ZTE Luncurkan Grand X V970M Pertama Kali di Indonesia, Inilah Jelly Bean Termurah!

Nama ZTE memang sering kita dengar di Indonesia. Namun smartphone atau tablet Android-nya kurang familiar. Apalagi karena yang sudah beredar seperti ZTE Blade dan ZTE Light Tab menjadi bagian paket bundling dengan operator. Kini mereka mencoba merubah persepsi paketan tersebut dengan merilis ZTE Grand X V970M, smartphone ber-Android 4.1 Jelly Bean, yang peluncurannya perdananya dilakukan di Indonesia, tepatnya di Mall FX Sudirman, Jakarta.

Menurut Susanto Susilo, Direktur Divisi Terminal ZTE Indonesia, smrtphone ini pertama kali dirilis di Indonesia karena menganggap Indonesia salah satu pasar penting mereka di Asia.

“Ini adalah peluncuran pertama yang penting untuk Indonesia dan ZTE. Latar belakangnya adalah, perkembangan teknologi secara pesat di negara ini merupakan salah satu yang paling signifikan di Asia dan bahkan dunia.”

Sebenarnya Grand X V970M ini memiliki saudara kembar, yang disebut Grand X V970. Sayangnya memang yang masuk ke Indonesia ini yang memiliki kode “M” untuk identitas chipset yang digunakan. Demikian Grand X V970M yang pertama kali dijual di Indonesia ini menggunakan chipset MTK6577 yang mengadopsi prosesor dual-core dengan fungsi dua;-SIM. Sedangkan Grand X V970 (tanpa M) memiliki chipset nVidia Tegra 2, dan sudah dirilis sejak pertengahan tahun lalu. Coba yang dipasarkan di sini Grand X V970, pasti lebih banyak yang memburunya.

Walaupun menggunakan MTK6577, kinerja smartphone yang memiliki kode nama Mimosa X ini lumayan untuk sebuah Android dengan kelas menengah bawah (bisa kamu cek di sini untuk sekilas benchmark Quadrant versi single-core-nya), yang harganya pun hanya Rp. 1.999.000 — termurah untuk Android dengan OS Jelly Bean. Dengan nilai kurang dari Rp 2 jutaan, kamu juga mendapatkan layar berbidang lebar, 4.3-inchi dengan kerapatan piksel 256-ppi. Layar tersebut berjenis TFT biasa dengan 16 juta warna, tidak ada embel – embel apa pun. Selain itu, smartphone dengan dimensi 127.4x65x9.9-mm dan berat 140-g ini memiliki kamera 5-megapiksel dengan LED flash dan kemampuan merekam video 720p, kamera sekunder VGA, internal storage 4 GB dan 512 MB RAM, dan GPU-nya GPU PowerVR SGX531. Kamu penggemar musik pun bisa berharap output speakernya lumayan, karena mengadopsi pemrosesan audio Dolby ProLogic plus SRS Audio. Secara ringkas, berikut spesifkiasinya:

  • Layar 4.3-inchi dengan resolusi qHD 960×540-pixel, 256ppi
  • MediaTek MT6575 1GHz dual-core processor
  • GPU PowerVR SGX531
  • 512MB RAM
  • 4GB Storage
  • MicroSD slot hingga 32GB
  • 3G/HSPA (dual-SIM)
  • WiFi 802.11 b/g/n
  • Bluetooth 2.1
  • Kamera belakang 5MP autofocus
  • Merekam video 720p
  • Kamera sekunder VGA
  • GPS dengan dukungan aGPS
  • FM radio tuner
  • Android 4.1 Jelly Bean
  • Baterai 1.600mAh
  • Dimensi: 127.4 x 65 x 9.9mm
  • Berat: 140g

Ketika pertama kali dikonfirmasikan, ZTE menyebutkan Android 4.0. Namun ternyata ketika dirilis, smartphone ini sudah menjalankan Android 4.1 Jelly Bean. Sehingga kamu bisa menggunakan beberapa fitur unggulan OS terbaru Google tersebut, seperti fitur search yang disebut Google Now, kolom notifikasi yang lebih banyak fungsinya, dan juga Project Butter yang memberi efek halusnya perpindahan antar mukanya. Namun dengan RAM yang hanya 512 MB, penulis sangsi Project Butter itu diterapkan baik untuk Jelly Bean pada Grand X V970M. Lebih jauh mengenai Android 4.1, bisa kamu buka kembali ulasan kami sebelumnya di sini.

Grand X V970M dipasarkan secara bundling unlocker dengan promo XL Rumahnya Android (layanan yang dikhususkan untuk pengguna smartphone Android, dengan tawaran paket data dan perluasan jaringan 3G) dengan harga khusus Rp 1.999.000. Melalui harga tersebut, kamu sekaligus mendapatkan kartu perdana XL dan paket data 3GB untuk 2 bulan. Sayangnya harga bundling ini hanya tersedia selama 3 hari saja, mulai 20 sampai 22 Desember 2012 besok.

Menurut data yang pernah kami post di sini, ZTE menjadi salah satu vendor smartphone/tablet dunia yang paling aktif. Mereka mengapalkan hingg 7.5 juta unit smartphone ke seluruh dunia dan berhasil menduduki peringkat keempat di bawah Samsung, Nokia, serta Apple. Tidak disangka ya, padahal kita justru lebih terpaku pada brand ternama sebagai patokan dalam membeli smartphone, dengan anggapan mereka yang lebih laris di pasaran. Oh ya, mengenai distribusinya selain dipaket dengan bundling XL Axiata, dipegang oleh Metrodata (PT.Synnex Metrodata Indonesia) yang jaringannya juga cukup luas di Indonesia.


SHARE
Previous articleWhatsApp Kini Digratiskan Untuk Semua Platform, Termasuk iOS
Next articleRoccat Isku FX, Keyboard Pintar dengan Teknologi Talk FX

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.