Ubuntu Hadir Untuk Smartphone, Alternatif OS Mobile Berbasis Linux

Satu lagi alternatif sistem operasi mobile dikonfirmasikan kemarin oleh Canonical, yang selama ini dikenal melalui OS berbasis Linux Ubuntu. Kemarin pihak Canonical mengkonfirmasikan versi mobile-nya bakal dirilis 2014 mendatang, dan berbagi kernel serta driver seperti Android, namun memiliki interface dan pola navigasi yang baru.

Seperti BlackBerry 10, Ubuntu ini bakal memanfaatkan banyak pengoperasian interface melalui gesture aluas sapuan jari. Setiap pojok layar bisa digunakan sebagai bidang gesture. Mulai dengan sedikit sapuan dari arah kiri memunculkan apkikasi favoritmu, dan sapuan yang agak panjang membawamu ke daftar semua aplikasi yang kamu miliki. Sedangkan sapuan dari kanan mengarahkan ke aplikasi yang terakhir kamu gunakan. Lain lagi jika menyapukan jari dari bawah yang memunculkan menu kontrol aplikasi yang saat ini kamu jalankan, sedangkan sapuan dari atas ke bawah memunculkan kolom notification dan juga message.

Dari gambar kiri, sapukan jari dari arah kiri untuk memunculkan apkikasi favoritmu. Sapukan dari kanan ke kiri untuk berpindah ke aplikasi yang digunakan sebelumnya. Animasinya terlihat sangat halus.

Sedangkan prioritas utama untuk aplikasi pada sistem operasi ini adalah yang dibangun dari HTML5 web app, sehingga notification yang kamu dapatkan bakal ditunjukkan sebagaimana aplikasi native. Namun kamu juga bisa menggunakan aplikasi native yang dikembangkan khusus untuk Ubuntu. Dan walaupun murni dikembangkan berdasarkan kernel Android, Ubuntu tidak menerapkan Dalvik Virtual Machine seperti Android, jadi aplikasinya jelas tidak kompatibel. Namun sisi baiknya dari Ubuntu mobile yang tidak menerapkan virtual machine dan kemampuan menjalankan aplikasi secara native, artinya secara teori kemampuannya bisa lebih baik dibandingkan Android.

Kemudian seperti versi desktop Ubuntu, fungsi search juga menjadi prioritas lain dari sistem operasi ini. Kemudahan melakukan search menjadi perhatian utama, dan kamu cukup menyapukan jari dari atas ke bawah untuk memunculkan kolom search. Kemudian seiring kamu mengetikkan huruf, hasil search yang relevan dengan apa yang kamu cari bakal tertera di layar, entah hasil search yang relevan tadi disimpan dalam database storage internal atau online dari banyak sumber, seperti Wikipedia, misalnya.

Selain itu, Canonical juga sudah menjelaskan mengenai lockscreen, satu fungsi yang pasti bakal sering kita temui nantinya. Pada Ubuntu mobile ini, mereka menyebutnya sebagai welcome screen, karena memang semua fungsi gesture yang bisa kamu lakukan sebelumnya, juga bisa diakses melalui layar lock screen tersebut, sehingga tidak ada metode membuka kunci layar, kamu tinggal lakukan sapuan untuk fungsi tertentu seperti sebelumnya.

Kemudian fungsi lain yang sudah dijanjikan bakal hadir nantinya, adalah smartphone-mu bakal bisa difungsikan menggunakan docking khusus, kemudian berhubungan dengan keyboard atau mouse, sehingga memberi pengalaman instant ala PC desktop, seperti yang diterapkan Motorola untuk beberapa smartphone Atrix mereka yang bisa menjadi laptop melalui docking LapDock. Berikut spesifikasi standar yang dibutuhkan untuk menjalankan Ubuntu.

Meskipun rencana rilisnya masih 2014, tidak lama lagi Canonical bakal menawarkan image/software untuk di-download, walaupun sementara ini hanya untuk Galaxy Nexus saja. Sedangkan untuk perangkat yang langsung datang dengan Ubuntu, bisa diharapkan hadir awal tahun depan. Sementara kamu bisa lihat bagaimana Ubuntu mobile itu nantinya melalui video berikut.

Ubuntu for Phones

Sumber: Ubuntu


SHARE
Previous articleLightning Mengemban Misi untuk Sang Dewa di Lightning Returns: Final Fantasy XIII
Next articlePetunjuk Dari Major Nelson, Xbox 720 Dikonfirmasikan Selama E3 2013?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.