Sony Merilis Xperia E dan E dual, Walkman yang Langsung Gunakan Android Jelly Bean

Pertama kali dikonfirmasikan awal Desember 2012 lalu, akhirnya kemarin Sony Mobile Indonesia merilis Sony Xperia E dan Xperia E dual dengan dua slot kartu SIM.

Menjadi salah satu smartphone Xperia yang terfokus pada fitur musik, Sony Mobile Indonesia pun kembali menggandeng seorang penyanyi Indonesia sebagai brand ambasador untuk Xperia E dan E dual yang diluncurkan kemarin, 14 Februari 2013 di FX Sudirman. Jika sebelumnya Xperia Tipo dan Xperia Miro dan menggandeng Citra Scholastika, maka kini mereka mengajukan Terryana “Terry” Fatiah, yang dikenal dengan hits andalannya “Janji Manismu” dan yang terbaru “Butiran Debu”.

“Ini merupakan bukti komitmen Sony Mobile dalam menjangkau seluruh pasar. Dan kami senang bisa bekerjasama dengan Terry sebagai brand ambassador yang mewakili segmen anak muda dengan kualitas musik serta lagu-lagunya yang sedang hits sekarang ini.” ungkap Marketing Manager Sony Mobile, Ika Paramitha.

Spesifikasi smartphone yang dijual Rp. 1,8 jutaan ini juga lumayan. Memiliki layar berukuran 3.5-inchi dengan resolusi HVGA alias 320×480-pixel, serta langsung mengusung Android 4.1 Jelly Bean (khusus Xperia E, sedangkan yang E dual masih Ice Cream Sandwich). Xperia E dengan dimensi 113.5×61.8×11.0-mm dan berat 115.7-gram ini juga memiliki  varian dual-SIM dengan nama Xperia E dual. Keduanya memiliki software khusus untuk menghemat baterai, dengan cara mematikan WiFi dan trafik data ketika layarnya berada dalam kondisi sleep setelah beberapa menit.

Kemudian untuk varian dual-SIMnya, Sony juga memberikan fasilitas kemudahan berpindah operator yang bakal dijasikan nomor primer dengan hanya satu sentuhan saja. Kamera 3.2-megapixel auto-focus bisa kita temukan di bagian belakangnya, namun sayang kamera sekunder di depan absen. Memory internalnya sendiri disediakan 4GB, dengan jatah 2.2GB bisa kita gunakan sebagai media penyimpan data. Slot microSD juga disediakan untuk memperbesar kapasitas storage-nya.

Selain itu, kedua Xperia E ini juga memiliki beberapa fasilitas yang jamak ditemui dalam Xperia lain, seperti teknologi HD Voice dan Walkman xLOUD yang dilengkapi 3D surround sound dan equalizer manual untuk mengoptimalkan kualitas suara, mendukung fitur musiknya yang diklaim mampu memutar musik hingga 30 jam. Selain itu prosesor yang digunakan dari keluarga Qualcomm Snapdragon MSM7227A denga prosesor Scorpion 1GHz , konektivitas WiFi yang mendukung DLNA (untuk mempermudah melihat konten seperti foto dan video melalui layar TV, tablet dan PC), baterai 1530mAh (untuk waktu bicara 6 jam dan 530 jam standby), serta pilihan warna hitam, putih dan merah muda untuk Xperia E, dan hitam serta emas untuk Xperia E dual.

Xperia E juga dipadukan dengan paket data internet dari TELKOMSELFlash. Dengan hanya Rp 50.000, kamu bisa menikmati data selama 3 bulan dengan jatah kuota 1,2 GB per bulan. Value added lainnya, Xperia E mendapatkan akses unduh lagu yang legal melalui portal MelOn. Dan karena ada perbedaan di slot SIM, untuk Xperia E bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 1.799.000, sedangkan Xperia E dual dijual seharga Rp 1.899.000.

“Ini merupakan kampanye “Musikkan HidupMU” hal ini sebagai wujud nyata dukungan serius Sony mobile terhadap musik Indonesia” ungkap Oky Gunawan, Head of Channel and Brand Activation Sony Mobile Communications Indonesia. Dia menambahkan, “Langkah kerjasama dengan PT. Melon Indonesia itu menjadi bagian usaha mereka dalam rangka memuaskan pelanggan akan kebutuhan download lagu sepuasnya, yang diharapkan mampu menggairahkan industri musik digital.”

Xperia™ E – expertly created for simplicity

Xperia™ E dual – expertly created for simplicity

[nggallery id=220]

Sumber: SonyXperia EXperia Edual


SHARE
Previous articleNintendo Umumkan Mario Golf: World Tour untuk 3DS
Next articleUniversal Pictures Lepas Trailer Kedua Fast & Furious 6
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.