Bandingkan BlackBerry Z10 dan BlackBerry Q10, Pilih Yang Virtual atau Fisik?

Demikian baru ada dua anggota keluarga baru BlackBerry 10, yaitu Z10 dan Q10. Khusus untuk Z10, sudah banyak kita ketahui seperti apa spesifikasinya, karena memang yang paling banyak diumbar informasinya. Sedangkan untuk Q10, meskipun tidak jauh berbeda, namun ada beberapa poin yang membuatnya lebih menarik, khususnya di mata mereka pengguna murni BBM.

BlackBerry Z10

Untuk BlackBerry Z10, smartphone full touch BlackBerry sejak era BlackBerry Storm, seperti yang kami ungkapkan sebelumnya, mengadopsi prosesor dual core 1.5 GHz dari Texas Instruments OMAP 4470 processor dengan GPU PowerVRSGX544 (Qualcomm MSM8960 dengan prosesor dual core Snapdragon S4 Plus untuk pasar US dan Kanada karena mendukung 4G LTE), layar 4.2-inchi dengan resolusi 1280×768-pixel pada 356 ppi, konektivitas NFC, Bluetooth 4.0, 3G, 4G LTE dan Wi-Fi (802.11 a/b/g/n), kamera 8-megapixel auto focus dan kamera sekunder 2-megapixel yang mampu merekam video full HD 1080p, dukungan port microHDMI, 2 GB RAM, internal storage 16GB, serta slot microSD yang mendukung kapasitas hingga 32 GB. Chipset dual-core yang mumpuni, dan dari pengalaman penulis, bahkan mampu menandingi yang sudah quad-core. Kemudian aspek multimedia-nya juga tidak biasa, dengan kamera 8-megapixel yang mampu melakukan TimeShift, setidaknya ada yang membuatnya terasa spesial.

TimeShift sendiri memungkinkan kita dengan cepat memotret beberapa frame foto, dan kemudian kamu bisa bebas memilih yang terbaik diantara mereka. Misalnya, saat kamu mengambil foto beberapa orang, ternyata ada salah seorang yang matanya berkedip, maka kamu bisa menyentuh mereka yang matanya berkedip, dan merubah frame-nya ke frame dimana ketika matanya tidak berkedip. Setidaknya tidak seribet dibandingkan menyuruh obyek fotonya untuk kembali berbaris untuk difoto ulang. Berikut detailnya melalui video:

BlackBerry 10 Camera: A Closer Look

BlackBerry Q10

Kemudian yang lebih jarang diangkat adalah BlackBerry Q10, atau sebelumnya dikenal sebagai N-Series dengan julukan N10, atau juga sempat disebut sebagai X10. Untuk yang satu ini, RIM memberi solusi pada mereka yang tidak mau berpaling ke BlackBerry 10 karena membutuhkan feedback keyboard QWERTY. Selain keyboard yang terasa di jari, Q10 juga memiliki layar sentuh, yang menggunakan material AMOLED sehingga saturasi layar terlihat berlebih dan warna hitamnya terlihat sangat dalam (untuk Z10 menggunakan material IPS) dengan ukuran dan bentuk yang sebenarnya agak aneh, 3.1-inchi berbentuk kotak, serta resolusi 720×720-pixel pada kerapatan 330-ppi. Oh ya, kapasitas baterainya lebih besar, di sini 2,100-mAh, dibandingkan 1,800-mAh pada BlackBerry Z10.

Detail lainnya, BlackBerry Q10 yang secara desain mengingatkan pada seri BlackBerry Bold ini menggunakan material casing stainless steel serta konsep layar berpelindung kaca yang merapat hingga ke setiap pinggirnya. Demikian juga untuk panel belakangnya, juga sama dibuat mirip kaca yang licin, berbeda dengan saudaranya yang bergerigi untuk membuatnya lebih mudah digenggam. Untuk chipset yang digunakan juga sama seperti pada BlackBerry Z10 — 1.5GHz dual-core Snapdragon S4 Plus, 2GB RAM, 16GB internal storage kamera 8-megapixel yang juga sama minus mode HDR dan pengaturan ISO. Kemudian untuk rencana rilisnya, BlackBerry Q10 baru mulai dijual April 2013 mendatang.

