Sony Xperia SP Menjadi Versi “Lebih Kecil” Dari Xperia Z, Dipastikan Masuk Indonesia

Bersamaan ketika mengkonfirmasikan Xperia Z dan Xperia ZL selama event CES 2013 lalu, Sony Mobile mengatakan jika mereka akan lebih fokus pada smartphone kelas atas, dan meninggalkan segmen entry level. Namun sepertinya mereka sedikit merubah pernyataannya, dan Senin kemarin di Moskow Sony Mobile mengkonfirmasikan dua tipe Xperia untuk kelas menengah, Xperia SP dan Xperia L.

Mulai dengan Xperia SP yang masuk kelas menengah atas Sony Mobile. Dengan nama lengkap Sony Xperia SP M35h C5302, alias Sony HuaShan, Sony langsung membekali Xperia mereka ini dengan Android 4.1 Jelly Bean, dan memilih bidang layar  LCD 4.6-inchi dengan resolusi HD 720p atau 1280×720-pixel serta kerapatan 319-ppi, yang pengaturan warnanya sudah diproses dengan dukungan Mobile BRAVIA Engine 2. Seperti biasa, Sony melapisi layar LCD TFT tersebut dengan lapisan pelindung Mineral Glass untuk mencegah efek goresan ringan.

Secara ukuran, dimensinya cukup kompak, dengan material casing berbahan plastik yang dihiasi frame aluminium di sekeliling tubuhnya, kamu bisa menggenggam Xperia dengan ukuran 130.6 x 67.1 x 9.98-mm dan berat 155-gram ini dengan nyaman. Kemudian melanjutkan ciri khas beberapa Xperia 2012 mereka, ada panel notifikasi transparan di bawah layar yang bisa menyala, dan warnanya bisa kamu kustomisasi melalui warna yang berbeda (seperti ketika ada panggilan masuk), bergantung siapa yang saat itu meneleponmu. Overall bisa dikatakan menjadi versi lebih kecil (dan agak gemuk) dari Xperia Z ya!

Apa yang membuatnya spesial dan memposisikannya sebagai penantang HTC One dengan bidang layar yang sama, Sony memilih chipset Qualcomm Snapdragon S4 Pro dengan kode MSM8960T untuk mengoperasikan Android ini. Chipset dengan teknologi silikon 28 nm tersebut menggunakan dua inti prosesor Krait yang clock speed standarnya sudah meningkat menjadi 1.7GHz. Namun yang membedakan chipset ini dengan Snapdragon S4 Plus pada Xperia T dan Xperia TX, GPU-nya sama seperti Snapdragon quad-core yang diterapkan pada Xperia Z, yaitu Adreno 320. RAM 1 GB mendukung kinerja CPU dan GPU tersebut tetap lancar. Spec hardware lainnya, ada internal storage 8GB, yang masih bisa diperbesar melalui slot micro SD. Kamera utamanya 8-megapixel dari sensor Exmor RS (seperti pada Xperia Z) yang mampu merekam video full HD 1080p, foto dengan 16x digital zoom, dan ditemani kamera sekunder VGA untuk melakukan video chat.

Untuk sarana konektivitas, Sony Mobile melengkapi Xperia SP dengan modul standar seperti Bluetooth, GPS/GLONASS, Wi-Fi dan port  micro USB yang bisa terkoneksi dengan perangkat eksternal melalui MHL (seperti yang biasa digunakan oleh Samsung), sekaligus ada chip NFC dan juga sudah mendukung pita data 4G LTE. Sedangkan untuk baterainya, diharapkan mengakomodir kebutuhan daya jaringan LTE, kamu bisa berharap pada baterai 2370 mAh, yang oleh Sony juga dibekingi software khusus mode Stamina, yang diharapkan mampu menghemat penggunaan daya baterainya dengan klaim waktu stand-by 635 jam (GSM), 734 jam (UMTS) dan 709 jam (LTE), sedangkan waktu bicaranya bisa mencapai 19 jam dengan mode Stamina tersebut.

Baik Xperia SP dan Xperia L juga mendapatkan dukungan fitur entertainment khas Sony, seperti adanya software WALKMAN, Album dan Movies. Untuk WALKMAN, kamu bisa mengakses semua musik yang sudah kamu download dari portal Music Unlimited-nya Sony, yang menyediakan lebih dari 18 juta lagu. WALKMAN juga menawarkan integrasi Facebook yang cukup dalam, sehingga kamu bisa berbagi informasi lagu yang kamu download/nikmati langsung ke jejaring sosial. Kemudian melalui Movies, kamu bisa mengakses lebih dari 100,000 film dan serial TV melalui Video Unlimited. Sedangkan dari aplikasi Album, dengan mudah kamu bisa menarik semua foto dari teman-teman Facebook-mu untuk dilihat melalui Xperia SP atau Xperia L. Fitur khusus lain dari kedua Xperia tersebut adalah fungsi sharing content dengan hanya satu sentuhan / one-touch sharing melalui koneksi NFC.

Sony Mobile bakal merilis Sony Xperia SP dengan pilihan warna putih, merah dan hitam mulai kuartal kedua 2013 ini, dengan harga £325 di Inggris Raya, dan sekitar €419 di Eropa. Jika dikonversikan, harganya nanti berada di rentang Rp. 4.8 – 5.2 jutaan, atau setara dengan harga Xperia T dan Xperia TX yang saat ini menjadi dua tipe di kelas menengah atasnya Sony Mobile.]

Sedangkan untuk pasar Indonesia, rupanya empat distributor besar sudah siap memasarkan Xperia SP ketika dirilis nantinya. Melihat data dari Ditjen Postel, ijin sertifikasi untuk Sony HuaShan ini ternyata sudah dicetak, dan dua diantaranya masih dalam status SP2. Dengan status tersebut, seharusnya ketika resmi dirilis di luar nanti, Sony Mobile Indonesia tidak perlu menunggu lama untuk segera mengedarkannya ke pasar lokal. Semoga saja tidak terlambat, atau justru seperti Xperia TX yang tidak jelas jadi dijual di Indonesia atau tidak.

Xperia SP Key Feature

  • Precision crafted co-moulded aluminium frame
  • Super-bright 4.6” 720p HD Reality Display with Mobile BRAVIA® Engine 2
  • One-touch functions with NFC to display content on your TV or to share music and photos between devices
  • 4G LTE for superfast entertainment and browsing
  • Unique ‘transparent element’ can be personalised to change colour when notifying you of all your incoming messages and calls. Or simply set it to pulse to the beat of your music to stand out from the crowd.
  • 8MP fast-capture camera with “Exmor RS for mobile”, HDR and Superior Auto for the best photos, even at night or against a strong backlight
  • Battery STAMINA Mode for optimum battery life
  • Available in white, red and black colour variations
[nggallery id=459]

Xperia™ SP – Premium HD Smartphone from Sony

Xperia™ SP– HD smartphone in a premium Sony design

[cb type=”company”]Sony[/cb]

Sumber: Sony


SHARE
Previous articleFinal Fantasy X HD di PS3 Dibundel dengan Final Fantasy X-2
Next articleTransistor, Action RPG Terbaru dari Pengembang Bastion
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.