AllWinner dan MediaTek Konfirmasikan Chipset Quad-Core Pertama

Kamu pengguna smartphone atau tablet lokal yang mayoritas berasal dari China, pasti familiar dengan nama AllWinner atau MediaTek. Keduanya sering digunakan sebagai otak penggerak utama gadget lokal tersebut. Memang selama ini kedua nama tersebut seakan berada di kelas bawah jika dibandingkan nama seperti Samsung Exynos, Qualcomm Snapdragon, Texas Instrument OMAP atau nVIDIA Tegra, namun mereka berusaha megejar ketertinggalan dengan mulai memproduksi chipset generasi baru dengan dua serta empat core.

Mulai AllWinner, produsen chipset asal  Zhuhai, China tersebut mengkonfirmasikan dua chipset baru, quad-core A31 dan dual-core A20. Keduanya berjalan pada arsitektur prosesor ARM Cortex-A7 dan diklaim memberi boost yang cukup signifikan dalam kinerja komputasi dan grafis dibandingkan Cortex-A8 yang selama ini memperkuat chipset mereka sebelumnya Allwinner A10, yang banyak digunakan pada banyak tablet – tablet lokal.

Detailnya, Allwinner A20 yang lebih berorientasi value for money menawarkan CPU Cortex-A7 dengan 512KB L2 dan 128KB L1 cache. Sedangkan GPU-nya diserahkan pada Mali 400 yang mampu memberi output playback video hingga 2160p. Selain itu chipset tesebut juga memiliki backward compatible dengan Allwinner A10 secara desain chipset, demikian banyak produsen gadget (data terakhir, 22 juta dari 60 juta tablet/smartphone di China menggunakan chipset AllWinner) tidak perlu susah merubah banyak board gadget mereka ketika ingin meng-upgrade bagian chipset.

Sedangkan yang Allwinner A31 memiliki empat inti prosesor dengan 1MB L2 cache dan 256KB L1 cache. GPU-nya diserahkan pada PowerVR SGX 544 dari Imagination Technologies yang memang secara kinerja 3D lebih baik dari Mali, bahkan mendukung video decoding hingga ultra HD, alias resolusi 4K atau 3840×2160-pixel.

Kemudian produsen chipset kedua yang juga mengkonfirmasikan produk baru adalah MediaTek, yang lebih familiar dengan sebutan MTK. Perusahaan semikonduktor asal Taiwan tersebut mengkonfirmasikan chipset wuad-core pertama mereka, MT6589. Seperti kebanyakan chipset lain, berbasis custom yang dibangun dari prosesor terbaru ARM, Cortex A7. Walaupun Qualcomm yang pertama melakukan hal itu, namun chipset MediaTek bakal yang pertama menjualnya dengan target kuartal pertama 2013.

MT6589 menggunakan empat core Cortex A7 yang dibangun dari teknologi 28nm, dan oleh ARM disebut sebagai prosesor produksi mereka yang paling efisien kebutuhan dayanya. Prosesor tersebut dipadukan dengan GPU PowerVR Series5XT dan modem UMTS Rel. 8/HSPA+/TD-SCDMA dari MediaTek sendiri.

Seperti kebanyakan chipset MediaTek, MT6589 mendukung dual-SIM, dual-ON, playback video dan perekaman mendukung 1080p 30fps/30fps, mendukung kamera 13-megapixel dengan chip pemroses gambar terintegrasi, mendukung output hingga FHD 1920×1080-pixel, hingga mendukung fitur “Cool 3D” besutan MediaTek, yang mampu memberi output untuk kamera stereoscopic 3D, konversi 2D-to-3D secara realtime, dan antar muka 3D.

Chipset yang ditargetkan untuk gadget kelas atas ini juga memasukkan teknologi Miracast untuk fungsi sharing content ke banyak layar. MediaTek mengatakan jika chipset mereka ini bakal mulai bisa diterapkan pada smartphone/tablet mulai awal tahun 2013.

Sumber: Engadget


SHARE
Previous articleAngry Birds Star Wars dan Space Dirilis Untuk Windows Phone 7.5 Mango
Next articleOppo Find 5 Resmi Meluncur, Cantiknya Smartphone Berlayar 5-inchi

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.