Proyek Card Battle RPG dari Nippon Ichi Software, Zillions of Enemy X: Zetsukai no Crusade

Nippon Ichi Software rupanya ingin menggebrak tradisi sebagai developer yang terkenal dengan serial Strategy RPG-nya, Disgaea. Bekerja sama dengan Broccoli, kali ini mereka mengembangkan sebuah Card Battle RPG untuk PS3 dengan judul Zillions of Enemy X: Zetsukai no Crusade (Zilions of Enemy X).

Zillions of Enemy X mengambil setting di masa depan (tahun 20XX), di mana gerbang-gerbang misterius tiba-tiba muncul di seluruh belahan dunia. Dari gerbang tersebut muncul para penginvasi bumi, yang disebut dengan Zillions of Enemy X (atau disingkat ZX). Setidaknya adalima gerbang misterius yang muncul, yakni di Washington (USA),Tokyo (Jepang),Pretoria (Afrika Selatan), Paris (Perancis), dan Argentina.

Para ZX ini bisa dikalahkan dengan menggunakan bantuan barang bernama “Device”. Device merupakan barang yang peredarannya dijaga ketat dan dijual dengan harga sangat tinggi di pasar gelap. Dengan kemunculanlimagerbang di berbagai belahan dunia berbeda, adalimaprotagonis yang akan kamu temui di game ini.

Quinn Forsythe

Seorang tentara angkatan laut dari Amerika.

Cecil Royale

Cewek jurnalis dari Perancis.

Steve Shibaya

Seorang peneliti dari Afrika Selatan.

Kaede Kaga

Seorang pedagang di pasar gelap dari Jepang. Cowok berusia 19 tahun ini berasal dariTokyo, dan menjual Device secara ilegal sebagai pemasukan. Tokyo Mobius sendiri menjadi salah satu negeara di mana orang-orang bisa membeli ZX ilegal.

Kaga juga sebenarnya adalah petarung ZX yang cukup handal. Ini karena dia memiliki pengalaman bertarung dengan ZX semenjak dirinya berusia 15 tahun. Kaga tidak memiliki anggota keluarga dan terlihat kalem. Tapi sebenarnya dia sering kali memikirkan banyak hal. Suatu hari Kaga bertemu dengan ZX yang aneh dan petualangannya di Zillions of Enemy X pun dimulai.

Natalia Cambiasso

Cewek berusia 18 tahun yang tumbuh besar dalam perumahan kumuh. Dia berasal dariArgentinadan keluarganya terhubung dengan kelompok mafia terbesar di Amerika Selatan. Karena itu semenjak kecil Natalia tumbuh dengan mengenal senjata api serta Device. Meski demikian, Natalia mudah iba terhadap orang-orang di sekitarnya.

Di sini dia tinggal bersama sekelompok anak-anak lain ketika Micro Black Point muncul di dekat tempat tinggalnya. Tanpa peringatan, sejumlah besar ZX muncul dari gerbang misterius Micro Black Point dan menghabisi semua yang ada di sekitarnya. Tempat tinggalnya pun hancur, tapi Natalia dan anak-anak yang lain berhasil selamat. Memegang benda peninggalan ibunya yang berharga, sebuah Device, Natalia pun ingin melawan para ZX.

Device ini bisa digunakan melawan para ZX melalui pertarungan kartu, di mana penggunanya akan memanggil para ZX dari kartu-kartu, dengan mengkonsumsi sejumlah SP. ZX yang dipanggil bertindak sebagai penyerang sekaligus pelindung dirimu. Saat ZX musuh mendekat dan berhasil menyerangmu, maka kamu akan kehilangan LP (Life Point).

Butuh ZX lebih banyak? Kamu bisa menangkap ZX musuh dan mengubahnya menjadi kartu dengan melakukan Code Hack.

Tiap ZX sudah pasti memiliki kemampuannya masing-masing, dan kamu tentunya harus mengkustomisasi deck milikmu untuk bisa mengalahkan ZX musuh yang lebih kuat. Total ada lebih dari 250 kartu ZX di game ini, dan beberapa di antaranya menghadirkan desain dari Eiichi Shimizu serta Tomohiro Shimoguchi.

[nggallery id=445]

Untuk opening, Zillions of Enemy X bekerja sama dengan studio animasi TMS Entertainment untuk membuatnya, studio yang sama dengan yang menangani versi anime dari Cardfight!! Vanguard (salah satu TCG juga).

[nggallery id=444]

Broccoli dan Nippon Ichi Software akan merilis Zillions of Enemy X untuk PS3 di Jepang pada tanggal 25 Mei 2013 mendatang.

[nggallery id=446]

[ Sumber : Siliconera (2), Gematsu (2) ]


SHARE
Previous articleUltralist: Evolusi Penampilan Lara Croft dari Masa ke Masa
Next articleRising Phoenix, Judul Game ataukah Judul Film Selanjutnya dari Assassin’s Creed?
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.