ZTE Grand S: Snapdragon S4 Pro Berlayar 5-inchi, Menjadi Smartphone Tertipis di Dunia

Selain ZTE Nubia Z5, vendor asal China tersebut juga menyiapkan smartphone Android lain yang sepertinya juga bakal dipamerkan selama ajang elektronik Consumer Electronic Show 2013 atau CES yang dighelar 8 – 11 Januari 2013 mendatang. Seperti Nubia Z5, ZTE Grand S juga mengajukan layar lebar 5-inchi. Kembali satu bukti jika tahun depan kita bakal berhadapan dengan trend baru smartphone berlayar lebar berstandar 5-inchi.

ZTE sendiri mengklaim Grand S menjadi yang tertipis diantara lineup mereka tahun ini — bahkan bisa jadi yang tertipis di dunia. Grand S yang memiliki kode ZTE Z753 tersebut bakal menggunakan chipset Snapdragon S4 Pro (APQ8064) dengan empat inti prosesor yang dipacu pada kecepatan 1.5 GHz dan langsung menjalankan OS Android 4.1 Jelly Bean.

Dengan profil casing hanya 6.9-mm (pada bagian tertipisnya), kita bakal dibuat heran bagaimana ZTE mampu memasukkan semua komponen terkini dalam tubuh Grand S ini. Layarnya yang 5-inchi itu pun mengadopsi resolusi full HD 1080p alias 1920×1080-pixel, dengan kerapatan yang pixel yang belum diungkapkan. Sisa spesfikasinya, seperti RAM 2GB, kamera 13-megapixel dan baterai 2500-mAh.

Diposisikan di bawah Nubia Z5 yang memang high class berkat lekuk tubuh hasil garapan desainer Italia, Grand S ini dikabarkan bakal dibanderol 2,799 yuan, atau sekitar Rp. 4.4 jutaan, atau lebih murah sejutaan dibandingkan ZTE Nubia 5. Demikian walau secara eksternal tidak secantik Nubia Z5, namun setidaknya Grand S mewakili “monster” di balik casingnya yang pasti banyak memikat mereka para pemburu kinerja chipset yang hobi benchmark. Kita tunggu saja konfirmasi Grand S dan Nubia Z5 selama CES yang bakal digelar di Las Vegas dua minggu lagi.


SHARE
Previous article‘Need a Hug?’ Tv Spot Terbaru A Good Day to Die Hard
Next articlePortal Gun dengan Tanda Tangan Kru Valve Dilelang untuk Amal

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY – yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi “ngoprek” smartphone.