Impresi Sony C660X Xperia Yuga, Smartphone Android Raksasa Pertama Sony

Salah satu yang banyak dinantikan fans Xperia-nya Sony adalah duo Sony Xperia Yuga dan Odin. Keduanya memang belum diumumkan secara resmi, namun bocoran kedua smartphone super dan bakal menjadi lineup 5-inchi pertamanya Sony terus diharapkan para fans Xperia. Setelah sebelumnya kami membeberkan beberapa detail spesifikasinya, kedua Goliath-nya Sony tersebut kembali menyapa melalui review versi purwa rupanya.

Impresi awal ini kami dapatkan mealui website Rusia Mobile-Review. Satu yang pasti, layarnya 5-inchi dengan resolusi full HD, serta kerapatan pixel mencapai 440-ppi seperti kompetitor lainnya. Kemudian layar Android Sony dengan kode C660X ini dinilai sangat baik, apalagi untuk aplikasi yang memanfaatkan fitur pemrosesan gambar Bravia Engine, membuat tampilannya lebih detail. Sayangnya menurut review tersebut disebutkan jika sudut pandangnya tidak terlalu sempit ditambah layarnya cukup reflaktif, bukan yang terbaik untuk diajak berjemur di bawah terik matahari.

Kemudian secara desain eksternal, yang sebelumnya kami laporkan menggunakan material kaca, rupanya lapisan tersebut bukan kaca, hanya sekadar plastik yang mirip kaca. Di sisi kanannya ada tombol power/lock, dan di sisi kanan-bawah ada tombol shutter kamera. Lalu ada port microUSB di sisi kiri dengan fitur host. Di dekatnya kamu juga dapatkan port microHDMI, dan slot microSD yang mendukung format SDXC — bisa menerima kapasitas kartu SD hingga 2TB. Fitur komunikasinya diserahkan pada chip 4G LTE, Bluetooth 4.0 dan Wi-Fi dual-band pada mode a/b/g/n.

Di sisi software, Yuga sudah menjalankan Android 4.1.2 Jelly Bean dengan kustomisasi Xperia Louncher terbaru dari Sony. Kemudian penggerak utamanya diserahkan pada chipset Qualcomm APQ8064 dari keluarga prosesor Snapdragon S4 Pro yang memiliki empat prosesor Krait dengan kecepatan 1.5GHz, 2GB RAM serta GPU Adreno 320. Hmmm, spesifikasinya “monster” ya… Sayangnya dengan prosesor di-setting setinggi itu, smartphone ini dilaporkan cepat panas, dan jika temperaturnya melampaui batas (biasanya ketika mencapai 45 derajat), seperti semua Snapdragon S4 lainnya, otomatis beberapa fitur akan dinonaktifkan. Seperti kamu tidak bisa menggunakan kameranya.

Mengenai kamera, seperti yang kami laporkan sebelumnya, ada selongsong 12-megapixel di casing belakangnya, yang mendapat impresi lebih baik oleh Mobile Review dibandingkan dengan kamera 13-megapixel dari Xperia T. Selain itu, untuk pertama kalinya diterapkan pada kamera smartphone, sensor kameranya mampu menjalankan mode HDR untuk mendapatkan kualitas foto yang lebih jernih dan bisa digunakan baik untuk foto dan video (biasanya hanya untuk mode foto saja).

Sumber: Mobile Review


SHARE
Previous articleLenovo IdeaPhone K860i, Unggulkan Layar 5-inchi dan Chipset Setara Galaxy Note II
Next articlePolaroid IM1836, Pilihan Baru Kamera Digital Cerdas Bersistem Android
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.