Sony Xperia L, Kembali Membawa “Punggung Melengkung” Khas Xperia Arc

Bersamaan ketika mengkonfirmasikan Xperia Z dan Xperia ZL selama event CES 2013 lalu, Sony Mobile mengatakan jika mereka akan lebih fokus pada smartphone kelas atas, dan meninggalkan segmen entry level. Namun sepertinya mereka sedikit merubah pernyataannya, dan Senin kemarin di Moskow Sony Mobile mengkonfirmasikan dua tipe Xperia untuk kelas menengah, Xperia SP dan Xperia L.

Setelah kami ulas Sony Xperia SP di artikel sebelumnya, kini giliran Sony Xperia L C2104 alias Sony TaoShan. Jika Xperia SP mengisi space menengah atas, maka Xperia L ini cocok bertengger di kelas menengah. Berbeda dengan saudaranya yang lebih besar yang mengadopsi penampilan fisik mirip Xperia Z, Xperia L ini lebih dinamis serta menjual sensor Exmor RS yang menjadi salah satu kekuatan utama Xperia Z. Sama seperti Xperia SP, sensor kamera Exmor RS-nya 8-megapixel (didukung penerangan flash LED seperti Xperia SP), yang memiliki fitur seperti opsi HDR yang bisa kamu aktifkan baik ketika mengambil foto atau video. Kamera sekundernya sendiri berkualitas 640 x480 pixel, alias VGA. Kamera utamanya mampu merekam video HD 1280×720 pixels pada 30-fps. Dan satu lagi yang menegaskan smartphone ini layak menjadi sebuah pengganti kamera kompakmu, ada tombol shutter kamera. Satu fitur yang sangat jarang ditawarkan smartphone lain (bahkan oleh Samsung), namun Sony Mobile masih memperhatikan detail tersebut.

Tidak perlu kuatir dengan sindrom “menunggu update-an,” karena Sony langsung membekali Xperia L dengan Android 4.1.2 Jelly Bean. Dari luar, desain Xperia L lebih terlihat dinamis dengan banyak sudut melengkung, termasuk bidang casing belakangnya pun melengkung, membawa ciri khas Xperia Arc yang juga kamu temukan melalui Xperia T, TX, V dan juga Xperia J. Bidang layar kapasitifnya sendiri lebih kecil, dengan material LCD TFT berukuran 4.3-inchi beresolusi FWVGA alias 854×480-pixel dengan kerapatan 228-ppi. Sony tidak menjelaskannya gamblang, namun seperti Xperia kelas menengah mereka lainnya, layarnya yang disebut Reality Display tersebut menggunakan perlindungan anti goresan Mineral Glass. Tidak ketinggalan software pemrosesan warna Sony Mobile BRAVIA Engine 2 juga kamu temui di sini.

Dengan layar yang lebih kecil dari Xperia SP, kamu mendapatkan dimensi yang kompak. Keseluruhan, Xperia L ini dimensinya 130.6 x 67.1 x 9.98-mm dan beratnya 137-gram. Di balik casingnya, kamu temukan chipset Qualcomm MSM8230 Snapdragon S4 Plus, yang memiliki dua inti prosesor Krait yang kecepatannya 1GHz. Prosesor dari chipset berbasis teknologi 28 nm tersebut seharusnya mampu berjalan dengan kecepatan 1.2 GHz, namun sepertinya Sony Mobile men-downclock-nya untuk menghemat baterai. Mendukung prosesornya, kamu juga mendapatkan GPU Adreno 305 serta RAM 1 GB. Kapasitas storage internal-nya pun sama seperti Xperia SP, yaitu 8 GB, yang masih bisa diperbesar melalui slot micro SD.

Sisa spesifikasi lainnya mirip dengan Xperia SP. Kamu dapatkan fungsi konektivitas melalui akses Wi-Fi, Bluetooth dan 3G HSPA (minus 4G LTE), dan juga chip NFC yang mendukung fungsi one-touch sharing ke perangkat eksternal yang mendukung koneksi NFC. Dan yang kami sukai dari Xperia L ini, adalah adanya LED di bagian dasarnya, yang walaupun tidak transparan seperti Xperia SP, namun mampu memancarkan efek cahaya yang unik dengan warna yang bervariasi bergantung pada warna dari gambar yang sedang kamu lihat pada layar. Selain itu, berikut daftar fitur lain dari Xperia L:

  • built-in digital compass
  • GPRS Class 33
  • EDGE Class 33
  • HSPA+ 21Mbps
  • HSUPA 5.76
  • Menggunakan WiFi untuk perangkat yang mendukung DLNA
  • Kameranya memiliki fungsi image stabilizer, face recognition, smile detection, touch focus dan video stabiliser
  • PlayNow
  • xLOUD
  • 3D Surround Sound
  • Bluetooth stereo audio profile (A2DP dan AVRCP)
  • Kameranya mendukung 4x digital zoom dan 3D sweep panorama
  • HD Voice
  • WiFi Direct
  • FM radio (76-108MHz) dengan RDS radio reciever
  • Dan seperti Xperia SP, menggunakan ukuran kartu SIM Micro

Xperia L yang memiliki baterai 1900mAh ini juga didukung dengan software tambahan STAMINA Mode untuk mengoptimalkan masa aktifnya, walau belum diungkapkan klaim kekuatan baterai tersebut. Seperti Xperia SP, Sony Mobile menyediakan tiga pilihan warna, putih, merah dan hitam ketika dirilis kuartal kedua 2013 ini, dengan harga €299 di Eropa atau £235 di Inggris Raya, atau sekitar Rp. 3.4 hingga 3.7 jutaan, atau setara dengan harga Xperia P yang saat ini menjadi tipe menengahnya Sony Mobile di Indonesia.

Berdasar data dari Ditjen Postel, Xperia L ini pun sudah masuk sertifikasi Sony, dan sedang dalam tahap pengujian. Semoga saja tidak meleset jadwal rilisnya.

[nggallery id=460]

Xperia™ L – The best of Sony camera expertise in a smartphone

Xperia™ L — The perfect smartphone camera experience from Sony

[cb type=”company”]Sony[/cb]

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleRPG Baru Bernuansa Gelap dengan Setting Sekolah dari Acquire, MIND 0
Next articleJean-Claude Van Damme Main di The Avengers 2?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.