GDC 2013: Detail Baru untuk PS4, Dari Tampilan Antarmuka Hingga Aplikasi Khusus untuk Smartphone

Setelah memperkenalkan PS4 pertama kali dalam acara PlayStation Meeting 2013 akhir Februari lalu, Sony kembali mendemokan kemampuan konsol terbarunya ini di GDC 2013. Kali ini, Sony melalui Senior Staff Engineer-nya, Chris Norton mempresentasikan banyak detail baru, mulai dari pengenalan tampilan antarmuka (user interface), kemampuan kontroler DualShock 4 hingga aplikasi khusus untuk smartphone.

Pertama, Chris menunjukkan interface dari PS4 dan menunjukkan beberapa bagian penting menunjukkan informasi game yang dimainkan, mulai dari komentar dari pemain lain hingga DLC yang tersedia untuk game tersebut tepat sebelum kamu memainkan game tersebut. Di bagian lain dari layar, kamu akan menemukan aktivitas sedang memainkan game apa teman kamu saat ini dan kamu memiliki opsi untuk menggunakan nama asli mereka di dalam game. Jika kamu menyambungkan akun PSN dengan akun Facebook-mu, kamu bisa menggunakan nama aslimu (atau nama Facebook-mu) di dalam PSN dan juga game yang kamu mainkan.

Mengenai penggunaan nama asli pemain di dalam game, kamu bisa melihat nama-nama teman kamu di dalam game, seperti contohnya muncul di satu bagian track saat memainkan game racing. Menurut Chris, Sony memang menitik beratkan penggunaan nama asli pemain untuk digunakan di dalam game. Akun ini akan terikat dengan satu karakter atau kontroler, tidak terikat dalam konsol sehingga satu konsol nantinya bisa dimainkan banyak akun. Chris juga mengatakan, bahwa Sony ingin menambah batasan teman di PSN, dimana saat ini pemilik PS3 hanya memiliki slot 100 orang teman saja.

Dari interface, kita lanjut ke DualShock 4 dan fitur-fiturnya. Spectator mode bisa diakses dengan menggunakan tombol Share yang ada di kontroler dan sudah terintegrasi dengan konsol, sehingga developer tidak perlu melakukan coding ulang untuk implementasi fitur ini di setiap game yang mereka kembangkan. Kamu bisa memberikan komentar saat menjadi Spectator, dan dengan menahan tombol Share lebih lama, maka kamu bisa mengambil screenshot dari game yang dimainkan. Light bar yang ada di kontroler juga bukan hanya merupakan hiasan saja, karena nyala warnanya mengindikasikan milik siapa kontroler tersebut. Warna biru untuk Player 1, merah untuk Player 2, hijau untuk Player 3, dan pink untuk Player 4.

Selain empat tombol aksi utama dan analog, terdapat juga beberapa tombol digital yang bisa diatur sensitivitasnya oleh para developer. Chris mengatakan, bahwa hal ini memungkinkan developer untuk mengimplementasikan banyak aksi dengan hanya menggunakan satu tombol saja. Untuk Touchpad-nya, DualShock 4 memiliki resolusi touchpad 1920 x 900 dan jika kamu menekan touchpad ini, maka sama saja dengan kamu melakukan klik di area pointer.

Remote Play dengan menggunakan PS Vita juga akan kembali diimplementasikan dalam PS4, dimana layar PS Vita bisa saja menampilkan hal yang sama dengan TV, atau keduanya menampilkan hal yang berbeda. Dikarenakan PS Vita tidak memiliki tombol trigger seperti DualShock 4, maka developer bisa mengimplementasikan opsi-opsi lain untuk menggantikan tombol-tombol yang absen tersebut. PS Eye tidak luput juga dari presentasi Chris, dimana untuk menyambungkan kamera ini ke PS4, digunakan port tersendiri dan tidak menggunakan USB seperti yang dirumorkan sebelumnya. Untuk penjelasan lebih detail dan fitur-fitur PS Eye akan saya bahas dalam artikel selanjutnya.

Mengakhiri sesi presentasi, Sony mendemokan PlayStation App yang rencananya akan dirilis untuk iOS dan Android. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa menjelajah PlayStation Store dan membeli game melalui aplikasi tersebut. Setelah kamu melakukan transaksi, maka game tersebut akan langsung di-download otomatis ke PS4 kamu, sehingga kamu bisa melakukan pembelian di mana saja, dan saat kamu pulang, maka kamu sudah menemui game tersebut ter-install di PS4 kamu. Download belum selesai? Tenang saja, karena kamu tetap bisa memainkan sebagian game yang sudah selesai ter-download sembari menunggu sisanya.

Sayang, di ajang GDC ini Sony masih saja belum menunjukkan bagaimana bentuk konsol dari PS4 ini, meskipun mereka sudah mengkonfirmasikan banyak detail dari kontroler dan interface-nya. Seperti apa bentuk konsolnya nanti? Mungkin kita harus menunggu hingga GDC 2013 berakhir, atau bahkan hingga E3 2013 mendatang untuk mengetahui bentuk konsolnya.

[Sumber: Polygon]