10 Handycam Sony Baru, Dari Proyektor Terintegrasi Hingga Merekam Video 3D

HDR-CX220

Selain kamera digital point-and-shoot, selama CES 2013 Sony juga membawa banyak tipe camcorder baru dari lini Handycam mereka yang mulai dipasarkan awal tahun 2013 ini. Seperti line-up kameranya, untuk solusi video ini juga bervariasi, dengan varian terendahnya mulai US $250, meningkat seiring makin banyaknya fitur dimasukkan. Seperti proyektor yang built-in hingga kontrol manual.

HDR-PJ790V

Beberapa fitur baru dikenalkan untuk 11 tipe Handycam yang mereka bawa selama CES 2013. Mulai Balanced Optical SteadyShot untuk mendukung aktivitas selama pengambilan video, tingkat brightness yang lebih tinggi untuk penerapan proyektor built-in yang dipasang pada panel LCD flip-out, Wi-Fi untuk mempermudah berbagi file video, HDMI input untuk menampilkan content (movie, slideshow, halaman web, game) dari smartphones, tablet PC yang kompatibel, mic yang sangat sensitif, sound processor untuk output audio yang lebih baik, opti merekam HD video dengan format AVCHD berkualitas tinggi atau yang web-friendly seperti MP4, hingga penerapan sensor CMOS Sony Exmor R yang didukung oleh lensa wide angle dengan focal length minimal 30mm, yang menjamin lebih banyak bidang bisa diambil selama merekam videonya.

HDR-TD30V

Semua Handycam baru Sony ini juga memasukkan teknologi berikut:

  • Full HD Video – 1920 x 1080 high-definition video hingga 24Mbps, bit-rate tertinggi yang ditawarkan format AVCHD
  • Exmor R® CMOS sensor – sensor dengan back-illuminated untuk menjamin kinerjanya di kondisi minim cahaya
  • Dual Record – mampu mengambil gambar diam sembari merekam video
  • Large LC– layar lebar untuk kenyamanan saat melihat video dan juga pengoperasian melalui sentuhan
  • iAUTO – otomatis memilih setting yang optimal di kondisi lingkungan yang berbeda
  • Tracking Focus – perbaikan dari Face Detection, yang memungkinkan kita memilih obyek dengan menyentuh LCD, sehingga kemudian fokusnya bakal mengikuti obyek yang kamu pilih
  • Optical SteadyShot™ image stabilization with Active Mode – mentolelir tidak stabilnya posisi kamera selama merekam, sehingga menghasilkan video yang lebih smooth
  • Wide angle lens – dengan lensa yang lebar, bidang yang bisa diambil foto atau direkam juga makin besar
  • Closer Voice – juga memanfaatkan Face Detection, merupakan fitur pemrosesan audio untuk meredam suara lain sehingga suara manusia yang menjadi fokus bisa diambil lebih jelas
  • Auto Wind Noise Reduction – bersama iAUTO, mampu mendeteksi suara angin berdasarkan tekanan angin, dan meredam suaranya jika terlalu bising
  • Extended Zoom – prosesor  BIONZ yang lebih baik, menghasilkan kualitas digital zoom 20% lebih baik dibandingkan Handycam model sebelumnya
  • Built-in USB cable – kabel USB-nya langsung menyatu dengan camcorder strap sehingga mempermudah kita berbagi content, selain untuk fungsi charge baterai
  • GPS w/ Enhanced NAVTEQ Maps – Built-in GPS untuk menandai video dengan koordinat lokasi, alias geotag, didukung NAVTEQ Maps yang terinstall dalam software-nya, sehingga kita mendapatkan pemetaan yang detail dimana lokasi video diambil, termasuk juga bakal menunjukkan lokasi yang disarankan untuk pengambilan video

Lanjut ke halaman 2…