nVidia Umumkan Tegra 4i, Versi Murah Tegra 4 yang Terintegrasi Modem 4G LTE

Selama Consumer Electronic Show 2013 lalu, nVidia mengkonfirmasikan chipset mobile terbarunya, nVidia Tegra 4. Dan kini mereka juga mengenalkan keluarga baru chipsetnya, yang disebut nVidia Tegra 4i.

Meskipun dari namanya mengindikasikan ada kedekatan “keluarga,” namun Tegra 4i ini sebenarnya menjadi versi update dari chipset mereka tahun sebelumnya, Tegra 3, namun dengan dukungan koneksi 4G LTE. Karena seperti kita ketahui, smartphone yang versi internasionalnya menggunakan Tegra 3, biasanya harus merelakan diganti otaknya dengan pilihan lain (biasanya solusi dari Qualcomm), atau dengan keadaan memaksa dengan menambahkan modem 4G LTE eksternal jika ingin menerapkan teknologi koneksi data 4G LTE.

Namun sayangnya, solusi nVidia itu seharusnya bisa malah menanbah harga keseluruhan smartphone, karena solusi modem tetap eksternal, bukan on-die modem yang terintegrasi dalam chipset-nya. Sebenarnya Tegra 4 yang menjadi chipset pertama dunia yang menerapkan teknologi prosesor terkini Cortex-A15 masih belum memiliki model 4G LTE terintegrasi, namun mendapat solusi chipset tambahan Icera i500 yang dikembangkan dalam satu platform Tegra 4. Namun dengan Tegra 4 yang diposisikan sebagai solusi mobile computing kelas atas, nVidia merasa perlu mengisi kelas bawah, khususnya untuk smartphone atau tablet murah yang membutuhkan paket chipset lengkap.

Di sinilah peran Tegra 4i datang, karena dengan integrasi 4G LTE (menjadi yang pertama di keluarga chipset mobile nVidia), Tegra 4i bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin menyasarkan smartphone atau tabletnya di kelas pasar yang lebih rendah. Detailnya, Tegra 3 masih dibangun dari empat inti prosesor Cortex-A9 dan dengan core kelima yang berperan sebagai power-saving seperti Tegra 3. Bedanya hanya pada GPU-nya yang di-upgrade dengan racikan 60-core, sehingga seharusnya mendekati kemampuan Tegra 4 yang GPU-nya mencapai 72-core. Ditambah integrasi 4G LTE, nVidia tidak perlu kuatir jika ada vendor smartphone yang menjual kemampuan 4G LTE, namun terpaksa memilih rivalnya, dalam hal ini Qualcomm yang memang chipsetnya sudah terintegrasi 4G LTE, karena Tegra 4i sudah memberi solusi tersebut.

Kemudian satu kelebihan Tegra 4i adalah ukurannya, yang ternyata juga lebih kecil (dibangun dari arsitektur 28 nm seperti Tegra 4), tepatnya separuh dari chipset quad-core milik Qualcomm. Teorinya, dengan ukuran yang lebih kompak, seharusnya ketahanan baterainya lebih baik. Lalu beberapa fitur ala Tegra 4 juga disisipkan di sana. Seperti fungsi kameranya mampu menerapkan mode HDR yang selalu aktif, sehingga mungkin saja kamu membuat foto panorama dengan fitur HDR yang selalu menyala. Sayangnya, Tegra 4i ini baru available akhir tahun ini, dan bisa memperkuat produk baru yang dirilis mulai awal tahun depan.

Berikut perbandingan antara chipset Tegra 4 dan Tegra 4i.

[cb type=”company”]nvidia[/cb]


SHARE
Previous articleSkor Review Famitsu Pekan Ini, Dynasty Warriors 8 Meraih Posisi Puncak
Next articleGalaxy Camera WiFi, Solusi Murah Kamera Berjiwa Android Dari Samsung
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.