Metal Gear Rising: Revengeance Preview Hub: Tinggalkan Dulu Snake, Saatnya Raiden Beraksi!

Biasanya, game Metal Gear identik dengan Snake. Namun kali ini, sepertinya Kojima Productions ingin membuat sesuatu yang berbeda dalam Metal Gear Rising (MGR): Revengeance. Yap, seperti yang kita tahu, game kali ini tidak akan dibintangi oleh Snake, namun justru dibintangi oleh teman seperjuangannya, Raiden. Sebenarnya Kojima lebih menginginkan Gray Fox sebagai karakter utama dari game ini, namun dikatakan olehnya pada sebuah wawancara bahwa tim-nya bersikukuh untuk mengambil Raiden sebagai karakter utama. Hal ini dikatakan oleh salah satu staf karena para staf menganggap bahwa kemampuan ninja Raiden lebih pas untuk game kali ini, Kojima sendiri juga mengatakan bahwa ia sangat menghargai pendapat timnya tersebut dan mengiyakan ide mereka dengan Raiden sebagai tokoh utama untuk seri kali ini.

Game yang merupakan self-contained plot alias game yang berdiri sendiri tanpa akan dibuat kelanjutannya ini ber-setting sekitar empat tahun setelah game Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots berakhir. Ceritanya tentu saja, akan berfokus pada cyborg ninja kita, Raiden yang selidik punya selidik, ternyata cukup digemari oleh para fan girl. Raiden kali ini akan bertarung melawan sebuah perusahaan militer yang tergabung dalam sebuah aksi teroris, perusahaan militer ini menamakan diri mereka sebagai Desperado Enterprises.

Pada cutscene pembuka untuk game ini, kita disuguhi Raiden yang dihajar oleh sebuah tokoh antagonis yang membuatnya kehilangan mata dan dagu, hal ini kemudian yang membuatnya menjadi sebuah cyborg. Oh ya, meskipun game ini dikerjakan bersama dengan Platinum Games (yang sebelumnya pernah membuat Bayonetta dan Vanquish), namun Kojima Production masih bertanggung jawab untuk menggarap skrip game, cerita, dan cutscene.

Bila kamu merupakan pemerhati seri ini, maka kamu mungkin akan sadar bahwa ada beberapa sisi game sebelumnya yang masih hadir di sini. Game ini juga dikatakan sebagai sebuah game yang Metal Gear banget dari sisi narasi, desain karakter yang hi-tech, skrip, dan tidak lupa, alert sound yang sangat khas dari game tersebut.

Namun dari segi gameplay, hal ini akan dirubah karena kali ini, kamu akan bermain sebagai ninja yang siap menyabet tubuh para musuhmu seseuai dengan keinginanmu, mulai dari langsung potong hingga mencincang mereka lalu mengambil energi mereka untuk menyembuhkan dirimu sendiri.

MGR: Revengeance ini sejatinya secara resmi baru dirilis pada 19 Februari 2013 besok. Namun, ternyata game ini mengalami nasib serupa dengan beberapa game lain yang sudah dirilis sebelumnya, yaitu versi leak yang keluar lebih awal beberapa hari dari versi resminya. Bagi yang belum sempat memainkannya dan lebih menunggu versi resminya dirilis besok, tim Duniaku.net mengumpulkan artikel-artikel sebelumnya dari MGR: Revengeance yang bisa kamu akses dengan mengeklik salah satu link di bawah ini. Dan bagi kamu yang sudah memainkan game ini, silahkan share pendapat kamu di kolom komentar, bagaimana impresi kamu saat memainkan Cyborg dengan gaya ala Bayonetta ini.

– Skor Review Famitsu Pekan Ini, Metal Gear Rising: Revengeance Mendekati Sempurna!

– Sunny Emmerich Hadir Kembali di Metal Gear Rising Revengeance!

– DLC VR Missions Metal Gear Rising: Revengeance Eksklusif untuk PS3 di US

– Serunya Pertarungan Melawan Boss dalam Metal Gear Rising: Revengeance!

– Kostum Spesial untuk Raiden di Metal Gear Rising: Revengeance

– Video Gameplay Baru Metal Gear Rising: Revengeance, Raiden Melawan Metal Gear Ray!

– Bundel Spesial PS3 Super Slim dengan Metal Gear Rising: Revengeance!

– Edisi Spesial Metal Gear Rising: Revengeance dengan Bonus Figurine Raiden!

– Dapatkan Replika Pedang Raiden Di Metal Gear Rising: Revengeance Collector’s Edition


SHARE
Previous articleSony Patenkan Eyepad, Mencoba Seperti SmartGlass atau GamePad-nya Wii U?
Next articleTiga Karakter Pemburu Demon di Toukiden
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.