MWC 2013: Lenovo Perkenalkan Tiga Tablet Jelly Bean A1000, A3000 dan S6000.

Lenovo menjadi salah satu brand yang mulai agresif mengenalkan seri smartphone-nya di Indonesia. Dan sejak bekerjasama dengan jalur distribusi Trikomsel (melalui OkeShop atau Global Teleshop), nama Lenovo dan seri Android IdeaPhone mereka makin dikenal luas. Apalagi kualitasnya termasuk lumayan dibandingkan harganya. Beberapa tipe terbaru seperti IdeaPhone A800 yang harganya Rp. 1.5 jutaan sudah mengajukan chipset dual-core Cortex-A9 dengan layar IPS yang lebar, cukup worthed dengan kualitasnya. Kemudian selama Mobile World Congress 2013, Lenovo membawa beberapa pilihan baru yang akan dirilis mulai pertengahan tahun 2013 ini.

Puas menggelontor pasar dengan tipe low dan middle dari seri A sampai S, kini Lenovo mengenalkan jajaran tablet baru selama MWC 2013. Ada tiga, dan semuanya langsung menjalankan Android 4.1.2 Jelly Bean, dengan menyasar target kelas middle, jadi untuk harga seharusnya tidak terlalu tinggi. Diantara ketiganya, posisi teratas ada pada S6000, yang memiliki layar IPS 10-inchi dengan resolusi 1,280×800-pixel, chipset MediaTek (seperti yang digunakan pada semua lineup smartphone-nya), dengan empat inti prosesor.

Chipset dengan kode 8389 / 8125 tersebut menjadi yang pertama diterapkan untuk produk Android mereka, menggunkan inti Cortex-A7, namun menggunakan arsitektur 28nm yang lebih canggih (seperti diterapkan Qualcomm pada Snapdragon S4 Pro), dan berjalan pada kecepatan 1.2GHz. Tablet yang ketebalannya hanya 8.6mm dan berat 560-gram ini mampu aktif selama delapan jam dengan kekuatan baterai 6350-mAh. Secara default hanya ada koneksi WiFi, namun Lenovo menjanjikan bakal ada tambahan modul HSPA+.

Berada di bawahnya ada tablet 7-inchi A3000 yang menggunakan jenis prosesor yang sama, dengan kecepatan 1.2GHz, layar material IPS dan juga koneksi WiFi onli, atau bisa ditambah melalui modul radio HSPA+. Hanya saja di sini resolusinya agak jadul, yaitu 1,024×600-pixel, yang pertama kali digunakan oleh Galaxy Tab beberapa tahun lalu. Walaupun lebih kecil, namun ternyata seri A ini juga lebih tebal, dengan ketebalan 11-mm dan beratnya  340-gram.

Dan terakhir, seri paling bontot spesifikasinya adalah A1000. Juga berlayar 7-inchi dengan prosesor dual-core 1.2GHz dari chipset MediaTek 8317, serta mendukung aplikasi pemrosesan audio Dolby Digital Plus. Bisa jadi Huawei ingin memasarkannya untuk pasar low yang dominan pengguna anak muda yang doyan musik. Kedua model terbawah memiliki slot microSD, namun hanya A3000 saja yang mampu menerima memory card hingga 64GB, sedangkan A1000 maksimal hanya 32 GB. Hanya A1000 saja yang disebutkan internal storagenya, yang kapasitasnya 16GB. Untuk ukuran, tipe terendah ini ketebalannya 10,7-mm dengan berat 340-gram dengan baterai 3500-mAh (kapasitasnya sama seperti pada A3000, jadi seharusnya bisa lebih irit).

Lenovo akan merilis ketiga tablet yang memiliki RAM 1GB tersebut mulai kuartal kedua 2013 di seluruh wilayah, termasuk Indonesia. Semoga saja harganya bersahabat, seperti kebanyakan tipe smartphone mereka. Kabarnya, ketiga tablet ini akan dijual di rentang harga  €199 – 299 euro, atau sekitar Rp. 2,5 hingga Rp. 3,8 jutaan.

[cb type=”company”]Lenovo[/cb]


SHARE
Previous articleMWC 2013: Press Image dan Video Teaser Resmi Huawei Ascend P2
Next articleSetelah Gangnam Style, Kini Harlem Shake Menjadi Fenomena di YouTube!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.