Flow The Cloud, Antar Burung yang Mengantuk Kembali ke Sarangnya!

Genre puzzle yang casual masih menjadi pilihan banyak developer game yang terjun ke ranah mobile, salah satunya adalah Chocoarts, yang bulan lalu merilis Flow The Cloud untuk pasar iOS. Chocoarts sendiri adalah developer game independen yang berasal dari Jakarta, yang sebelumnya sempat memenangkan kompetisi Mobile Game Developer War 3 (MGDW 3) yang diadakan Agate Studio bekerja sama dengan Nokia dan Himpunan Mahasiswa Komputer (Himakom) UGM dengan game-nya saat itu, Jago Kabo.

Flow The Cloud sendiri mengisahkan Chobby, seekor burung gendut yang sangat suka tidur. Masalahnya, dia suka mengantuk dan tertidur di mana saja dan kapan saja. Karena tubuhnya yang gendut, dia kesusahan untuk terbang kembali ke sarangnya dengan cepat. Untungnya, Chobby dikelilingi banyak awan yang bisa digunakannya sebagai jalan untuk kembali ke sarangnya. Tugas kamu dalam game ini adalah mengantarkan Chobby kembali ke sarangnya, dengan cara mengatur awan-awan yang ada supaya menjadi jalan yang terbaik bagi Chobby untuk kembali ke sarangnya. Hati-hati, jangan sampai salah dalam mengatur awan-awan, atau kalau tidak Chobby yang sudah mengantuk bakal menangis bila tersesat. :(

Flow The Cloud – Official Trailer

Ketika dihubungi Duniaku.net, Chocoarts mengungkapkan bahwa mereka memiliki keinginan untuk membuat sebuah game full scale 3D. Namun sebelum itu, mereka ingin mulai belajar dengan mengembangkan game casual 3D terlebih dahulu. “Mimpi kita nanti, bikin game yang full scale 3D, nah tapi kita mesti realistis juga kan sama kemampuan kita, makanya kita jangan belajar jalan dulu sebelum kita belum belajar merangkak. Nah, kita kecilin scope game-nya jadi game 3D kecil sederhana. Disitu kita belajar pelan-pelan dan belajar bagaimana caranya bikin produk jadi,” ungkap Mega Denditya, Representatif Chocoarts saat dihubungi Duniaku.net. “Jadi fokusnya make a great little game, daripada big game tapi gamenya half baked,” tambahnya.

Game ini menyediakan sekitar 70 level, dimana kamu juga akan menemukan banyak alat dengan beragam fungsi yang ada di awan, seperti kristal, portal hingga trampolin. Game ini juga menyediakan fitur Achievement dan Leaderboard, yang bisa kamu gunakan untuk membandingkan hasil permainan kamu dengan pemain lainnya. Mengenai inspirasi dari Flow The Cloud dan desain Chobby yang lucu ini, Mega juga menjelaskan lebih jauh. “Kita mau bikin char-nya cute dan lucu, karena puzzle fans hampir 60% itu cewek. Minimal karakter-nya appealing ke cewek. Untuk awannya sendiri langsung dapet inspirasinya karena game mechanic-nya, yaitu ada benda yang bisa kita jalanin kesana dan kemari keliling area. Jadi karakternya ditambahin sayap biar jadi burung dan benda yang bisa keliling itu dijadiin awan,” jelasnya.

Game ini sendiri sudah memasuki pasar iOS sejak pertengahan November lalu, dan menurut Mega, dalam waktu kurang dari sebulan, game yang mereka pasarkan sendiri ini sudah diunduh ratusan kali. “Untuk download-nya udah sampe ratusan, dan saat ini lagi mau kearah ribuan,” ujarnya.

Mega juga menuturkan, bahwa saat ini mereka juga tengah menyiapkan dua game baru, satu untuk Nokia dan satu untuk pasar iOS. Untuk game Nokia, mereka akan segera merilisnya dalam waktu dekat, sedangkan untuk game iOS, akan dirilis pada pertengahan 2013 yang akan datang.

Tertarik dengan Flow The Cloud? Kamu bisa langsung men-download game-nya di iTunes dengan banderol harga US $0.99. Ayo antar kembali Chobby yang sudah mengantuk kembali ke sarangnya!


SHARE
Previous articleMemperingati 25 Tahun Megaman dan Street Fighter, Kita Sambut Street Fighter X Megaman!
Next articleValve Persiapkan DotA 2 untuk Tablet?
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.