J.J. Abrams Adaptasi Portal dan Half-Life ke Layar Lebar

Semakin besar saja proyek yang dikerjakan oleh J.J. Abrams. Setelah menerima tawaran untuk mengerjakan Star Wars: Episode VII, ia tak lantas meninggalkan dua franchise besarnya, Star Trek 3 dan Mission: Impossible 5, dan ia pastikan kedua film tersebut masih aman ditangannya.

Tapi bukan J.J. Abrams kalau puas hanya sampai disini, meski kini ia menangani tiga film besar, namun ia justru mengungkapkan keinginannya untuk mengadaptasi game unggulan Valve, Portal dan Half-Life.

Muncul di DICE convention 2013 bersama Gabe Newell, co-founder dari Velve, J.J. Abrams mengungkapkan minatnya untuk mengadaptasi video game tersebut dan menyampaikan sebuah ide video game yang ia ingin Velve kerjakan. Dan Gabe Newell pun menyambut dengan antusias rencana J.J. Abrams yang ingin mengadaptasi dua gamenya tersebut.

“We’re super excited about that and we also want to talk about making movies, either a Portal movie or a Half-Life movie.”

Half-Life pertama kali dirilis tahun 1998, game ini bercerita tentang seorang fisikawan bernama Gordon Freeman, yang membuka gerbang antara laboratoriumnya di New Mexico dengan dunia lain yang disebut Xen, dimana dunia tersebut merupakan tempat kediaman monster-monster yang menakutkan. Sedangkan Portal yang dirilis tahun 2007, merupakan spin-off dari Half-Life, yang bercerita tentang percobaan untuk mencari perangkat guna membuka portal ke ruang angkasa.

Ditemui ditempat yang sama, J.J. Abrams mengatakan kalau proyek ini masih dalam tahap yang sangat awal. Dimana ia baru akan mencari penulis untuk mengerjakan naskahnya, ide-ide menariknya pun yang masih belum sempat ia tuangkan.

Sebagai sutradara spesialis film fiksi ilmiah, tentunya ini akan jadi tontonan yang menarik untuk diikuti jika J.J. Abrams benar-benar membawa dua game ini ke layar lebar.

Sumber: Polygon


SHARE
Previous articleThe Walking Dead: Survival Instinct Tawarkan Bonus Pre-order Untuk Bekal Survival
Next articleUltralist: Sepuluh Fakta Menarik Seputar Dead Space
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.