Samsung Exynos 5 Octa, Perpaduan Cortex-A7 dan A15 Untuk Delapan Core

UPDATE: Kami menambahkan video You Tube ofisial dari Samsung mengenai konferensi pers mereka selama CES 2013. Bisa kamu lihat di bagian bawah artikel ini. Khusus untuk ulasan Exynos 5 Octa, langsung saja kamu lihat menit ke 12:34. Kemudian jika kamu ingin melihat mengenai teknologi layar OLED fleksibel (bisa ditekuk), langsung saja ke menit 39:48.

Diawali dengan nVidia dengan Tegra 4, kemudian Qualcomm dengan Snapdragon 600 dan 800, kini giliran Samsung yang mengkonfirmasikan keluarga baru chipset mobile mereka selama CES 2013. Bukan lagi empat core seperti yang masih diajukan rival-rivalnya, melainkan langsung dua kali lipatnya, 8 core!

Siap atau tidak, generaso mobile main serius tahun 2013 ini. Seperti Samsung yang tidak tanggung – tanggung langsung dengan prosesor 8-core. Silikon baru mereka itu disebut sebagai Exynos 5 Octa, dan menggunakan teknologi terbaru dari ARM, yaitu big.LITTLE — sudah disebutkan sebelumnya, jika Galaxy S IV bakal menjadi yang pertama menerapkannya. Teknologi pemrosesor baru tersebut memungkinkan proses di-switch antara dua clusters yang masing-masing terdiri dari empat core. Satu cluster memiliki ARM Cortex-A15, teknologi baru yang ditujukan untuk proses yang membutuhkan performa tinggi, dan Cortex-A7 yang bakal ditujukan untuk menangani proses biasa, untuk menjaga agar daya tahan baterai tetap terjaga — prinsip kerjanya hampir sama seperti prosesor tambahan dalam nVidia Kal-El dalam Tegra 3 dan 4, TI OMAP 5 dan Marvell Armada 628.

Sepertinya mudah dipahami jika menyamakan Exynos 5 Octa ini dengan Tegra 3 atau 4, dimana prosesor mobile tersebut bisa merubah frekuensi kecepatan prosesor dan juga voltase bergantung kebutuhan. Speednya mengecil ketika kecepatan maksimalnya tidak dibutuhkan. Namun untuk Exynos 5 Octa ini, Samsung mengklaim sedikit berbeda. Mereka mengatakan jika saat menjalankan proses yang tidak membutuhkan beban berat, chipset baru mereka ini bisa memutus kebutuhan daya hingga 70 persen dibandingkan Exynos 5 Dual (yang sementara ini hanya diterapkan pada Samsung Nexus 10). Itu bisa dicapai karena untuk task yang biasa, bisa ditangani dengan baik menggunakan core A7 yang voltasenya lebih rendah.

Keseluruhan System on a Chip ini dibangun dari proses terbaru 28nm HK-MG dari Samsung, bukanya 32nm HK-MG yang diterapkan pada  Exynos 5 Dual dan Exynos 4. Demikian dengan ukuran die yang mengecil (0.45mm² pada 28nm, dibandingkan 2.7mm² for pada 45nm Cortex-A8) memberi jatah ruang lebih bagi Samsung menempatkan dua cluster.

Selain itu, Exynos 5 Octa ini juga langsung memasukkan empat inti Cortex-A15, bandingkan saja dengan dua inti A15 pada Nexus 10. Sementara itu empat inti lainnya untuk melengkapi delapan core-nya, diserahkan pada Cortex-A7. Dengan konfigurasi tersebut, Samsung mengatakan jika kinerja 3D-nya meningkat dua kali lipat dibandingkan Exynos 4 Quad — menggunakajn GPU yang sementara ini diduga Mali T-6xx. Jadi makin penasaran mengetahui bagaimana kinerjanya nanti. Pasti hasil benchmark-nya mencengangkan ya. Kita tunggu saja Galaxy S IV atau Gaaxy Note III, yang pasti menggunakan chipset kelas atas ini.

Samsung Exynos 5 Octa & Flexible Display at CES 2013 Keynote

Namun jika ingin melihat keseluruhan video konferensi pers Samsung selama CES 2013 hari kedua, bisa kamu cek di bawah. Cukup panjang videonya.

[Samsung Tomorrow TV @ CES2013] 2nd day (Full Version)


SHARE
Previous articleKustomisasi Felyne Comrade Utamamu di Monster Hunter 4
Next articleBarisan Tablet Alcatel, One Touch Tab dan One Touch Evo Dengan Modul GSM Eksternal
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.