Huawei Konfirmasikan Ascend P2 di Mobile World Congress 2013

Setelah beberapa kali Ascend P2 menyapa secara sembunyi-sembunyi, kali ini melalui ajang Mobile World Congress 2013 flagship baru Huawei tersebut resmi menampakkan diri.

Flagship baru Huawei ini akan mengisi pasar 2013 dengan dua smartphone mereka lainnya, seperti Ascend Mate dan Ascend D2 yang juga akan dipamerkan selama event. Mendapat label P, Ascend P2 mengikuti desain Ascend P1 yang mengandalkan profil tubuh tipis. Namun dengan ketebalan 8.6-milimeter, Huawei mampu memasukkan sensor kamera 13-megapixel dengan LED flash dan mode HDR (baik untuk foto dan video) di bagian tubuh belakangnya. Sementara itu kamera depannya hanya 1.3-megapixel.

Saat banyak flagship lain sudah beranjak ke resolusi full HD 1080p, rupanya Huawei masih saja “terlambat” dan memilih resolusi HD 720×1280-pixel untuk bidang layar IPS berukuran 4.7-inchi dengan kerapatan 312ppi. Ukuran tersebut menurut penulis sangat nyaman untuk pengoperasian satu tangan. Namun mungkin tidak selega pilihan 5-inchi dari vendor lainnya yang bakal banyak mengisi pasar tahun 2013 ini. Antar mukanya oleh Huawei disebut Emotion UI, yang begitu dalam merubah penampilan interface stock ROM Android 4.1.2 Jelly Bean.

Tombol volume di sebelah kiri.

Kemudian untuk menggerakkan resolusi HD dan antar muka yang eye-cathcing tersebut Huawei menyerahkan pada chipset Huawei K3V2 dengan prosesor quad-core dengan clock speed 1.5GHz. Sayangnya, kok ya RAM-nya hanya 1GB, sama seperti Ascend P1, dan pasti tidak cukup untuk sebuah flagship, apalagi smartphone Jelly Bean dengan fitur sebanyak Ascend P2 ini. Internal storage-nya memang meningkat dari Ascend P1 yang hanya 4GB, dan kini menjadi 16GB, yang masih bisa diperbesar melalui slot micro SD. Peningkatan lainnya, Huawei memposisikan smartphone ini sebagai pilihan mereka pengguna layanan koneksi LTE, karena mampu berkalan di jalur LTE Cat 4 dengan batas maksimal kecepatan download 150Mbps. Konektivitas lainnya, ada chip NFC di sini, serta opsi untuk bertukar file melalui Wi-Fi.

Tombol shutter kamera di sebelah kanan, dan di sisi atas ada tombol power. Di antara keduanya ada slot memory dan juga micro SIM. Pola pengaturan tombolnya mirip Galaxy-nya Samsung.

Sayangnya, Huawei kok ya masih saja setengah-setengah untuk sebuah flagship. Casing Ascend P2 tetap menggunakan material plastik seperti Ascend P1, dan jelas terlihat kesan plastiknya. Setidaknya kini ada lis krom di sekeliling tubuhnya, sedikit menambah kesan mewah. Menurut rencana, smartphone dengan baterai 2420 mAh ini akan dirilis pertengahan tahun 2013 nanti. Saat yang tepat ketika pasar sudah dibanjiri pilihan menggoda seperti Samsung Galaxy S IV, HTC One atau LG Optimus G. Semoga saja harganya sama seperti Ascend P1, pertama kali muncul di rentang Rp. 3 jutaan.

[cb type=”company”]Huawei[/cb]


SHARE
Previous articleEye Candy: Beragam Konsep Art Metal Gear Rising: Revengeance
Next articleUbisoft Lepas Cover Art Watch Dogs, Dirilis Untuk Semua Konsol Akhir Tahun 2013
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.