PlayStation 4 Development Kit Bocor! Spesifikasi Terungkap, Gunakan CPU 8 Core

Kabar mengenai konsol game generasi delapan Xbox 720 dan PlayStation 4 memang mulai banyak bermunculan. Apalagi dengan kepastian bahwa Microsoft dan Sony bakal mengenalkannya tahun ini. Kini kembali kami mendapatkan update-nya, dan ternyata benar PlayStation baru yang disebut Orbis bakal menerapkan kontroler dengan opsi bidang yang merespon sentuhan.

Berita terbaru ini sangat valid, karena langsung dari development kit Sony yang bocor, dan menurut Kotaku, yang menyebarkan development kit Sony ini adalah orang yang sama yang dulu juga sempat mau menjual development kit Xbox Durango, yang menjadi kode nama penerus Xbox, atau sementara ini kita kenal sebagai Xbox 720. Menurut sumber yang memiliki dokumen 90 halaman berbentuk PDF tersebut, PlayStation 4 nantinya bakal menggunakan CPU dan GPU racikan AMD. Tepatnya, prosesor delapan core AMD64 dan prosesor grafis AMD R10XX, dipercaya menjadi penggerak utama sistem tersebut. Selain itu, dari dalam PS4 development kit dengan kode model # DVKT-KS000K itu juga disebutkan:

  • System Memory: 8GB
  • Video Memory: 2.2 GB
  • CPU: 4x Dual-Core AMD64 “Bulldozer” (4x atau 8 core)
  • GPU: AMD R10xx
  • Ports: 4x USB 3.0, 2x Ethernet
  • Drive: Blu-Ray
  • HDD: 160GB
  • Audio Output: HDMI & Optical, 2.0, 5.1 & 7.1 channels

Itu data yang disebutkan development kit, dan bisa saja nantinya akan berubah saat diumumkan resmi, karena beberapa hari lalu, presiden Sony Kazuo Hirai sempat menyebutkan, mereka akan membiarkan pesaingnya (dalam hal ini Microsoft) untuk mengkonfirmasikan spesifikasi hardware konsol next gen yang  sedang dikembangkan. Dan dengan sebelumnya spesifikasi Xbox Durango yang diduga Xbox 720 bocor, kami rasa bukan suatu kebetulan kemudian development kit PlayStation 4 ini menyusul ke permukaan.

Salah satu bagian development kit yang diinfokan Kotaku, menyebutkan fitur multi user account.

Jika benar AMD yang menangani “jeroan” PlatStation 4, demikian menjadikan mereka partner terbaik di bisnis video game ini bagi produsen mesin game, karena Nintendo juga menggunakan konfigurasi mesin racikan AMD untuk Wii U. Dengan bocoran kali ini kembali membuat persaingan antara Sony dan Microsoft makin menarik saja, karena Xbox 720 juga dipercaya menerapkan arsitektur x64, walaupun belum jelas siapa yang menyediakan part-nya, entah AMD atau vendor lainnya. Dan jika semua rumor itu benar, bisa dibayangkan jika konsol, laptop dan desktop semuanya digerakkan dengan arsitektur yang sama, makin mempermudah beberapa platform tersebut tersinergi.

Selain detail spesifikasi PlayStation Orbis, melalui dokumen tersebut juga disebutkan jika Sony nantinya ingin menerapkan beberapa akun berbeda untuk bisa sign-in ke akun Sony Entertainment Network secara bersamaan. Demikian memungkinkan Trophy dan juga data save yang tersinkronisasi dengan akun SEN bisa digunakan untuk fitur lain, seperti terhubung dengan kontroler yang kita gunakan.

Bisa jadi DualShock nanti bakal berakhir seperti ini…

Lalu dokumen itu juga membenarkan rumor sebelumnya, yang menyebutkan bahwa Sony bakal mempesiunkan Dual Shock, dan mereka berencana mendesain kontroler baru. Sementara development kit tersebut menyebutkan jika baik DualShock 3, Sixaxis dan Move masih bisa digunakan untuk PlayStation 4 aka Orbis nantinya. Sedangkan kontroler baru tersebut dituliskan masih mirip dengan DualShock, walaupun mendapatkan touchpad capacitive.

Belum bisa dibuktikan kebenaran rumor ini, dan kita tinggal menunggu konfirmasi resmi Sony, yang sepertinya juga bakal menunggu Microsoft mengkonfirmasikan dahulu seperti apa Xbox 720 mereka.

Dan semoga saja desain akhir PlayStation 4 nantinya tidak seperti gambar di atas… hehe! :)

Sumber: Kotaku


SHARE
Previous articleDebut Trailer RPG dari Monolith Soft Eksklusif untuk Wii U!
Next articleSuka Dengan Cerita Mitologi? Yuk, Datang Ke Gathering World Mythology Community!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.