Year On Instagram, Suguhan Filter Baru Hingga Bergabung Dengan Facebook

Setelah kemarin kita mengetahui review setahun dari Twitter, dan juga jejaring sosial terbesar Facebook, kini kita lihat apa saja yang terjadi di salah satu media sosial yang berbasis sharing foto, yaitu Instagram.

Review setahun versi Instagram ini mereka rilis akhir Desember 2012 lalu. Menurut layanan yang sudah berusia dua tahun, dengan 100 juta user dan hampir 5 milyar foto terupload itu, tahun 2012 adalah tahun terpenting mereka, banyak filter ditambahkan, pertama kalinya mereka menerapkan profil Instagram untuk interface website, hingga bergabungnya Instagram dengan Facebookmerupakan salah satu pencapaian terpenting salah satu layanan yang banyak dijadikan rujukan para penggemar fotografi untuk membina relasi. Dan berikut rekap apa saja momen terbaik untuk Instagram selama 2012 kemarin:

  • Dikenalkannya fitur Lux (ditandai dengan simbol matahari ketika kamu mengedit foto) mulai Instagram versi 2.0, yang memungkinkan kita dengan mudah merubah foto yang mungkin dirasa kurang kontrasnya, menjadi lebih lebih hidup dan detil.
  • Tiga filter baru ditambahkan di tengah keluarga filter Instagram, mereka adalah Sierra, Willow, dan yang paling baru Mayfair.
  • Setelah dirumorkan sejak akhir tahun 2011, akhirnya terwujud juga di triwulan pertama 2012, Instagram resmi diluncurkan untuk Android pada 3 April 2012, makin membuat Instagram lebih bisa dinikmati oleh banyak orang di berbagai penjuru dunia, karena memang peta penyebaran Android yang cukup luas dan dari berbagai kalangan.
  • Untuk mendekatkan diri dengan para user Instagram, Instagram meluncurkan akun ofisial mereka sendiri, yang rutin men-share foto dari komunitas Instagram.
  • Instagram bergabung dengan Facebook mulai 9 April 2012! Lebih tepatnya, Instagram dibeli oleh Facebook. Banyak spekulasi sejak pertama kali kabar tersebut berhembus, mulai langkah tersebut untuk mengamankan Facebook dari tuntutan ketika mereka meluncurkan layanan sharing foto sendiri melalui mobile camera app, hingga kekuatiran Facebook akan perkembangan Instagram di kancah mobile. Namun pada perkembangannya, ternyata Facebook dan Instagram tetap bisa berkembang sejalan dengan banyak fitur baru yang memudahkan kita sharing foto, yang tidak saling senggol satu-sama-lain. Hanya mungkin Twitter saja yang terkena imbasnya.
  • Pada 16 Agustus 2012 lalu, Instagram merilis versi 3.0 aplikasi mereka, dengan beberapa penambahan, seperti cara baru untuk melihat dan menandai foto, melalui Photo Maps.
  • Berlanjut kemudian pada 5 November 2012, setelah derasnya banyak permintaan user yang menginginkan agar mereka bisa melihat profil Instagram melalui browser desktop, maka Instagram merilis web profile, sehingga kini siapa pun bisa menghiasi profil mereka. Sangat berguna bagi mereka yang memanfaatkan Instagram untuk kepentingan bisnis, karena dengan mudahnya user bisa mempromosikan dagangannya melalui akun masing-masing. Apalagi dengan profil yang bisa diakses via browser, menjadikannya semacam Facebook yang khusus untuk mem-browse album foto saja.
  • Selain itu, di sepanjang 2012 Instagram juga banyak memperbaiki aplikasi mobile dan juga web mereka dengan beberapa kali melakukan update, entah itu secara fitur atau interface. Mulai opsi untuk menuangkan comment dan juga opsi like serta follow pada aplikasi web, hingga memperbaiki kinerja aplikasi mobile-nya.

Di tengah banyak pencapaian Instagram tersebut, juga ada kabar kurang nyaman yang muncul pada 17 Desember 2012, ketika diketahui bahwa Instagram mengupdate Terms of Service mereka, dan memberi Instagram hak untuk menjual foto yang sudah kita post ke pihak ketiga tanpa ada pemberitahuan atau kompensasi pada kita pemilik foto tersebut. Aturan tersebut bakal mulai berlaku 16 Januari 2013 nanti. Update tersebut menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, bahkan artis seperti Kim Kardashian langsung menonaktifkan akun Instagram-nya. Keputusan kontroversial tersebut membuat banyak user beralih ke layanan lain yang serupa, seperti Flickr-nya Yahoo! Saat ini Instagram sedang merancang aturan baru untuk menggantukan aturan penggunaan layanan mereka yang menuai protes tersebut.

Oh ya, selain merilis review setahun mereka, seperti Twitter dan Facebook, Instagram juga merilis apa saja yang menjadi trend di layanan mereka. Rekap tahun 2012 tersebut dihadirkan dalam bentuk foto apa saja yang dianggap paling populer di Instagram. Ada dua kategori yang kami temukan dari blog Instagram. Pertama, foto populer berdasarkan lokasi, ada sekitar 100.000 foto yang dibagikan pengguna Instagram selama tahun 2012, dan lokasi yang menduduki posisi teratas trending adalah bandara Suvarnabhumi di Bangkok. Cek saja daftar lokasi terpopuler menurut Instagram berikut ini.

Selain mengumpulkannya berdasarkan lokasi, Instagram juga membagi foto pilihan mereka berdasarkan suatu event. Dengan foto yang bisa menjadi salah satu media pencatatan sejarah, kita bisa mengenang kembali kejadian penting dunia selama 2012 lalu yang terdokumentasi oleh filter-filter Instagram, seperti terdaftar berikut ini (untuk foto-foto lainnya bisa kamu lihat melalui blog mereka ini):

Kemudian untuk event yang baru saja kita rasakan, yaitu Tahun Baru 2013, alias New Years Eve, Instagram juga membuat satu dokumentasi khusus untuk memudahkan kita melihat foto-foto apa saja, dari berbagai belahan dunia, yang di-upload selama perayaan Tahun Baru berlangsung. Kamu bisa langsung masuk ke alamat instagram.com/nye untuk melihat deretan foto selama perayaan Tahun Baru 2013, yang oleh Instagram dibagi-bagi menjadi zona waktu, jadi kita bisa melihat kumpulan foto tersebut berdasarkan dengan negara yang merayakan Tahun Baru lebih dahulu.


SHARE
Previous articleSpecial Come Back Maaya Sakamoto, Rilis Album Ke Delapan dengan Kejutan!
Next articleAsiasoft Kembali Buka Jalan Untuk Gamer Indonesia dan Filipina?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.