WMM Expo 2013: Bangun Semangat Entrepreneurship Indonesia

Weekend kemarin, Bank Mandiri melalui salah satu program CSR-nya, mengadakan event Wirausaha Muda Mandiri Expo 2013. Dalam ajang tersebut, Mandiri mengumpulkan wirausahawan-wirausahawan muda dan berbakat untuk menunjukkan bentuk usaha dan produk yang mereka kembangkan.

Program Wirausaha Muda Mandiri sendiri adalah program yang fokus pada pengembangan potensi usaha anak muda di Indonesia. Program ini merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Tujuan dari program ini adalah untuk mengubah mindset anak-anak muda untuk berkeinginan menjadi mandiri melalui pembuatan bentuk usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru. Melalui program ini, Mandiri melakukan pembinaan, pendampingan wirausaha, publikasi serta promosi ke masyarakat melalui expo. Mandiri juga memberikan penghargaan kepada wirausahawan paling berbakat untuk setiap kategori. 

[nggallery id=334]

Dalam program tersebut Mandiri juga memberikan penghargaan Mandiri Young Technopreneur. Penghargaan tersebut diberikan kepada generasi muda Indonesia dengan inovasi teknologi tepat guna yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dikembangkan menjadi wirausaha teknologi di masa depan. 

Wirausaha Muda Mandiri Expo 2013 juga dimeriahkan dengan sejumlah pembicara yang membagi pengalaman dan ilmu mereka untuk entrepreneur muda Indonesia. Tema hari pertama adalah Motivasi, Strategi, dan Branding dengan sejumlah pembicara yang memang menjadi pakar dalam bidang tersebut. Hari kedua memiliki tema Industri Musik dengan pembicara Hasief Ardiansyah dari Rolling Stone, Grahadie Khusuf dari Homogenic, Billy Kurniadi dari Ableton Live Music Group, dan lain-lain. 

Hari ketiga memiliki tema kreativitas dengan banyak acara pemutaran film pendek dan showoff KostuMasa. Pembicara hari ini bertema seputar Animasi oleh Studio Monso House, Kostum oleh Izoc, Buku oleh Wahyu Aditya, Indie Movie oleh Joko Anwar. Hari keempat adalah hari terakhir yang memiliki tema IT dan Games. Pembicara hari tersebut dimulai dengan Google Indonesia yang menceritakan tentang Potensi Industri IT Nasional & Optimalisasi Internet untuk Bisnis UKM.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Kaskus dan Pesona Edukasi untuk menceritakan mengenai Strategi Membangun Bisnis IT. Arief Widhiyasa dari Agate bersama Logika Interaktif juga ikut menjadi pembicara pada sesi ketiga dengan menceritakan mengenai Membangun Bisnis Game. Acara kemudian ditutup dengan sesi keempat yang memiliki tema Potensi & Pasar Game Nasional dengan pembicara Robby Baskoro dari Duniaku dan Shienny dari Agate.

[nggallery id=335]

Wirausaha Muda Mandiri Expo 2013 berhasil memperoleh respon yang sangat positif dari para generasi muda. Acara ini telah berhasil menumbuhkan semangat inovasi, inspirasi, dan entrepreneurship generasi muda. Bentuk dukungan seperti inilah yang diperlukan generasi muda bangsa dan menjadi bekal untuk memimpin Indonesia di kemudian hari. Semoga program seperti ini menjadi semakin banyak sehingga kreativitas anak muda semakin terbentuk dan tersalurkan.


SHARE
Previous articleDead or Alive 5 Plus, Nikmati Tambahan Video Gravure-nya
Next articleTeam Dragon Dirilis Untuk Android, 3D Fighting Bernuansa Qualcomm Snapdragon
Memulai kariernya sebagai freelance majalah Ultima Nation, Dipta berkembang hingga menjadi penulis guide di majalah Optima. Ia sempat menghilang pada tahun 2003 untuk mempelajari film di Australia. Pada tahun 2008 Dipta kembali ke Indonesia dan memimpin GAMEZiNE selama kurang lebih 2 tahun. Ia juga sempat memperoleh penghargaan MURI sebagai Pencipta TCG Indonesia Pertama melalui karyanya Vandaria Wars.