Bladeslinger, Game Mobile Dengan Grafis Paling Wah, Kini Hadir Untuk Android

Cerita bertema Wild West mungkin sudah biasa, karena itulah developer Kerosene Games menambahkan unsur horor dan steampunk untuk game mobile pertama mereka, Bladeslinger. Setelah dirilis untuk iOS akhir November 2012 lalu, akhirnya mereka mengeluarkannya untuk Android, meskipun tidak banyak Android yang sudah mendukung bisa memainkan game ini.

Tidak susah mengenali game action third-person ini, karena grafisnya memang menjadi salah satu yang terbaik untuk kelas mobile. Namun mereka yang sudah memainkan versi iOS-nya pasti mengenalnya, kontrolnya tidak sebaik grafis dan narasinya. Kamu mengendalikan William Glaston, yang kembali ke kotanya Hammer’s Peak dan menemukan tempat tinggalnya itu sudah dikuasai monster. Sejak saat itu, dia mulai bertualang untuk mengetahui asal mula para makhluk mengerikan tersebut, dan berusaha memusnahkannya.

Ide ceritanya memang biasa, dan sepertinya memang Bladeslinger unggul hanya pada kualitas grafis saja, yang menurut kami sudah terlihat mengagumkan untuk ukuran hardware iOS akhir tahun lalu, atau bahkan ketika dimainkan di Android awal Maret 2013 ini, kami masih menganggapnya sebagai game mobile dengan grafis yang memukau. Semua yang terlihat, mulai model karakter, hingga background yang mendetail, terlihat begitu hebat di sini.

Kemudian di sisi gameplay, kamu bisa bertarung jarak jauh menggunakan senjata api, atau secara fisik dengan serangan melee. Kedua style serangan bisa kamu rangkai untuk menghasilkan kombinasi yang baik. Selain dua serangan itu, karaktermu bisa menghindar, bertahan, dan bahkan ada mekanisme serangan yang hanya bisa kamu eksekusi ketika health musuh tersisa sekitar 25%. Saat menyerang, kamu bisa membangun spirit meter yang bisa digunakan untuk melancarkan serangan spesial, dan serangan itu bisa kamu tingkatkan kekuatannya dengan membeli in-app purchase. Developer menawarkan IAP yang bisa meningkatkan status secara permanen, atau upgrade gerakan spesial, yang sebelumnya bisa kamu buka entah dengan menyelesaikan objective tertentu, dengan membeli in-app purchase jika ingin lebih cepat.

Memang sistem gameplay-nya cukup baik, namun kamu akan kehilangan mood memainkannya karena kontrol yang “berantakan.” Kontrol dasarnya memang mudah, kamu tinggal sentuh musuh untuk menembak, atau sapukan jari pada layar untuk melakukan serangan melee. Itu dua serangan dasar. Menjadi lebih rumit ketika untuk menghindar kamu perlu menyentuh layar dua kali di arah dimana kamu mau menghindar, sedangkan untuk bertahan kamu harus menggunakan dua jari dan menyentuhkannya pada layar bersamaan. Dan jika kamu ingin membuat Glaston melakukan gerakan yang stylish, kamu perlu membuatnya memicu mode execution yang bisa dilakukan dengan menyapukan dua jari ke atas ketika berada di depan musuh.

Memang kontrol advance tersebut bisa kita hapalkan dengan mudah, dan cukup intuitif, hanya saja respon ketika memasukkan salah satu perintah perintah tersebut tidak secepat yang kita perkirakan. Sehingga kamu bakal sering menghadapi situasi ketika mau bertahan, malah melakukan gerakan menghindar, atau sebaliknya. Makin menjengkelkan ketika di tengah combo yang awalnya mulus, harus berakhir hanya karena tiba-tiba Glaston malah melakukan gerakan lainnya. Jika yang dihadapi satu musuh, mungkin kamu tidak panik ketika perintah yang kamu masukkan melalui layar diterjemahkan beda. Bagaimana jika ada banyak musuh? Kamu bakal bingung mau menarget musuh yang mana.

Yang jelas, kamu perlu waktu cukup panjang untuk bisa menyesuaikan kontrolnya. Jika nekad memainkannya terus namun belum terbiasa, mungkin akan berakhir seperti kami, yang menghabiskan cukup banyak gold untuk re-stock health potion dan special move yang bisa dibeli sebagai in-app purchase. Mau memainkan game ini tanpa gold? Kami sangsi apakah hal itu mungkin dilakukan dengan mudah, karena selain grafisnya terbaik dari semua game mobile yang pernah penulis coba, tingkat kesulitannya juga termasuk hardcore…

Versi Android ini selain dirilis untuk Android tipe tertentu (jika Android-mu tidak di-support, kamu tidak bisa membelinya ketika mengakses halamannya di PlayStore), juga dikembangkan khusus mendukung chiset nVidia Tegra. Beberapa fitur Tegra yang bisa kamu rasakan seperti sistem dynamic dan progressive Storm Effects melalui efek hujan, tetesan air, pantulan genangan air, efek kilatan cahaya, dan juga posisi kilatan guntur. Kamu bisa mendapatkan Bladeslinger ini melalui Apple iTunes (disebut Bladeslinger Ep.1) atau Google PlayStore dengan harga US $2.99.

Bladeslinger Official Release Trailer (iOS, Android)

Sumber: Kerosen