Archos Titanium, Line-up Android Archos Dengan Layar Retina Sekelas iPad 4

Bagi mereka yang sering hunting tablet alternatif, nama Archos pasti familiar, karena memang beberapa produknya masuk secara resmi ke Indonesia. Penulis sendiri sangat berharap ada distributor yang mau memasarkan salah satu produknya, handheld game Android GamePad, yang mulai dijual awal Desember 2012 lalu. Kemudian kemarin selama CES 2013, perusahaan elektronic asal Prancis ini meluncurkan beberapa lineup tablet barunya, yang disebut Archos Titanium.

Tetap memba value-for-money yang tinggi, seri Titanium mereka langsung menawarkan Android 4.1 Jelly Bean dengan harga yang terjangkau, di bawah US $250. Ada 4 seri Titanium, yaitu Titanium 70, 80, 97 dan 101, dengan perbedaan mendasar terletak pada layarnya, yang 7-inchi, 8-inchi, 9.7-inchi dan 10.1-inchi. Dan seperti tipikal tablet dan smartphone terjangkau lain yang sudah banyak beredar di pasaran Indonesia, layarnya menggunakan material IPS. Walaupun murah, namun dari pengamatan penulis layar IPS yang digunakan masih tetap jernih khas IPS, dan responnya cukup sensitif.

Keluarga yang lengkap, mulai dari 7-inchi hingga 10.1-inchi.

Sedangkan untuk Titanium ini, disebutkan memiliki tingkat sudut pandang yang lebar, serta dilengkapi casing berbahan aluminium yang berkelas, dan berani membandingkannya dengan material yang digunakan pada Apple iPad. Kemudian yang juga menjadi standar, Titanium mengadopsi prosesor dual-core serta GPU quad-core (walaupun tidak disebutkan, kemungkinan besar GPU Mali 400 GPU dari ARM Holdings, karena sebelumnya Titanium 97 disebutkan menggunakan GPU tersebut). Kombinasi tersebut memungkinkan tablet tersebut memutar content full HD 1080p. Namun yang paling menarik adalah fitur yang dibawa Archos 97 Titanium HD, selain layarnya cukup lebar dengan 9.7-inchi, ternyata resolusi layar tersebut setara dengan standar Retina, yaitu 2048×1536-pixel — dengan harga $250, menjadi alternatif yang jauh lebih terjangkau dibandingkan  Apple iPad 4 atau Google Nexus 10.

Archos 97 Titanium HD berpose dengan saudaranya yang 8-inchi.

Kemudian untuk daftar harganya, berikut ini Archos sudah memberikan detailnya:

  • Archos 70 Titanium: $119 (119 euro)
  • Archos 80 Titanium: $169 (169 euro)
  • Archos 97 Titanium HD: $249 (199 euro)
  • Archos 101 Titanium: $199 (249 euro)
Dengan kualitas layar dan spesifikasi yang disuguhkan, 97 Titanium HD jelas menjadi alternatif paling worthed dibandingkan iPad 4 atau Nexus 10.

Sedangkan untuk spesifikasinya, selain 97 Titanium HD yang resolusi layarnya melampaui Retina, semua tablet baru Archos ini berbagi spesifikasi yang sama, sebagai berikut:

  • Layar kapasitip IPS beresolusi tinggi yang mendukung multi-touch
  • Prosesor dual-core pada kecepatan 1.6 GHz (kemungkinan dari chipset MTK), dengan GPU quad-core (kemungkinan Mali 400), dengan kemampuan memutar video full-HD 1080p
  • Desain berkelas dengan material aluminum
  • Android 4.1 Jelly Bean, yang mendukung hampir 700,000 aplikasi di Google Play, ditambah dengan aplikasi dari Archos Media Center

Dan khusus untuk 97 Titanium, yang sudah mendapat halaman khusus di website Archos, bisa diketahui detail fitur lainnya, seperti RAM-nya yang 1GB, 8GB internal storage (dengan slot microSD yang mendukung hingga 64GB), dua kamera, di belakang 5-megapixel dan 2-megapixel di bagian depan. Semoga saja seri Titanium ini juga didistribusikan di Indonesia, karena yang pasti banyak yang menyukai tawaran harganya yang terjangkau, dan nama Archos yang tidak terlalu kedengaran sebagai nama lokal.

Sumber: Archos (1), (2)


SHARE
Previous articleFoto Terbaru The Wolverine, Man of Steel dan Iron Man 3
Next articleArchos Platinium, Tablet Murah Dengan Layar Retina, CPU 4-core dan GPU 8-core!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.