Spesifikasi BlackBerry Z10

  • Size (L x W x D): 130mm x 65.6mm x 9mm
  • Weight: 135.4 g
  • Display: 4.2”, 4 point multi-touch IPS LCD display, 1280 x 768 resolution at 356 PPI
  • Software: BlackBerry 10 OS
  • Memory: 2 GB RAM, 16 GB Flash. Hot Swappable microSD slot (up to 32 GB)
  • Processor: Dual Core 1.5 GHz
  • Camera: 8 MP rear facing camera, Auto Focus, 5x digital zoom
    1080p HD video recording, LED flash
    2MP front facing camera, 3x digital zoom
    720p HD video recording
  • GPS: Assisted, Autonomous, and Simultaneous GPS
  • Bluetooth: Bluetooth 4.0 Low Energy
  • NFC: NFC-enabled to support mobile payments and file exchange
  • HDMI: microHDMI out port
  • Advanced Sensors: Accelerometer, Magnetometer, Proximity, Gyroscope
    Ambient light sensor
  • Wi-Fi: Dual Band 802.11 a/b/g/n, Mobile Hotspot
  • Network Connectivity: 4G LTE or HSPA+, support for global roaming

Spesifikasi BlackBerry Q10

  • Size (L x W x D): 119.6mm x 66.8mm x 10.35mm
    Weight: 139 g
  • Display: 3.1”, SuperAMOLED display, 720 x 720 resolution at 330ppi
  • Keyboard: 35-key physical QWERTY keyboard with backlight (language specific keyboards
    such AZERTY and QWERTZ also available in local markets)
  • Software: BlackBerry 10 OS
  • Memory: 2 GB RAM, 16 GB Flash
    Hot Swappable microSD slot (up to 64 GB)
  • Processor: Dual Core 1.5 GHz
  • Camera: 8 MP rear facing camera, Auto Focus, 5x digital zoom
    1080p HD video recording, LED flash
    2MP front facing camera, 3x digital zoom
    720p HD video recording
  • GPS: Assisted, Autonomous, and Simultaneous GPS
  • Bluetooth: Bluetooth 4.0 Low Energy
  • NFC: NFC-enabled to support mobile payments and file exchange
  • HDMI: microHDMI out port
  • Advanced Sensors: Accelerometer, Magnetometer, Proximity, Gyroscope
    Ambient light sensor
  • Wi-Fi: Dual Band 802.11 a/b/g/n, Mobile Hotspot
  • Network Connectivity: 4G LTE or HSPA+, support for global roaming

Sebagai informasi tambahan, RIM mengklaim jika baik virtual keyboard (yang menggunakan teknologi SwiftKey untuk memprediksi teks lanjutan, yang pasti familiar bagi banyak pengguna Android, cek saja di Play Store) dan keyboard fisik pada BlackBerry Q10 akan tetap menjadi benchmark bagi smartphone tipe lainnya. Dipadukan dengan software baru BlackBerry 10, yang didesain untuk mempermudah user berhubungan dengan banyak layanan yang banyak diakses pengguna BlackBerry, software tersebut juga dibuat lebih cepat, stabil, dan menarik.

RIM juga menjanjikan hingga 70,000 aplikasi bakal tersedia untuk BlackBerry 10. Yah, wajar saja bisa langsung sebanyak itu (walaupun dibandingkan iOS dan Android, celahnya masih sangat lebar), karena kini isi BlackBerry World, yang dulunya dikenal sebagai BlackBerry App World, bukan sekadar aplikasi dan game saja yang ditawarkan, melainkan juga episode siaran TV, film, dan juga musik dari banyak studio besar.

Sedangkan yang sudah pasti dikonfirmasikan, seperti Skype, Facebook, Foursquare, Whatsapp dan LinkedIn. Cloud storage yang siap mendukung ada dua, Dropbox dan Box, kemudian di sisi aplikasi bisnis, ada SAP, Cisco dan HP yang menawarkan solusi korporat dengan WebEx dan HP e-Print. Game, salah satu yang menjadi satu kelemahan OS BlackBerry lawas, sepertinya cukup kuat di sini. Ada dukungan dari Rovio, Disney, EA Games, Gameloft dan banyak lagi dengan game seperti Angry Birds Star Wars HD, Where’s My Water, Where’s My Perry, Dead Space, Fruit Ninja, Plants vs Zombies, Shark Dash. Bahkan Angry Birds Star Wars bakal digratiskan khusus untuk mereka 1 juta pengguna yang mendownloadnya melalui BlackBerry 10. Lebih jelas mengenai aplikasi yang ditawarkan BlackBerry untuk OS barunya, bisa kamu lihat melalui video berikut:

BlackBerry 10 App Partners

http://youtu.be/s1dzowwBu5s

Setelah melihat dukungan aplikasi, dan juga detail spesifikasinya di atas, apakah kalian mau membeli BlackBerry 10, yang diprediksi harganya bakal di atas 6 jutaan? Mau pilih pilih BlackBerry Z10, atau Q10 yang menggunakan keyboard fisik?

Sumber: RIM


SHARE
Previous articleBerapa Kira-kira Nilai BlackBerry 10? Kita Lihat Harga Jualnya di Wilayah Lain!
Next articleDigital Happiness: DreadOut dan Usaha Menembus Ketatnya Persaingan Steam Greenlight
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.