Dragon Nest National Championship 2012-2013 (Day 2)

Developer dari Eyedentity Games
Developer dari Eyedentity Games

Setelah melalui Babak Penyisihan di hari pertama, Grand Final Dragon Nest National Championship (DNNC) 2012-2013 akhirnya sampai di hari kedua pada tanggal 3 Maret 2013. Rangkaian acara tetap berlangsung di Gemscool Arena yang berada di kawasan Pondok Indah, Jakarta, dengan pengunjung yang tak kalah banyaknya dengan hari pertama. Booth Mini Games memang sudah tidak ada, tapi sebagai gantinya ada banyak acara menarik yang disiapkan panitia.

Adventurers mengakui keunggulan para Developer
Adventurers mengakui keunggulan para Developer

Selain pertandingan Grand Final, acara yang paling menarik di hari kedua ini mungkin adalah perang tanding antara para Adventurers, sebutan bagi para pemain Dragon Nest, melawan 2 orang developer dari Eyedentity Games. Dengan gagah berani, 3 orang Adventurers pun maju ke depan untuk menantang para developer, yang katanya adalah yang terbaik di Korea. Benar saja, walau bisa sedikit memberi perlawanan, akhirnya para Adventurers itu harus mengakui keunggulan para developer. Bahkan seorang Adventurer harus rela terkena 49 Combo Hit dalam sekali serang, wow!

Dragon Nest National Championship itu sendiri akhirnya mempertemukan Tim Drei asal Bandung dan Tim Imperium asal Jakarta di Babak Final. Sebelum menyimak pertandingan final yang super seru, mari kita lihat perjalanan kedua tim tersebut hingga sampai di partai puncak.

Road To Final : DREI

Tim Drei
Tim Drei

Sejak babak 8 Besar, Orches telah memimpin rekan-rekannya, Hertrix dan Best, untuk membawa Drei memenangkan pertandingan demi pertandingan dengan membunuh banyak musuh. Sistem pertandingan yang digunakan di babak 8 Besar masih sama dengan babak penyisihan, mode 3-on-3, dan yang memenangkan 5 Round berhak menjadi pemenang. Drei sendiri akhirnya mengalahkan Tim Maho 1 asal Palembang dengan skor 5-3.

Berlanjut ke babak Semi Final, format pertandingan mengalami sedikit perubahan. Setelah bertanding 3-on-3, para finalis juga harus menjalani mode Wipeout, di mana setiap anggota tim harus bergantian menjalani duel 1-on-1 melawan musuh, dan setiap kill (membunuh musuh) akan dihitung 1 poin.

Di babak Semi Final ini, Drei kembali menang 5-3 di mode 3-on-3 melawan Chronicle Art 2 asal Jakarta. Di mode Wipeout, Drei lagi-lagi memenangkan pertarungan dengan skor 3-2. Total skor akhir adalah 8-5, dan Drei berhak maju ke Babak Final.

Road To Final : Imperium

Tim Imperium
Tim Imperium

ColapsM, Sheryl, dan Zones yang tergabung dalam Tim Imperium telah menunjukkan dominasinya sejak babak 8 Besar dengan mengalahkan Zeebreel, wakil dari Semarang, dengan skor telak 5-0.

Menghadapi Ein, yang merupakan jawara Server Althea, Imperium kembali menang dengan skor fantastis, 5-1 saat mode 3-on-3 dan 3-2 saat mode Wipeout. Berbekal skor akhir 8-3, Imperium pun berhak menantang Drei di babak Final.

Final Match

Pertandingan antara Drei dan Imperium memang layak disebut sebagai Final. Adu strategi antar kedua tim terlihat begitu jelas, terutama ketika di awal pertandingan Drei unggul cepat 3-0. Tim Drei memilih terus berkumpul dan mencari celah untuk menyerbu musuh bersama-sama. Berbeda dengan Drei, Imperium lebih memilih untuk berpencar, untuk kemudian mengepung Drei dari 2 arah. Strategi ini terbukti lebih ampuh. Setelah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4, Imperium akhirnya berhasil memenangkan mode 3-on-3 dengan skor 5-4 !!

Mode Wipeout kemudian digelar, dan Drei berhasil menahan kemenangan Imperium dengan skor 2-1. Skor akhir sama kuat 6-6, dan babak Final ini pun harus dilanjutkan dengan Sudden Death, pertandingan penentuan dengan mode Wipeout. Di saat yang sangat menentukan ini, tim Drei seperti kehabisan stamina, dan akhirnya mereka pun mengakui keunggulan Tim Imperium.

Dan yang menjadi Juara Grand Final Dragon Nest National Championship 2012-2013 adalah … IMPERIUM.

Juara 1 : Imperium
Juara 1 : Imperium
Juara 2 : Drei
Juara 2 : Drei
Juara 3 : Ein
Juara 3 : Ein
Para Pemenang bersama Developer DN
Para Pemenang bersama Developer DN

SHARE
Previous articleBermain Game Bisa Membuat Orang Lanjut Usia Hidup Lebih Bahagia
Next articleBekerjasama Dengan GREE, XSEED Memulai Debut Mobile Dengan Ark of the Ages
Aditya sudah mulai menulis sejak bangku kuliah, waktu itu ia hanya membuat cerita-cerita pendek dan beberapa puisi. Sejak itu, ketertarikannya pada dunia literasi terus berlanjut, hingga dia tertarik untuk bergabung dengan berbagai komunitas dan akhirnya berujung dengan menjadi penerjemah buku. Saat ini, ia adalah Books Enthusiast di Forum Kaskus, sekaligus Moderator di Goodreads Indonesia untuk tahun 2013. Cita-cita untuk menjadi seorang jurnalis, ia ekspresikan dengan membuat blog aitinesia.com.