serta selalu berkeliling dunia melakukan misi individu yang diberikan oleh presiden. Dan saat ini Sam Fisher diposisikan sebagai komandan agency tersebut. Simak trailer di bawah mengenai “kematian” Third Echelon.

Splinter Cell Blacklist | Official Pop-up Video

Dengan tugas utama Fourth Echelon menghentikan semua aktivitas Third Echelon yang tersisa, ternyata ada kelompok beranggotakan 12 orang teroris yang memicu teror ultimatum dengan sebutan “The Blacklist” – ditandai melalui hitungan mundur disertai makin meningkatnya aktivitas serangan teroris kepada aset – aset penting di Amerika Serikat. Karena itulah Fisher dan timnya harus melacak dan membasmi para teroris tersebut, dan menghentikan hitungan mundur yang dilakukan Blacklist sebelum mencapai angka nol. Untuk sedikit bocoran gameplay-nya, bisa kamu lihat trailer di bawah!

Splinter Cell Blacklist | E3 Gameplay Commented Walkthrough

Dari pertama kali diperkenalkan, Blacklist sudah memasukkan beberapa mekanisme gameplay baru (yang sebagian diperkenalkan melalui Conviction), seperti yang disebut “killing in motion,” memungkinkanmu memilih target dan menghabisi mereka dengan gerakan yang cepat, namun bisa juga dengan tetap sambil terus maju — hmm, semacam gerakan aggressive stealth seperti yang biasa kami temui dalam Assassin’s Creed. Melihat beberapa demonya, Blacklist makin membuat Splinter Cell kehilangan fokus utama stealth yang kita kenal dari game – game awalnya. Namun kami rasa itu lebih baik, karena style ala Jason Bourne ini pasti bisa dinikmati lebih banyak tipikal gamer, bukan sekadar yang doyan mengendap – endap saja.

Kemudian juga diterapkan integrasi pengenalan suara melalui Kinect-nya Xbox, yang memungkinkan kita meneriakkan sesuatu untuk mengalihkan perhatian musuh, dan kemudian menyerang mereka ketika lengah. Selain itu, Blacklist juga menandai digantinya aktor veteran serial game ini, Michael Ironside yang kini perannya jatuh kepada Eric Johnson (yang mungkin kamu kenal sebagai Brady dalam salah satu season serial TV Supernatural), dan dia juga yang bakal memerankan suara serta motion capture untuk Sam Fisher kali ini.

Splinter Cell Blacklist | First Look: Closer Than Ever

Satu yang menarik dari armor yang dikenakan Sam Fisher kali ini adalah adanya cahaya hijau di punggungnya — selain tentu saja tiga cahaya yang muncul dari kacamata hi-tech yang dikenakannya. Cahaya hijau di punggung itu sebenarnya indikator cahaya, yang menunjukkan seberapa tersembunyi tubuhnya dari lingkungan sekitar. Sepertinya bakal bersinar ketika dia berhasil tersembunyi di kegelapan. Hehe, agak aneh juga ya, mana ada seorang agen yang beraksi diam – diam mau kostumnya menyala hijau saat berusaha menyembunyikan dirinya?

Salah satu kemampuan baru Sam Fisher, yang menjadikannya layak sebagai salah satu anggota garis keturunan nenek moyang Desmond… memanjat dinding!!

Namun kami sendiri lebih menangkap itu solusi pengembang untuk menghadirkan antar muka selama permainan yang bersih dari simbol/ikon apa pun. Bahkan menurut kami ini juga lebih baik daripada harus membuat layar berubah menjadi hitam atau putih kapan pun dia tersembunyi selama beraksi dalam Splinter Cell: Conviction. Masih tidak terima dengan kostum menyolok tersebut? Jangan kuatir, karena Ubisoft juga berencana menyediakan beberapa kostum yang bisa dikustomisasi bisa kamu pilih menggantikan kostum yang dikenakan Fisher saat ini.

Bicara kustomisasi, kostum Fisher memegang perangan penting. Menjadi Splinter Cell pertama dengan kostum yang bebas dimodif dan diupgrade sebenarnya ahak riskan, karena gamer sudah terbiasa dengan Fisher yang apa adanya dulu, dan lebih mengandalkan kemampuan stealth. Namun kali ini pengembang berusaha menyeimbangkan unsur stealth dan action. Setiap kali kamu mengganti kostum, ada satu dua elemen permainan juga terpengaruh. Mengenakan gadget tertentu, misalnya, bisa membuat senjatamu lebih kuat (itu mengarah pada kepuasan pemain yang berorientasi action). Atau kamu bisa membuat kostumnya Fisher lebih “pelan” saat dia bergerak, sehingga lebih menunjang aktivitas stealth. Jadi kamu bisa mencoba mix-and-match kostum yang berbeda untuk menemukan style permainan yang paling nyaman buatmu. Bicara gameplay stealth, cek saja video di bawah untuk salah satu contohnya:

Splinter Cell: Blacklist | Alternative Ghost-Play Walkthrough

Beberapa detail lain yang sudah diungkapkan seperti mode kerjasama koperatip dari Conviction juga kamu temukan kembali di sini, bergabung dengan dibangkitkannya mode “Spies vs. Mercs,” mode klasik dari dua seri Splinter Cell yang eksis pada konsol generasi enam (Pandora Tomorrow dan Chaos Theory). Kemudian Fisher juga bisa menyeret tubuh musuh dan menyembunyikannya, salah satu aspek stealth yang bisa menyeimbangkan kentalnya unsur action dalam Blacklist. Oh ya, kami juga mengetahui jika uang yang kamu dapatkan sepanjang permainan bisa digunakan baik selana memainkan mode single dan multiplayer-nya… sip lah, pasti banyak yang menyambut baik opsi tersebut.

Dan seperti kebanyakan game kelas atas Ubisoft lainnya, bonus bagi mereka yang memesan secara pre-order juga disediakan sejak beberapa bulan lalu. Disebut Upper Echelon Edition, mereka yang memesan pre-order game ini bakal mendapatkannya dalam sebuah paket casing steelbook dan di dalamnya disertakan poster ukuran A2 poster. Selain itu, Upper Echelon ini juga memasukkan bonus digital content termasuk mission tambahan (Aral Sea co-op Mission) selama game, dan juga sneaking suit spesial (Upper Echelon Suit) dengan perlengkapan goggle warna keemasan (Gold Glowing Goggles). Sayangnya sementara ini edisi khusus pre-order itu eksklusif UK saja.

Splinter Cell Blacklist | Official Fifth Freedom Trailer


SHARE
Previous article5 Hal Yang Harus Kamu Tahu Dalam Film ‘Life Of Pi’
Next articleJika 100 Mod Berjalan Secara Bersamaan dalam Skyrim!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.