Mantan Pendiri Bungie Konfirmasikan Morning Star, FPS Mobile Berjiwa Halo

Developer: Industrial Toys
Release Date: Spring 2013
Genre: Shooter
Platform: iOS
Publisher: Industrial Toys

Kemarin kami melihat bahwa Disney makin percaya diri mengembangkan pasar Asia dengan game free-to-play dan mobile, kini berita lain datang dari mantan pendiri Bungie, dan juga salah satu kreator serial Halo, Alex Seropian. Februari 2012 lalu dia meninggalkan studio tersebut dan mendirikan studio baru Industrial Toys, bersama manager Dreamworks R&D Brent Pease. Tujuannya membuat game mobile untuk gamer hardcore. Setelah itu memang tidak ada berita lanjutannya. Sampai kemarin Seropian bersama presiden studio tersebut Tim Harris, buka mulut mengenai proyek pertamanya Morning Star, sebuah first-person mobile yang tentu saja memiliki “jiwanya” serial Halo.

Konfirmasi Industrial Toys memang tidak ada yang menduga. Namun jelas mereka berambisi menghadirkan pengalaman hardcore konsol ke dunia mobile. Apalagi Morning Star yang mereka ungkapkan ini disebut sebagai sebuah gambaran baru game shooter fiksi ilmiah. Industrial Toys pun terfokus pada tiga poin utama selama pengembangannya, yaitu komunitas dan multiplayer, kontrol yang didesain khusus untuk pengoperasian layar sentuh, serta AI musuh dan desain encounter-nya.

Kemudian seakan tidak cukup dengan nama besar Seropian, Industrial Toys pun juga menggandeng para penulis ilmiah seperti John Scalzi dan artis comic Mike Choi serta Philip Tan. Scalzi bakal berperang sebagai pembangun latar belakang cerita  dunia Morning Star. Sedangkan Mike Choi dan Philip Tan yang pasti sudah familiar bagi mereka penggemar Marvel/DC, dipisisikan sebagai Lead Concept Artist, dan semua art direction game ini diatur olehnya.

Seropian mengungkapkan jika Morning Star mengambil setting tahun 2130. Sekelompok peneliti (termasuk di dalamnya karakter utama game ini, Charlie Campbell) dikirim dalam sebuah pesawat penelitian yang dilengkapi persenjataan militer MSRV-Joplin untuk menyelidiki sinyal misterius yang datangnya ternyata dari dalam tata surya — tepatnya dari salah satu bulan yang mengorbit di planet Saturnus.

Concept art yang menunjukkan Charlie Campbell, karakter utama Morning Star. Dan juga seperti apa penampilan alien Dust.

Saat mereka sampai di sumber pemancar sinyal tersebut, mereka mendapati bahwa ternyata itu sinyal permintaan bantuan, yang muncul dari sebuah artefak semacam portal. Dan melalui portal tersebut juga, satu tim tersebut dilontarkan ke luar galaksi di sebuah planet yang hancur bernama Oberon, dan terjebak di tengah konflik alien. Planet tersebut diperintah oleh Dust, ras jahat yang bertanggung jawab atas kehancuran yang terjadi di sana.

Rupanya fungsi portal tadi bukan hanya mentransfer siapa saja yang menemukannya ke Oberon, namun karena sudah disabotase oleh Dust, siapa pun yang menemukan portal tersebut bakal mentrigger sebuah ledakan besar matahari dan bisa mengancam, atau bahkan menghancurkan keseluruhan sistem tata surya termasuk Bumi. The End? Tidak juga! Karena artefak alien yang mereka temukan tadi selain berupa pemacar SOS, juga sebuah portal, pemicu awal kehancuran, sekaligus juga sebagai mesin waktu, yang memungkinkan Charlie untuk memundurkan apa yang sudah dilakukan Dust. Dan karena semua awal Joplin tewas ketika mereka sampai di Oberon, hanya Charlie saja yang menjadi harapan galaksi dan juga manusia.

Seropian menambahkan melalui game ini pihaknya ingin merubah ekspetasi para core gamer terhadap game mobile. Seperti tertuang dalam kutipan statement-nya berikut:

“With Morning Star, we’re looking to change expectations for what kind of experience core gamers get from their mobile devices. We’re breaking new ground on everything from the visuals to the story to the ongoing support we’ll provide in the way of content, events and player involvement. It’s gonna be nuts.”

Sekarang ini memang detail bagaimana Morning Star dimainkan masih belum diungkapkan. Namun Harris mengungkapkan jika tim R&D mereka banyak bereksperimen dan melihat perkembangan kontrol yang mengoptimalkan layar sentuh dari game lain yang sudah eksis saat ini. “You’ve heard us dump on virtual joysticks and other things that have been ported over from console gaming to touch, and we’ve eschewed that completely.” ujar Tim Harris.

Oh ya, kami juga mendapatkan kepastian jika Morning Star ini dikembangkan menggunakan engine Unreal, serta memasukkan unsur multiplayer yang terintegrasi dengan fitur yang berbasis komunitas, kemudian bakal didistribusikan secara berkala dalam format episode. Harris juga menjanjikan bahwa game pertama mereka ini menjadi game first-person shooter mobile pertama yang menerapkan AI untuk karakternya. Demikian kamu bakal mendapatkan pengalaman bermain yang berbeda setiap kali memainkannya.

Sepertinya ambisi mereka cukup besar untuk pasar mobile, yang memang saat ini berkembang begitu pesatnya. Well, semoga saja game shooter dengan nuansa Halo ini mampu mengubah cara pandang gamer hardcore terhadap game mobile. Kita tunggu saja rencana perilisannya sementara ini untuk iOS pertengahan 2013. Sedangkan versi Android-nya juga sudah direncanakan, namun belum dipastikan kapan bakal hadir. Sementara bisa kamu nikmati dulu screenshot dan juga trailer perdananya berikut ini:

Morning Star — Mobile Shooter Announcement Teaser


SHARE
Previous articleHomebrew Channel Bisa Dijalankan di Wii U, Ratusan Aplikasi Menunggu!
Next articleTop Up Fiesta & Get Poin Reward – Rappelz Indonesia : New War!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.