The Raid 2 Berandal: Jauh Lebih Besar, Dari Apartemen ke Luasnya Jalanan Jakarta

Concept art dari Berandal

Mengintip akun Twitter Gareth Evans, kami mengetahui ternyata proses casting para pemain Berandal, sekuel dari The Raid yang mulai membuka casting pemain baru dua kali pada Oktober dan November 2012 lalu, berjalan lancar. Dia mengungkapkan jika proses shooting Berandal bakal dimulai 19 Januari 2013 mendatang.

Dan juga melalui status Merantau Films, kami mendapatkan kabar yang sama:

The Raid , atau juga dikenal sebagai Serbuan Maut ini menjadi salah satu film lokal produksi Indonesia yang kami favoritkan dari tahun 2012. Bahkan di luar Indonesia pun dianggap menjadi film action terbaik. Wajar jika kami berharap sekuelnya segera dikerjakan dan melanjutkan ekspetasi yang sudah dibangun, bahkan sampai Sony Pictures pun langsung membeli hak edar “Berandal,” seperti yang mereka lakukan juga dengan  “The Raid“. Namun Ario Sagantoro selaku produser film yang rencananya diplot menjadi sebuah trilogi tersebut menyatakan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi Sony Pictures melakukan intervensi dalam sisi kreatifitas, cerita ataupun produksi film Berandal.

Lebih jauh mengenai Berandal, proses Open Casting untuk menyeleksi calon pemain baru Berandal sendiri dijalankan dua kali, dengan yang pertama digelar 24 Oktober 2012 lalu di kantor Merantau Films di Jakan KH Fachrudin No 6 Jakarta Pusat. Syaratnya saat itu mereka laki-laki berusia 18 tahun, berdomisili di Jabodetabek, dan memiliki keahlian bela diri dari aliran apapun. Sebulan kemudian, melalui Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2012 yang digelar 24 November 2012, Open Casting kedua digelar.

Kemudian kembali melalui update status dari sang sutradara Gareth Evans dan juga Merantau Films, juga didapatkan sedikit detail setting sekuel The Raid tersebut. Berandal, atau The Raid: Retaliation untuk versi US-nya, bakal mengembali setting langsung melanjutkan adegan dari The Raid. Tepatnya dua jam setelah film pertamanya itu usai. Jadi nantinya kamu bakal menemukan adegan awal film itu akan sama dengan adegan akhir The Raid, yaitu Rama berpisah dengan kakaknya, Andi (Donny Alamsyah).

Demikian Berandal yang diproduksi dengan budget lebih besar dan perkiraan masa shooting 100 hari (hingga enam bulan, dengan lokasi di sekitar Jakarta) tersebut bakal kembali menampilkan para karakter The Raid, tanpa memberi mereka kesempatan beristirahat. Sebelumnya Evans juga mengatakan jika jalan cerita bakal berkembang dari sekadar kompleks apartemen ke jalanan kota yang lebih luas, dengan Rama (Iko Uwais) tidak hanya akan menghadapi satu musuh saja seperti The Raid. Seperti yang diungkapkan Gareth Evans mengutip dari Geektyrant berikut:

“The idea is to take it out of that building. We’ve already done something self contained, we want to do something now whereby the boss of that building and and the building itself everything that was terrifying and scary about that in the first film is considered small fry when it comes to the the second film. So, we go to a much bigger underworld organization, and it should be great.”

Selain bocoran mengenai setting dan kapan Berandal mulai shooting, kami juga mendapatkan tambahan informasi mengenai para pemainnya. Selain Iko Uwais yang kembali berlaga, yang baru di Berandal, ada Julie Estelle (Macabre) bakal memerankan karakter bernama Hammer Girl, dia ditemani oleh Alex Abbad (Merantau), Marsha Timothy (The Forbidden Door), Arifin Putra (Lost in Love), Oka Antara (Ayat-ayat Cinta), Zack Lee (Bad Wolves) serta aktor senior Roy Marten, Mathias Muchus dan Tio Pakusadewo, yang bakal berperan sebagai seorang bos mafia, melengkapi jajaran pemain baru di Berandal.

Concept art dari Alicia atau Hammer Girl, karakter yang menurut rencana akan diperankan oleh Julie Estelle

Kemudian yang juga mendapat perhatian, Berandal juga menjadi debut pelatih pencak silat terkenal Cecep Arif Rahman yang mendalami silat perguruan silat terkemuka Indonesia, (Perguruan Silat Panglipur), disebutkan bakal mengambil peran penting. Dibandingkan nama yang kami sebutkan sebelumnya, mungkin nama Cecep kurang kita kenal ya. Namun jika kamu melihat bagaimana dia mendemokan kemampuan silatnya melalui video berikut, wajar jika sang sutradara begitu senang bisa memasukkan Cecep ke dalam Berandal.

Oh ya, kami juga mendapat info jika Berandal akan diramaikan aksi dari tiga pemain asal Jepang. Namun, menurut produsernya, nama-nama Jepang itu baru akan diumumkan pasca proses shootingnya dimulai.

The Raid Sequel (Choose your Villain!)

Dengan dukungan banyak cast baru, dan juga setting yang lebih luas, menurut sang produser Ario Sagantoro, Berandal bakal mendapatkan injeksi sisi drama dan pendalaman karakter yang lebih kuat, namun tanpa meninggalkan seni beladiri yang penuh aksi, seperti diungkapkan Ario dalam pernyataan pers kepada Media akhir Desember 2012 lalu. Karena seperti kita ketahui, The Raid murni menyajikan unsur action yang intens dari awal hingga akhir, dan kurang memberi kita kesempatan mengenali lebih dalam para karakternya. Itulah yang bakal lebih ditingkatkan dalam Berandal ini, yang kabarnya bakal berdurasi lebih dari dua jam (dengan 45 menit diantaranya full action). Namun semoga saja unsur action-nya tetap entertaining seperti The Raid.

“Di The Raid, konsepnya adalah roller coaster. Kita memacu adrenalin dan dipacu dan dipacu lagi. Di The Raid 2 lebih berimbang,” ujar Sagantoro. Kemudian sang sutradara menambahkan, “Berandal itu isinya apa yang ingin kami buat dari Merantau ditambah apa yang ingin kami buat dari The Raid, disatukan jadi sesuatu yang baru.”

Hmmm, jadi tidak sabar nih melihat sekuel The Raid yang rencananya tayang di layar lebar pada 2014 mendatang. Semoga saja Berandal ini bisa memenuhi ekspetasi, dan mampu melanjutkan sukses The Raid, yang saat ini sudah menjadi salah satu benchmark film action lokal, dan juga dipandang di dunia internasional.

[Sumber: Geektyrant, CBM]


SHARE
Previous articlePerombakan Zynga (Masih) Berlanjut, Kali ini Menutup Studio di Jepang
Next articleTrailer Singkat Fire Emblem: Awakening
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.