Game Indonesia Bersinergi, Para Pelaku Industri Game Bersinergi untuk Menciptakan Ekosistem Game Indonesia

Industri game Indonesia berkembang pesat dalam sepuluh tahun terakhir seiring dengan perkembangan teknologi hardware dan software, serta memiliki potensi yang cukup besar. Salah satu contohnya terlihat semakin banyak bermunculan developer game Indonesia dengan karya yang sudah menjamah dunia internasional. Namun, industri ini tumbuh dan memfokuskan perkembangannya secara individual, baik dari sisi publisher, developer, insan-insan edukasi maupun pemerintah, dan belum maksimal bersinergi untuk saling melengkapi satu dengan lainnya. Selain itu, karena belum adanya kesamaan visi dari masing-masing pelaku industri ini juga, arah industri game Indonesia masih belum terbentuk dan belum menciptakan ekosistem yang bisa membawa industri game ini lebih maju.

Untuk itu, Duniaku.net bekerja sama dengan Bina Nusantara University (Binus University) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) mengadakan acara talkshow tertutup untuk undangan dengan tema “Game Indonesia Bersinergi” yang akan diadakan pada hari Selasa, 19 Maret 2013 bertempat di Binus International, Senayan – Jakarta mulai pukul 18.30 WIB. Talkshow ini mengundang beberapa pelaku industri terkait dunia game, mulai dari Pemerintah yang dihadiri oleh Bapak Harry Waluyo sebagai Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Ilmu pengetahuan dan Teknologi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Publisher, Developer, Insan edukasi, hingga media untuk mendiskusikan bagaimana arah pembentukan industri game Indonesia ke depannya.

Hadir sebagai pembicara dalam talkshow ini antara lain Andy Suryanto selaku Ketua Umum AGI, Robbi Baskoro selaku Direktur Utama Duniaku, dan Fredy Purnomo, S.Kom. M.Kom dari Binus University selaku perwakilan insan edukasi. Acara ini sendiri terbagi menjadi dua acara utama, pengenalan Duniaku Network, Bina Nusantara dan Asosiasi Game Indonesia, serta diskusi terbuka yang melibatkan para pelaku industri game Indonesia. Beberapa agenda diskusi yang dibahas mulai dari seperti apa perkembangan industri game di Indonesia, image game & gamer di mata masyarakat Indonesia, peran media dalam image tersebut dalam masyarakat, hingga cara-cara untuk mensinergikan para stakeholder industri game dan industri kreatif pada umumnya. Hadir pula dalam diskusi ini dua sosok yang sudah malang melintang di industri kreatif Indonesia sebagai moderator, yaitu kreator Vandaria Saga, Ami Raditya dan kreator dari Hebring, Marlin Sugama.

Acara ini memang tertutup untuk para undangan. Namun jangan khawatir, kami akan menyiapkan sebuah artikel liputan khusus bagaimana jalannya acara ini. Jadi, terus pantau Duniaku.net ya!


SHARE
Previous articleCompile Heart Siapkan Dua Game Neptunia Lagi untuk PS Vita
Next articleSelamatkan Titok dari Hujan Meteor dalam Titok: Menerjang Meteor!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.