Garry Schyman Masih Ditunjuk Mengerjakan Musik BioShock Infinite

BioShock Infinite bakal dirilis untuk X360, PS3 dan PC pada 26 Maret 2013 yang akan datang. Kami yakin pasti banyak diantara kalian para gamer yang menunggu sekuel dengan setting yang benar-benar berbeda dibanding dua game sebelumnya ini. Kabar terakhir kami terima kemarin, komposer yang menanganinya ternyata sama seperti BioShock dan BioShock 2, yaitu Garry Schyman.

Hal ini dikonfirmasikan langung oleh creative director game ini, Ken Levine, dalam sebuah sesi diskusi di Reddit AMA..

“We’re proud to announce that Garry Schyman, composer of BioShock 1 and 2 has returned to the composer’s chair for BioShock Infinite,” demikian ujar Lavine.

Dia juga menambahkan jika style musiknya bakal ebrbeda dibanding dua game sebelumnya (mungkin karena setting game ini).

“His score is very different from the first two games, yet very much guided by the same aesthetic principles. We were lucky to have him and I can’t wait until you get to hear some of his stuff. He’s working in a different, sparer style, but it’s awesome.”

Sedangkan ketika diskusi mengarah ke gameplay, Levine berkomentar jika BioShock 2 dan pertama lebih banyak menuntutmu lebih baik dalam menembak, namun untuk Infinite gameplay itu diterjemahkan seara berbeda. Karena di sini dengan banyak makhluk hidup kamu temui, serta lingkungan yang menjadi setting juga lebih bervariasi  (indoor/outdoor, gedung tinggi dan lainnya.

Kemudian untuk Schyman, selain serial BioShock dia juga menjadi komposer untuk Resistance: Retribution (2009), Dante’s Inferno (2010) dna juga Front Mission Evolved (2010). Coba kamu dengarkan saja contoh musiknya di bawah. Bagaimana menurutmu dibandingkan musiknya dalam dua BioShock sebelumnya?

Garry Schyman Score Excerpt


SHARE
Previous articleBlackBerry 10 Pertama Disebut Z10, Sudah Didaftarkan di Ditjen Postel Indonesia
Next articleEarth Defense Force 2017 Portable Hadir Untuk PS Vita, Rilis Januari 2013
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.