Tinker Games Siap Rilis INheritage, SHMUP dengan Aroma Budaya Indonesia!

Salah satu developer game yang berasal dari Jawa Barat, Tinker Games saat ini tengah mengembangkan sebuah game Shoot ’em Up (SHMUP) baru yang mereka sebut dengan INheritageINheritage sendiri menawarkan gameplay berjenis SHMUP horizontal side scrolling, yang menjanjikan wilayah gerak karakter akan terasa lebih luas. Yang menarik, INheritage juga akan menggunakan tema budaya daerah Indonesia sebagai acuannya.

Concept art dari Nala, karakter utama yang merupakan Arca dari Bandung

“Inti cerita dari game ini sendiri tentang perjuangan para arca untuk menjaga keseimbangan kota mereka masing-masing dari serangan yaksa. Arca itu manusia yang dipilih oleh rakyan untuk membantu mereka menjaga kota,” beber Mohammad Zaki, Chief Marketing Officer Tinker Games tentang inti cerita game ini saat dihubungi Duniaku.net. Sebagai permulaan, mereka mengangkat budaya Jawa Barat, dengan karakter utama mereka  Nala yang merupakan Arca dari kota Bandung. Namun mereka mengkonfirmasikan bahwa nantinya mereka juga akan mengangkat budaya daerah lainnya ke dalam game ini. “Di game / cerita pertama ini konfliknya terjadi di Jawa Barat. Tetapi, nanti di cerita-cerita dan game selanjutnya bakal pelan-pelan merambah ke daerah-daerah lain di Indonesia, ” ungkap Zaki lebih lanjut.

Concept art Asri, Arca dari Sukabumi

Artinya, dalam game ini kita akan menemui unsur budaya yang kental akan sering kita jumpai dalam setiap karakter di INheritage, karena setiap karakter dalam INheritage akan mewakili kota di Indonesia ini beserta ciri khas kota tersebut. Sebagai contoh adalah Nala, dengan ciri khas kota Bandung, Nala menggunakan Kujang sebagai senjatanya dan harimau putih sebagai rakyan-nya. Rakyan sendiri adalah mahkluk yang di tunjuk untuk mengawasi suatu daerah, biasanya rakyan berwujud hewan. Namun rakyan tidak bisa memakai kekuatan dari kalpataru secara langsung karena rakyan hanyalah pemandu yang diciptakan oleh para leluhur sehingga rakyan membutuhkan manusia untuk membantu dalam menjaga keseimbangan wilayahnya.

Concept art Dita, Arca dari Garut

Meskipun menggunakan budaya daerah sebagai tema utama, namun Tinker mencoba untuk mengemasnya secara modern agar terlihat lebih menarik. “Dari dulu muncul selentingan yang bernada pesimis dan skeptis kalau seni tradisi indonesia kurang potensial untuk dikembangkan jadi karya yang keren. Kami berusaha untuk mengubah dogma tersebut dan membuktikan bahwa budaya indonesia juga bisa jadi sebuah karya modern yang keren,” ujar Zaki mengomentari alasan mereka menggunakan budaya daerah sebagai tema utama. Zaki juga mengungkapkan bahwa game pertama ini, Boundary of Existence adalah game pertama dari proyek INheritage yang direncanakan memiliki tiga game.

Game ini menurut rencana akan dirilis pada kuartal awal 2013 yang akan datang, dan sementara baru dikonfirmasikan akan hadir untuk platform iOS. Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti perkembangan proyek ini, bisa langsung mengunjungi fanpage resminya di sini dan tunggu update-update beritanya di Duniaku.net!