Perombakan Zynga (Masih) Berlanjut, Kali ini Menutup Studio di Jepang

Langkah Zynga yang merombak jajaran manajemennya November lalu rupanya masih belum bisa mengeluarkan Zynga dari krisis. Awal tahun ini, perombakan rupanya masih terus berlanjut, dan kali ini korbannya adalah studio mereka di Jepang. Seperti yang ditulis dalam pernyataan di website resminya, mulai tanggal 31 Januari 2013 yang akan datang, Zynga resmi menutup studio mereka yang ada di Jepang, karena berbagai macam alasan salah satunya adalah untuk memangkas biaya.

Berikut ini adalah pernyataan resmi Zynga seperti yang ditranslasikan dari website resminya:

Thank you for patronizing always Zynga Japan,

That we will continue to work but I get the kindness of everybody over two and a half years since its establishment as the Japanese subsidiary of US company Zynga, to dissolve the corporation Womochimashite Japan January 31, 2013 due to various reasons became.

I would like to thank deeply from my heart to everyone, including the customer who enjoys the title of our past, we received your support.

Because we will continue to service beyond January 31, 2013 “Yin Ayakashi Record” has gotten (and Android version of iOS) well received, thank you for your continued patronage and support.

Selain menutup studio, Zynga juga menutup servis enam game Facebook-nya, dan lima game mobile-nya. Berikut ini adalah daftar sebelas game yang terpaksa harus “pensiun” karena perombakan Zynga ini seperti yang dilansir dari Tech Crunch:

  • PetVille – Ditutup tanggal 30 Desember 2012
  • Mafia Wars 2 – Ditutup tanggal 30 Desember 2012
  • FishVille – Ditutup tanggal 5 Desember 2012
  • Vampire Wars – Ditutup tanggal 5 Desember 2012
  • Treasure Isle – Ditutup tanggal 5 Desember 2012
  • Indiana Jones Adventure World – Ditutup untuk pemain baru, servis akan ditutup seluruhnya pada 14 Januari 2013
  • Mafia Wars Shakedown – Ditarik dari App Store
  • Forestville – Ditarik dari App Store
  • Montopia – Servis ditutup pada 21 Desember 2012
  • Mojitomo – Ditarik dari App Store
  • Word Scramble Challenge – Ditarik dari App Store

Untungnya, masih ada beberapa game yang “selamat” dari perombakan ini. Salah satunya adalah Yin Ayakashi Record seperti yang dituliskan dalam pernyataan resmi Zynga di atas. Studio di Jepang ini bukan satu-satunya studio milik Zynga yang terkena dampak krisis. Di bulan Oktober lalu, studio di Boston sudah lebih dulu menutup pintunya, serta 5% karyawan di studio San Francisco harus rela kehilangan pekerjaannya.

[Sumber: CVG]


SHARE
Previous articleSatu Lagi Persembahan Takeya Untuk Penggemar Zetman
Next articleThe Raid 2 Berandal: Jauh Lebih Besar, Dari Apartemen ke Luasnya Jalanan Jakarta
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.