Opera Browser Mendapat Overhaul Engine WebKit, Kini Setara Chrome dan Safari

Pengguna Opera Mobile yang biasa memanfaatkan browser tersebut selama browsing melalui Android bakal segera mendapatkan overhaul versi terbarunya. Opera Software hari ini mengkonfirmasikan versi baru (yang masih beta) dari browser Opera, yang pertama kali dikonfirmasikan Januari 2013 lalu. Bukan Opera Mobile atau Opera Mini, namun Opera baru ini dikembangkan sebagai browser “full” seperti Google Chrome. Kamu bisa mengakses versi betanya secara gratis melalui Play Store, walaupun tidak semua Android bisa menjalankannya.

Pembaruan terbaik dari release kali ini adalah Opera menerapkan engine rendering baru dari jenis WebKit, engine yang sama yang juga digunakan Google pada Chrome, dan juga Apple pada Safari. Sejauh ini kecepatannya sudah diklaim mengungguli kompetitor seperti engine Gecko-nya Mozilla dan engine Presto yang digunakan Opera pada browser mereka sebelumnya.

Karena engine baru, Opera pun merubah antar muka browser ini, dan kamu bakal banyak diajak menyapukan jari melalui interface utamanya, hingga layout navigasinya pun terlihat bersih. Opera juga masih mempertahankan Speed Dial yang menjadi salah satu fitur unggulan browser mereka sebelumnya, dengan warna utamanya sedikit dirubah (mengesankan iOS ya) dan halaman bookmark halaman yang paling sering kamu kunjungi ditempatkan di tengah. Kamu juga bisa mengkustomisasi layout ikon-ikonnya tersebut.

Beberapa menu lain yang kami temui seperti Off-Road Mode, istilah baru dari fungsi penghemat data (kompresi bandwidth melalui server) seperti yang kita temui pada Opera Mini, namun kini bisa kamu aktifkan melalui menu utamanya. Lalu ada tab Discover yang berperan sebagai pembaca berita yang bakal terupdate otomatis, atau me-resfresh beritanya secara manual. Layout-nya sendiri dibuat mirip aplikasi Flipboard. Fungsi lainnya seperti pop-up blocking, download manager, Opera Link untuk sinkronisasi bookmark dan settings juga bisa kamu temui dalam browser baru ini.

Jika ingin mencobanya, langsung saja download melalui Play Store di bawah, atau dari link alternatif yang kami sediakan. Tidak semua Android bisa menjalankannya. Jadi jika smartphone/tablet-mu tidak menemukan Opera Browser Beta di Play Store, download saja .apk-nya melalui link yang kami berikan. Namun kami tidak menjamin apakah bisa berjalan dengan lancar.

Discover our best browser for Android

[cb type=”company”]Opera[/cb]


SHARE
Previous articleTomb Raider Review: Reboot atau Rebirth? Lara Croft Kembali Dengan Nuansa Uncharted
Next articleSony Merilia Video Promo Xperia Tablet Z, PlayStation Mobile Dengan Ukuran 10-inchi
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.