Open Beta Crysis 3 Dibuka 29 Januari, Tawarkan Dua Mode Multiplayer Dalam Dua Map

Seperti yang kami sebutkan dalam ulasan trending article Duniaku, mulai Januari – Maret 2013 ini ada begitu banyak game premium yang tersedia untuk kita mainkan. Termasuk di dalamnya Crysis 3, game yang menjadi kelanjutan serial game yang selalu menjadi benchmark untuk ukuran grafis. Electronic Arts selaku publisher bakal merilisnya 19 Februari 2013 mendatang.

Dan dua minggu sebelum itu terjadi, mereka membawa hutan tropis New York menjadi settingnya lebih awal melalui demo multiplayer, yang dijadwalkan mulai dibuka 29 Januari 2013 nanti. Insentif dua minggu tersebut berakhir pada 12 Februari, dan memberi kesempatan kita para pemain PC, X360 dan PS3-nya mencoba dua mode utama multiplayer yang sudah diungkapkan sebelumnya, melalui dua peta Museum serta Airport. Kamu bisa mendapat informasi bagaimana mengikuti beta tersebut dengan masuk ke link ini.

Mode Crash Site sudah pernah dikenalkan selama Crysis 2, dan menjadi mode yang masih menjadi favorit di mata pemain Crysis. Dua team – 6v6 di konsol, 8v8 di PC – mengejar dan mempertahankan lokasi random tertentu yang ditandai pada peta atau “pods,” serta meraih point saat berada di dekatnya. Setelah beberapa waktu, pod meledak, dan pod lainnya muncul di map, demikian seterusnya. Setiap pods yang dijatuhkan pesawat alien tersebut juga dibekali dua perisan yang bisa digunakan sebagai media pertahanan. Kemudian setiap peta Crash Site juga memiliki “Pinger”, senjata buatan Ceph dengan efek masal. Namun hati-hati, karena pemain lain (khususnya Hunter dengan Nanosuit) bisa membajak Pinger saat kamu masih berada di dalamnya!

Mode kedua seperti yang sering kita dengar, disebut Hunter Mode. Awalnya Hunter Mode mengadu 2 “hunter” melawan 10 C.E.L.L. (14 pada PC). Dua lawan sepuluh sepertinya susah, namun hunter memiliki beberapa kelebihan. Pertama, mereka dilengkapi Nanosuit yang memberi kemampuan tak terlihat secara permanen. Setiap hunter juga membawa busur yang bisa digunakan untuk menghabisi seorang C.E.L.L. tanpa menimbulkan kegaduhan. Hunter juga dibekali anak panah peledak. Oh ya, satu fitur baru Nanosuit, kini kamu bisa melakukan sprint tanpa mengurangi energy yang disediakan.

Sementara itu, di sisi C.E.L.L. bisa memilih dari beberapa equipment yang disediakan. Antara lain assault, sniper atau demolition builds (yang mencakup assault rifle, shotgun, sniper rifle atau explosive). Setiap pasukan C.E.L.L. juga membawa granat spesial yang bisa menonaktifkan cloak yang dikenakan hunter, dan sementara bisa memunculkan mereka. Tujuannya jelas: hunter berusaha menghabisi semua C.E.L.L., sedangkan pasukan C.E.L.L. harus bertahan selama 2 menit, mendapatkan point dari setiap detik mereka bertahan. Pemain dengan score tertinggi di akhir satu round selama 2 menit menjadi pemenangnya.

Bersamaan dengan konfirmasi versi beta, Electronic Arts juga merilis satu video baru:

Crysis 3 – “The Nanosuit” Gameplay Trailer

Khusus bagi pemain PC, kamu bisa menggunakan kesempatan ini untuk menguji kemampuan hardware-mu, kuat tidak memainkan game yang memang sangat “menuntut” ini. Melalui artikel sebelumnya, kami sudah menuliskan ketiga konfigurasi yang dituntut oleh Crytek agar kamu bisa memainkannya. Dan khusus untuk “High Performance Requirements,” kamu berkesempatan menikmati semua setting  “Advanced Graphics Options” yang disediakan khusus untuk versi PC.

Seperti Crysis 2, versi PC game ini menawarkan opsi setting  sekunder untuk men-tweak kualitas game. Jika dalam Crysis 2 disediakan v-sync, game resolution, HUD bobbing, dan general quality setting, maka untuk Crysis 3 ini Crytek menawarkan lebih banyak dalam “Advanced Graphics Options.” Setting tersebut antara lain:

  • Game Effects
  • Object
  • Particles
  • Post Processing
  • Shading
  • Shadows
  • Water
  • Anisotropic Filtering
  • Texture Resolution
  • Motion Blur Amount
  • Lens Flares

Well, sepertinya versi PC-nya kembali akan tampil jauh lebih advance dari versi konsol. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Tiago Sousa, Principal R&D Graphics Programmer dari Crytek, versi PC-nya memang akan menerapkan banyak efek anti aliasing terkini, seperti Enhanced Subpixel Morphological Antialiasing (untuk konsol hanya T2x ), plus Temporal Antialiasing yang terbaru dari nVidia, dan juga semua mode Multisample Antialiasing.

Sumber: EA


SHARE
Previous articleThe Legend Of Zelda: Wind Waker HD Dirilis Akhir Tahun 2013 Untuk Wii U
Next articleDebut Trailer RPG dari Monolith Soft Eksklusif untuk Wii U!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.